Teddy Indra Wijaya Pastikan Program Magang Nasional di Paragon Berjalan Optimal

(Beritadaerah-Jakarta) Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya bersama Menteri Tenaga Kerja Yassierli melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan Program Pemagangan Nasional Batch II yang berlangsung di Paragon Community Hub, Jakarta Selatan, Selasa (27/1/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan program berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat nyata bagi peserta maupun perusahaan mitra.

Dalam peninjauan itu, Seskab Teddy menyampaikan bahwa para peserta magang terlihat aktif terlibat dalam pekerjaan sehari-hari, didampingi mentor, serta mendapatkan pelatihan langsung di lingkungan kerja. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa program magang tidak bersifat formalitas, melainkan benar-benar memberikan pengalaman kerja yang riil bagi para lulusan baru.

Ia menjelaskan bahwa Program Pemagangan Nasional merupakan inisiatif pemerintah untuk menjembatani kebutuhan dunia usaha dengan kesiapan tenaga kerja muda. Melalui program ini, perusahaan memiliki kesempatan menilai dan menyeleksi calon tenaga kerja berkualitas, sementara peserta magang memperoleh pengalaman profesional sekaligus penghasilan. Pemerintah, lanjutnya, memberikan dukungan berupa gaji setara upah minimum kabupaten/kota sesuai lokasi penempatan.

Seskab Teddy juga mengungkapkan bahwa perusahaan dapat lebih mudah merekrut pegawai tetap karena telah mengenal kinerja dan kompetensi peserta magang sejak awal. Berdasarkan laporan dari pihak Paragon, sekitar 175 peserta yang telah mengikuti magang selama dua bulan menunjukkan kemampuan adaptasi yang cepat, antusiasme tinggi, serta kontribusi positif terhadap produktivitas perusahaan.

Ia menilai para peserta mampu menghadirkan ide-ide kreatif yang relevan dengan perkembangan zaman dan turut membantu peningkatan layanan maupun permintaan pelanggan. Hal tersebut menjadi bukti bahwa program magang mampu memberikan nilai tambah, tidak hanya bagi peserta, tetapi juga bagi dunia industri.

Selain meninjau langsung aktivitas kerja, Seskab Teddy dan Menaker Yassierli juga berdialog secara santai dengan para peserta magang. Salah satu peserta, Ayu Annisa asal Bogor, menyampaikan bahwa program ini memberikan pengalaman berharga sebagai bekal memasuki dunia kerja. Ia merasa program tersebut membantunya mempersiapkan diri secara mental dan profesional sebelum terjun sebagai pekerja penuh waktu.

Ayu juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah karena program magang tidak hanya memberikan pengalaman, tetapi juga penghasilan yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan pribadi dan keluarga. Ia mengungkapkan bahwa gaji yang diterima sangat berarti, termasuk untuk membantu keluarganya yang terdampak banjir di Sumatera Barat.

Melalui Program Pemagangan Nasional Batch II, Kementerian Ketenagakerjaan telah menjaring 62.754 peserta magang yang ditempatkan di lebih dari 4.600 perusahaan serta 47 kementerian dan lembaga. Secara keseluruhan, dari tiga batch yang dilaksanakan sejak Oktober hingga Desember, pemerintah berhasil mencapai target 100.000 peserta magang di seluruh Indonesia.