(Beritadaerah – Banyuwangi) PT Industri Kereta Api (PT INKA) kembali mengirimkan 60 unit gerbong datar pesanan PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk mendukung operasional logistik di wilayah Palembang, Sumatera Selatan.
Pengiriman dari pabrik PT INKA di Banyuwangi ini merupakan rangkaian ke-14 (TS-14) dari total kontrak 1.125 unit gerbong datar yang telah berjalan sejak 2025.
Senior Manager Humas PT INKA, Hartono, menyebut seluruh proses produksi dilakukan di Banyuwangi, menunjukkan kapasitas industri manufaktur daerah yang semakin berkembang.
“Seluruh proses produksi gerbong tersebut dikerjakan sepenuhnya di pabrik PT INKA Banyuwangi,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).
Gerbong datar ini dirancang untuk mengangkut kontainer, material konstruksi, hingga batu bara, guna memperkuat ekosistem logistik berbasis rel di Sumatera Bagian Selatan.
Pengiriman dilakukan melalui jalur darat menggunakan 30 unit truk trailer dengan estimasi waktu tempuh sekitar empat hari. Setiap pengiriman terdiri dari 60 unit gerbong sesuai kesepakatan kontrak.
Hingga saat ini, PT INKA telah mengirimkan 14 rangkaian, dan menargetkan total 19 rangkaian atau 1.125 unit gerbong dapat rampung pada pertengahan 2026.
Keberadaan proyek besar seperti ini memberikan efek berganda (multiplier effect) yang signifikan bagi perekonomian Banyuwangi.
Pertama, aktivitas produksi di pabrik PT Industri Kereta Api membuka lapangan kerja, baik secara langsung maupun tidak langsung. Selain tenaga kerja pabrik, sektor pendukung seperti logistik, transportasi, hingga penyedia bahan baku turut merasakan dampaknya.
Kedua, meningkatnya aktivitas industri turut mendorong perputaran ekonomi lokal. Kebutuhan operasional karyawan dan distribusi barang ikut menghidupkan sektor UMKM, kuliner, hingga jasa di sekitar kawasan industri.
Ketiga, proyek ini memperkuat posisi Banyuwangi sebagai salah satu pusat manufaktur strategis di Indonesia, khususnya di sektor perkeretaapian. Hal ini berpotensi menarik investasi lanjutan ke daerah, baik dari sektor industri pendukung maupun sektor lainnya.
Selain itu, keberhasilan PT INKA memenuhi kontrak dalam jumlah besar juga meningkatkan kepercayaan pasar terhadap kualitas produksi dalam negeri. Dampaknya tidak hanya dirasakan secara lokal, tetapi juga memperkuat daya saing industri nasional di tingkat global.


