Dorong Laju Ekonomi Nasional, Wamenkeu Tekankan Peran Strategis Investasi Swasta

(Beritadaerah-Jakarta) Pemerintah menilai pencapaian pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kisaran 6 hingga 8 persen memerlukan keterlibatan aktif sektor swasta. Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bukan satu-satunya motor penggerak ekonomi, karena sebagian besar aktivitas ekonomi nasional justru digerakkan oleh investasi dan konsumsi masyarakat.

Dalam pertemuan Infobank CFO Club di Jakarta, Kamis (22/1), Suahasil menjelaskan bahwa kontribusi sektor swasta dan rumah tangga mencapai sekitar 85 persen terhadap perekonomian nasional. Sementara itu, peran APBN berada pada kisaran 14 persen dari total Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia yang nilainya sekitar Rp24.000 triliun, dengan besaran APBN kurang lebih Rp3.800 triliun.

Menurutnya, struktur tersebut menunjukkan bahwa dunia usaha memegang peranan krusial dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Oleh karena itu, pemerintah mendorong terjalinnya sinergi yang lebih kuat antara pelaku usaha dan negara dalam mendorong investasi, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan pendapatan masyarakat.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah berkomitmen menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan pemerataan melalui perbaikan alokasi kebijakan fiskal. Di sisi lain, pelaku usaha diharapkan terus menggerakkan aktivitas ekonomi, menanamkan modal, serta menyerap tenaga kerja guna memperkuat fondasi ekonomi nasional.

Untuk mendukung ekspansi sektor swasta, pemerintah telah menempuh langkah konkret melalui penempatan dana sebesar Rp205 triliun di sektor perbankan. Kebijakan ini ditujukan untuk memperkuat likuiditas dan menekan biaya dana (cost of fund), sehingga perbankan memiliki ruang lebih besar dalam menyalurkan pembiayaan kepada dunia usaha.

Langkah tersebut merupakan bagian dari fungsi stabilisasi APBN agar inflasi tetap terkendali pada tingkat yang kondusif bagi perencanaan dan pengembangan bisnis. Dengan stabilitas tersebut, pemerintah berharap iklim usaha semakin bergairah dan mendorong ekspansi ekonomi yang lebih luas.

Pada kesempatan tersebut, Suahasil turut menyampaikan apresiasi kepada komunitas CFO Club Indonesia atas perannya dalam memperkuat dialog antara pemerintah dan dunia usaha. Ia berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus berlanjut demi mendorong pembangunan ekonomi Indonesia yang lebih kuat dan berkelanjutan ke depan.