Karnaval FBIM 2026 Tonjolkan Atraksi Khas Budaya Lokal

(Berita Daerah-Palangka Raya) Karnaval Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026 di Kota Palangka Raya tampil meriah dengan menghadirkan beragam atraksi khas budaya lokal yang mencerminkan kekayaan tradisi Kalimantan Tengah. Ribuan masyarakat memadati rute karnaval untuk menyaksikan parade budaya yang sarat nilai seni dan kearifan lokal.

Berbagai kontingen dari kabupaten/kota hingga instansi pemerintah menampilkan busana adat, tarian tradisional, serta mobil hias bernuansa budaya daerah. Atraksi tersebut menggambarkan kehidupan masyarakat Dayak dan keberagaman budaya yang menjadi identitas daerah.

Salah satu penampilan yang mencuri perhatian datang dari Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kalimantan Tengah. Mereka mengangkat tema “Ekonomi Biru” dengan memadukan budaya pesisir dan potensi perikanan daerah. Atraksi diawali dengan tokoh Jagau dan Nyai yang mengenakan pakaian adat, disertai alat tangkap tradisional sebagai simbol pelestarian budaya di tengah modernisasi.

Selain itu, tarian bertema kehidupan nelayan seperti tarian udang turut ditampilkan, mencerminkan semangat kerja keras dan kebersamaan masyarakat pesisir. Penampilan semakin menarik dengan hadirnya mobil hias berbentuk kapal besar dan miniatur Huma Betang sebagai simbol persatuan masyarakat Kalimantan Tengah.

Karnaval ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana pelestarian budaya serta promosi potensi daerah. Pemerintah berharap kegiatan ini mampu memperkuat identitas budaya lokal sekaligus mendorong sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.

Secara keseluruhan, Karnaval FBIM 2026 berhasil menonjolkan kekayaan budaya lokal melalui atraksi yang kreatif, edukatif, dan penuh makna, sekaligus mempererat kebersamaan dalam keberagaman.