(Berita Daerah-Serdang Bedagai) Dinas Komunikasi dan Informatika Serdang Bedagai (Kominfo Sergai) turut ambil bagian dalam sosialisasi Program Pariwara Antikorupsi 2026 bertema “Ide Besar Tak Harus Mahal” yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI secara daring pada Rabu (15/4/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) Rini Rahmayani, Pranata Humas Muda Nurlenti Purba, serta tim kreatif Kominfo Sergai.
Program tersebut bertujuan mendorong pemerintah daerah menghadirkan kampanye kreatif untuk mencegah korupsi, terutama dalam pelayanan publik.
Deputi Koordinasi dan Supervisi KPK, Ely Kusumastuti, menegaskan bahwa komunikasi publik memiliki peran penting sebagai alat strategis dalam upaya pencegahan korupsi. Ia menyebut, komunikasi yang tepat dapat mempercepat terbentuknya budaya jujur dan antikorupsi di daerah.
“Pariwara antikorupsi menjadi ruang kampanye yang menekankan inovasi dan aksi nyata, sekaligus memperkuat peran kepala daerah dalam membangun budaya antikorupsi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Sergai, Nurchinta Depi Tambunan, menegaskan keikutsertaan pihaknya bukan sekadar formalitas, melainkan sebagai langkah mendorong perubahan nyata di lingkungan birokrasi.
“Budaya antikorupsi di Sergai harus diwujudkan secara konkret, bukan hanya administratif. Ini bagian dari komitmen untuk memastikan pelayanan publik bebas pungli dan gratifikasi,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemkab Sergai, yang sebelumnya pernah masuk 10 besar nasional pada tahun pertama program ini, akan kembali menyiapkan karya terbaik, baik melalui media konvensional, digital, maupun kampanye langsung di lapangan.
“Semoga ini menjadi komitmen bersama seluruh jajaran Pemkab Sergai dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas sesuai semangat Sergai Mantab,” pungkasnya.


