(Berita Daerah-Batang) Fokus peningkatan pelayanan publik yang ditekankan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mulai menunjukkan hasil nyata. Sepanjang triwulan pertama 2026, yakni Januari hingga Maret, sebanyak 3.337 permohonan masyarakat berhasil dilayani melalui Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Batang.
Capaian tersebut menjadi indikator meningkatnya kemudahan akses layanan yang kini dirasakan langsung oleh masyarakat.
Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Batang, Farida Ariyani Kusumaningrum, menyebut transformasi pelayanan ini merupakan bagian dari upaya membangun birokrasi modern dan terintegrasi.
“MPP dibentuk untuk memberikan kemudahan, percepatan, keterjangkauan, serta keamanan dalam pelayanan, sekaligus meningkatkan daya saing global dalam kemudahan berusaha,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).
Ia menjelaskan, MPP Batang tidak hanya mengedepankan kecepatan layanan, tetapi juga kenyamanan bagi masyarakat. Berbagai fasilitas pendukung telah disediakan, mulai dari ruang tunggu ber-AC, sistem antrean digital, akses internet gratis, hingga fasilitas ramah disabilitas.
Selain itu, kualitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian utama. Petugas dituntut memiliki kompetensi tinggi, teliti, serta mampu berkomunikasi secara efektif dan santun kepada masyarakat.
“Petugas juga harus adaptif terhadap teknologi dan tetap menjunjung tinggi integritas dalam memberikan pelayanan tanpa diskriminasi,” katanya.
Saat ini, sebanyak 28 instansi telah tergabung dalam MPP Batang dengan total 373 jenis layanan. Masyarakat pun tidak perlu lagi berpindah-pindah lokasi untuk mengurus berbagai keperluan administrasi.
Beberapa layanan yang paling banyak dimanfaatkan antara lain perizinan usaha melalui sistem Online Single Submission (OSS), layanan kesehatan, hingga Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
Untuk memperluas jangkauan, layanan MPP juga hadir melalui service point di tingkat kecamatan.
Dengan sistem pelayanan yang terintegrasi dan transparan, Pemerintah Kabupaten Batang optimistis kepercayaan masyarakat akan terus meningkat, sekaligus memperkuat daya saing daerah di tingkat nasional maupun global.


