Literasi Digital Kunci Generasi Masa Depan

(Berita Daerah-Bogor) Direktur Ekosistem Media Kementerian Komunikasi dan Digital RI, Farida Dewi Maharani, menyampaikan keterangan saat menjadi narasumber dalam kegiatan Roadshow dan Peluncuran Buku “Demokrasi Digital: Viralitas, Algoritma, dan Suara Gen Z” di Auditorium Andi Hakim Nasution, IPB University, Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/6/2026).

Dalam pemaparannya, Farida menekankan pentingnya pemahaman generasi muda terhadap cara kerja algoritma media sosial yang secara tidak langsung memengaruhi pola pikir, preferensi, hingga perilaku pengguna di ruang digital. Ia menjelaskan bahwa algoritma memiliki peran besar dalam menentukan informasi apa yang muncul di linimasa, sehingga pengguna perlu memiliki kesadaran kritis dalam menyaring konten.

Menurutnya, generasi muda, khususnya Gen Z, merupakan kelompok yang paling aktif dan dominan dalam penggunaan media sosial. Oleh karena itu, peningkatan literasi digital menjadi hal yang sangat penting agar mereka tidak mudah terpapar informasi yang menyesatkan, hoaks, maupun konten negatif lainnya.

“Generasi muda harus mampu menjadi pengguna yang cerdas, tidak hanya sebagai konsumen informasi, tetapi juga sebagai produsen konten yang bertanggung jawab,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi interaktif antara narasumber dan mahasiswa, yang membahas berbagai isu terkait demokrasi digital, mulai dari viralitas konten, echo chamber, hingga peran media sosial dalam membentuk opini publik.

Selain itu, peluncuran buku “Demokrasi Digital: Viralitas, Algoritma, dan Suara Gen Z” diharapkan dapat menjadi referensi bagi akademisi, mahasiswa, dan masyarakat luas dalam memahami dinamika ruang digital yang terus berkembang.

Melalui kegiatan ini, pemerintah mendorong terciptanya ruang digital yang lebih sehat, aman, dan inklusif. Edukasi literasi digital dinilai menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan era informasi, sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam kehidupan demokrasi di dunia maya.

Dengan meningkatnya kesadaran dan pemahaman terhadap ekosistem digital, diharapkan generasi muda dapat berperan aktif dalam menciptakan lingkungan digital yang produktif, beretika, serta mendukung nilai-nilai demokrasi di Indonesia.