(Beritadaerah-Banjarmasin) Kawasan Integrasi Nol Kilometer Banjarmasin yang berada di Jalan Jenderal Sudirman menjadi salah satu ikon baru Kota Banjarmasin yang memadukan fungsi transportasi, ruang publik, dan destinasi wisata dalam satu kawasan. Lokasi ini dirancang sebagai pusat konektivitas berbagai moda transportasi sehingga memudahkan masyarakat maupun wisatawan berpindah dari satu layanan ke layanan lainnya dengan lebih nyaman dan efisien.

Di kawasan ini tersedia halte terpadu yang menghubungkan layanan Trans Banjarmasin, Teman Bus, angkutan sungai, hingga layanan ojek konvensional maupun daring. Integrasi tersebut memperkuat peran Banjarmasin sebagai kota sungai dengan menghubungkan transportasi darat dan transportasi air dalam satu titik yang mudah diakses. Kehadiran fasilitas ini juga mendukung mobilitas masyarakat menuju berbagai kawasan strategis di dalam maupun sekitar Kota Banjarmasin.

Selain berfungsi sebagai pusat transportasi, Kawasan Integrasi Nol Kilometer juga dikembangkan menjadi ruang publik yang nyaman. Di sekitar tugu Nol Kilometer tersedia area santai yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk bersantai sambil menikmati suasana tepian Sungai Martapura. Kehadiran kafe, ruang pertunjukan, serta area berkumpul menjadikan kawasan ini ramai dikunjungi, terutama pada sore hingga malam hari.

Pengembangan kawasan ini menunjukkan upaya Pemerintah Kota Banjarmasin dalam menghadirkan transportasi publik yang lebih terintegrasi sekaligus menciptakan ruang kota yang ramah bagi masyarakat. Dengan menggabungkan fungsi mobilitas, rekreasi, dan aktivitas ekonomi dalam satu kawasan, Kawasan Integrasi Nol Kilometer diharapkan menjadi salah satu destinasi unggulan yang mendukung wajah modern Kota Banjarmasin tanpa meninggalkan identitasnya sebagai kota yang bertumpu pada kehidupan sungai.
Photo: Hanung/BD


