Menkeu Ajak Perkuat Galangan Kapal Dalam Negeri untuk Topang Ekonomi Maritim

(Beritadaerah-Nasional) Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendorong penguatan industri perkapalan dan galangan kapal nasional sebagai bagian dari strategi memperkuat sektor manufaktur dan mempercepat pertumbuhan ekonomi. Hal itu disampaikan dalam Focus Group Discussion (FGD) Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia di Jakarta, Selasa (10/2), yang membahas pemberdayaan industri maritim dan dukungan terhadap armada nasional.

Dalam forum tersebut, ia menilai Indonesia sesungguhnya memiliki tenaga ahli yang kompeten di bidang galangan kapal. Namun, potensi tersebut belum tergarap optimal karena keterbatasan kesempatan dan kebijakan yang dinilai belum sepenuhnya berpihak pada produksi dalam negeri. Ia mengisyaratkan bahwa kemampuan SDM lokal kerap tidak terserap akibat minimnya pesanan domestik.

Salah satu faktor yang disoroti adalah masih terbukanya keran impor kapal bekas, yang berdampak pada menurunnya permintaan terhadap produk galangan nasional. Kondisi ini dinilai kontradiktif dengan posisi Indonesia sebagai negara maritim yang semestinya mampu memenuhi kebutuhan kapalnya sendiri.

Selain itu, ia juga menyinggung pemanfaatan belanja pemerintah yang dinilai belum maksimal dalam mendorong industri galangan kapal. Program peremajaan armada yang dibiayai APBN seharusnya dapat menjadi peluang besar bagi produsen dalam negeri. Data mengenai ribuan kapal berusia di atas 25 tahun disebut sebagai indikasi adanya kebutuhan penggantian yang signifikan dalam waktu dekat.

Menurutnya, pengamanan permintaan domestik menjadi kunci kebangkitan industri ini. Anggaran pengadaan kapal disebut telah tersedia, dan percepatan realisasi belanja pemerintah di awal tahun diyakini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lebih cepat. Industri galangan kapal pun dinilai sebagai salah satu sektor yang memiliki kapasitas, tetapi belum dimanfaatkan secara maksimal.

Ke depan, Menteri Keuangan mengajak KADIN, kementerian terkait, serta pelaku usaha untuk menyusun peta jalan yang terarah guna menghidupkan kembali industri galangan kapal nasional. Prioritas pada produksi dalam negeri diharapkan mampu meningkatkan daya saing sekaligus memperkuat kemandirian sektor maritim Indonesia.