(Beritadaerah-Nasional) Pemerintah menyampaikan keyakinannya bahwa kondisi perekonomian nasional tetap terjaga dengan baik meskipun menghadapi dinamika global yang tidak menentu. Dalam keterangan di Jakarta, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih berada dalam posisi yang kuat dan kredibel.
Ia mengungkapkan bahwa ketahanan tersebut tidak terlepas dari pengelolaan fiskal yang disiplin serta berbagai reformasi kebijakan yang telah dilakukan sebelum tekanan global meningkat. Menurutnya, saat ini kepercayaan dari investor maupun lembaga internasional terhadap fundamental fiskal Indonesia terus terjaga, termasuk dalam hal pengelolaan defisit anggaran.
Dari sisi likuiditas, pemerintah memastikan kondisi kas negara tetap aman. Strategi pengelolaan kas dilakukan secara aktif, salah satunya dengan penempatan dana di sektor perbankan guna menjaga likuiditas dan mendorong aktivitas ekonomi tanpa menambah beban anggaran negara.
Selain itu, pemerintah terus mendorong reformasi struktural, termasuk pembenahan sistem perpajakan, kepabeanan, serta peningkatan efisiensi belanja. Kebijakan fiskal juga diarahkan untuk menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendukung sektor riil.
Dalam hal perlindungan sosial, pemerintah menegaskan bahwa pemberian subsidi dilakukan secara lebih tepat sasaran. Bantuan difokuskan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, sementara kelompok ekonomi yang lebih mampu tidak lagi menjadi prioritas penerima subsidi. Langkah ini diambil untuk menjaga keseimbangan antara keberlanjutan fiskal dan perlindungan masyarakat.
Menghadapi ketidakpastian global, pemerintah menilai fondasi ekonomi Indonesia tetap kuat, terutama karena tingginya kontribusi permintaan domestik terhadap pertumbuhan ekonomi. Pemerintah juga terus memantau perkembangan situasi dan siap mengambil langkah stimulus jika diperlukan.
Untuk periode triwulan II, pertumbuhan ekonomi diperkirakan masih terjaga dan berpotensi meningkat. Ke depan, sinergi antara kebijakan fiskal dan sektor riil akan terus diperkuat agar manfaat pertumbuhan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.


