(Beritadaerah-Yogyakarta) Dua atlet muda Indonesia, Sarah Azra Handono dan Nathanael Athanasius Edwin, menatap optimistis peluang meraih prestasi pada ajang Asian Modern Pentathlon Championship (AMPC) U-17 & U-19 2026 yang digelar di Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogyakarta. Keduanya disiapkan tampil di kelompok usia U-17 dengan target memberikan hasil terbaik bagi Merah Putih di tingkat Asia.
Sarah Azra menyampaikan dirinya ingin memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal setelah dipercaya memperkuat tim Modern Pentathlon Indonesia (MPI). Atlet asal Jakarta itu menilai kejuaraan internasional tersebut menjadi pengalaman penting dalam mengukur kemampuan menghadapi atlet-atlet terbaik Asia.
Meski harus bersaing dengan peserta dari sejumlah negara seperti Kirgistan, Kazakhstan, China Taipei, dan Thailand, Sarah mengaku tetap percaya diri. Atlet yang lahir pada 25 Februari 2012 tersebut dinilai memiliki perkembangan menjanjikan berkat pembinaan bersama Klub Tiger Modern Pentathlon Jakarta serta dukungan keluarganya.
Prestasi Sarah sebelumnya juga cukup menonjol setelah berhasil mengoleksi enam medali emas pada Kejuaraan Provinsi MPI DKI Jakarta 2025 di nomor Triathle, Biathle, dan Laser Run, baik kategori perorangan maupun beregu campuran.
Keyakinan serupa juga diungkapkan Nathanael Athanasius Edwin yang akan turun pada kategori U-17. Ia memandang AMPC 2026 sebagai kesempatan penting untuk menunjukkan kualitasnya di level internasional sekaligus menambah pengalaman bertanding.
Atlet kelahiran 17 Agustus 2011 itu sebelumnya turut mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih enam medali emas pada Kejurprov MPI DKI Jakarta 2025 bersama Sarah.
Pelatih Tiger Modern Pentathlon Jakarta, Jusup Prianto yang akrab disapa Coach Piem, menilai kedua atlet tersebut mempunyai peluang besar menyumbangkan medali bagi Indonesia dalam kejuaraan tersebut.
Selain Sarah dan Nathanael, atlet Tiger Modern Pentathlon lainnya, Belhgrano Deeyren, juga dijadwalkan tampil pada kategori U-19.
Menurut Coach Piem, keikutsertaan para atlet muda di AMPC 2026 menjadi bagian penting dalam proses regenerasi atlet modern pentathlon Indonesia agar mampu bersaing di level Asia maupun internasional.
Partisipasi atlet muda Indonesia di ajang ini juga dinilai sejalan dengan upaya penguatan pembinaan olahraga prestasi sejak usia dini guna menciptakan sumber daya manusia unggul. Selain menjadi arena perebutan prestasi, AMPC 2026 diharapkan dapat memperluas pengalaman kompetitif atlet nasional sekaligus memperkuat ekosistem olahraga modern pentathlon di Indonesia.


