Kalteng Targetkan Penurunan Stunting hingga 18,8 Persen

(Berita Daerah-Palangkaraya) Aisyah mengungkapkan, angka stunting di Kalimantan Tengah menunjukkan tren penurunan dari 27,4 persen pada 2021 menjadi 22,1 persen pada 2024. Pemerintah menargetkan angka tersebut turun menjadi 20,6 persen pada 2025 dan 18,8 persen pada 2026.

Menurutnya, penanganan stunting harus dilakukan secara terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan karena berdampak pada kualitas hidup, produktivitas, dan daya saing daerah. Program Bangga Kencana dinilai berperan strategis, terutama dalam intervensi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan.

Sejumlah program prioritas terus diperkuat, seperti Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting, Taman Asuh Sayang Anak, Gerakan Ayah Teladan Indonesia, serta program makan bergizi bagi ibu dan balita.

Sementara itu, Penjabat Sekda Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden menekankan pentingnya peningkatan kualitas data, monitoring, dan evaluasi untuk mempercepat penurunan stunting.

Kegiatan ini juga dihadiri perwakilan BKKBN yang menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan keluarga dan percepatan penurunan stunting.