Akses Digital Desa Meningkat, UMKM dan Homestay Jeruk Manis Kian Berkembang

(Beritadaerah-Nasional) Program Kampung Internet yang diinisiasi oleh Kementerian Komunikasi dan Digital dinilai membawa dampak signifikan bagi masyarakat Desa Jeruk Manis, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Kehadiran jaringan internet tidak hanya mendukung layanan administrasi desa, tetapi juga memperkuat aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor pariwisata lokal.

Kepala Desa Jeruk Manis, Nasipudin, menyampaikan bahwa penerapan sistem berbasis digital telah mempermudah tata kelola pemerintahan desa, termasuk dalam pengiriman laporan yang kini dilakukan secara daring. Ia menilai akses internet menjadi kebutuhan penting yang sebelumnya masih menjadi kendala bagi masyarakat.

Program tersebut telah menghadirkan puluhan titik akses internet yang tersebar di berbagai wilayah desa. Fasilitas ini dimanfaatkan oleh beragam kalangan, mulai dari pelaku UMKM, sektor pendidikan, hingga pengelola homestay yang melayani wisatawan.

Menurutnya, ketersediaan jaringan internet menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas layanan pariwisata, terutama bagi penginapan berbasis masyarakat. Saat ini, puluhan homestay di desa tersebut telah dilengkapi akses internet guna menunjang kenyamanan tamu.

Dengan jumlah penduduk sekitar 2.500 jiwa yang tersebar di empat dusun, sebagian besar warga kini telah menikmati manfaat konektivitas digital, meskipun masih diperlukan perluasan jaringan agar layanan semakin optimal.

Dampak positif juga dirasakan oleh pelaku usaha lokal, salah satunya Rahma yang mengelola homestay dan warung makan. Ia memanfaatkan platform digital seperti Instagram, Facebook, TikTok, dan Snack Video untuk mempromosikan usahanya.

Melalui strategi promosi digital tersebut, tingkat hunian homestay mengalami peningkatan signifikan. Jika sebelumnya jumlah tamu terbatas setiap bulan, kini unit penginapan yang dikelolanya hampir selalu terisi setiap hari.

Program Kampung Internet diharapkan terus diperluas guna memperkuat ekosistem digital di desa, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis teknologi serta pengembangan pariwisata lokal.