(Beritadaerah-Ngawi) Dalam rangka menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di masyarakat, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menggelar Pasar Murah ke-73 tahun 2026 di Lapangan Kepatihan, Kabupaten Ngawi, Jumat (5/6). Hadir dalam acara pasar murah ini yakni Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jatim, Kepala Organisasi Perangkat Daerah, dan Bupati Ngawi.
Saat pasar murah berlangsung, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan pasar murah merupakan salah satu instrumen pemerintah untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus mengendalikan inflasi. Melalui program tersebut, berbagai komoditas dijual di bawah harga pasaran agar lebih mudah dijangkau masyarakat.
Lebih lanjut ia menyampaikan, sejumlah komoditas yang dijual antara lain gula pasir seharga Rp14 ribu, minyak goreng Minyakita Rp13 ribu, serta beras SPHP Rp55 ribu, lebih rendah dibandingkan harga yang berlaku di pasaran.
“Harapan kita pertama mendekatkan penjangkauan. Kedua, masyarakat bisa memenuhi kebutuhan dapurnya terutama terkait sembako dengan harga yang bisa menjangkau mereka,” kata Khofifah.
Menurutnya, pasar murah menjadi instrumen stabilisasi harga yang terus dilakukan Pemprov Jatim bersama pemerintah kabupaten dan kota di berbagai daerah. Selain gula, minyak goreng, dan beras SPHP, pasar murah juga menyediakan cabai merah dan cabai rawit dalam satu paket seharga Rp5 ribu serta daging ayam Rp30 ribu per kilogram atau di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).
Gubernur Khofifah menegaskan, intervensi melalui pasar murah merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi sekaligus menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok bagi masyarakat.
Kadisperindag Jatim, Iwan, mengatakan beberapa kebutuhan pokok yang ada di pasar murah, diantaranya beras premium Rp 14.000 / kg, beras medium (SPHP) Rp 11.000 / kg, minyak goreng Rp 13.000 / liter, gula pasir Rp 14.000 / kg, tepung terigu Rp 10.000 / kg, telur ayam ras Rp 22.000 / pack, daging ayam ras Rp 30.000 / pack, bawang merah Rp 7.000 / 250 gram, bawang putih Rp 6.000 / 250 gram, paket cabai Rp 5.000 / 200 gram.
“Ada beberapa bahan pokok yang dibawa beberapanya beras, minyak, gula dan produk IKM dalam rangka menguatkan daya saing di masing-masing daerah,”pungkasnya.
Berdasarkan pantauan dilapangan, warga antusias dengan acara ini. Dengan membawa kupon, warga antri untuk membeli sembako. Acara berlangsung tertib dan lancar selama pasar murah.


