Pelestarian Pesisir Pangandaran: 770 Mangrove Ditanam untuk Lindungi Ekosistem

(Beritadaerah-Nasional) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama pemerintah daerah dan masyarakat setempat melaksanakan kegiatan penghijauan untuk menjaga kelestarian pesisir Pantai Pangandaran, Jawa Barat. Kegiatan tersebut melibatkan penanaman sebanyak 770 batang pohon mangrove, cemara laut, butuni, dan ketapang.

Penanaman pohon ini dilakukan oleh civitas akademika Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran (PKPP), yang terdiri dari para taruna, dosen, pegawai, serta mitra kerja sama, bersama dengan masyarakat. Proses penanaman berlangsung di dua lokasi, yaitu kawasan Sungai Putrapinggan dan Sungai Bulak Setra.

Direktur PKPP, Arpan Nasri Siregar, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah bersama untuk menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir. Ia menjelaskan bahwa penanaman pohon mangrove tidak hanya penting untuk ekosistem, tetapi juga sebagai penghalang alami yang mampu mengurangi energi gelombang tsunami. Akar mangrove yang kuat menjadi bagian dari perlindungan alami pesisir.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-79 Republik Indonesia dan Dies Natalis PKPP yang ke-7. Menurut Arpan, kegiatan ini juga menjadi ajang pembelajaran bagi taruna-taruni untuk lebih memahami pentingnya menjaga kelestarian ekosistem pesisir. Program pemerintah daerah, seperti Gerakan Jumat Menanam (Juna), turut didukung oleh PKPP sebagai bagian dari upaya penghijauan dan kelestarian lingkungan di kawasan kampus.

Selain itu, Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Tegal, sebagai bagian dari Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM), juga merencanakan pembangunan eduwisata mangrove di Pangandaran. Eduwisata tersebut akan menjadi bagian dari konsep Smart Fisheries Village (SFV) dan lokasi praktik program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) bagi para taruna PKPP.

Kegiatan lain yang dilakukan dalam rangka peringatan HUT RI dan Dies Natalis PKPP adalah aksi bersih pantai, yang melibatkan seluruh civitas kampus dan pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP). Aksi ini bertujuan menciptakan lingkungan pesisir yang bersih dari sampah, khususnya di Pantai Bulak Setra, Pangandaran, dan telah menjadi kegiatan rutin di kampus PKPP.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, telah menekankan pentingnya pengendalian wilayah pesisir dalam menjaga ekosistem laut yang sehat, di mana salah satu caranya adalah melalui pelestarian mangrove.