(Beritadaerah – Nasional) Pasca gempa, pemulihan sistem kelistrikan di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus dipercepat setelah gempa berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang wilayah tersebut pada Sabtu (15/8/2026).
Hingga Minggu (16/8/2026), PLN menyebut sekitar 98,3 persen sistem kelistrikan terdampak telah kembali beroperasi.
Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo mengatakan, PLN langsung mengerahkan seluruh sumber daya setelah gempa terjadi untuk memastikan pasokan listrik masyarakat kembali normal.
“Saya berada di Labuan Bajo dalam rangka menangani bencana gempa yang terjadi di Pulau Flores. Tim PLN langsung bergerak cepat mengatasi kondisi sistem kelistrikan yang sempat terdampak karena terjadinya bencana gempa,” ujar Darmawan, Minggu (16/8/2026).
Salah satu capaian utama pemulihan adalah beroperasinya kembali 11 gardu induk yang sebelumnya padam akibat dampak gempa. Pengoperasian gardu induk tersebut menjadi langkah penting untuk mempercepat normalisasi sistem sekaligus menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat di wilayah terdampak.
Dari total 59 penyulang yang sempat terdampak, sebanyak 58 penyulang telah kembali beroperasi. Dengan demikian, pemulihan jaringan telah mencapai sekitar 98,3 persen.
PLN juga mencatat aliran listrik telah kembali tersalurkan kepada sekitar 88 persen pelanggan. Perusahaan memastikan proses pemulihan terus dilakukan hingga seluruh sistem dan pelanggan terdampak kembali mendapatkan pasokan listrik.
Di lapangan, pemulihan pembangkit sempat mengalami gangguan. Untuk itu dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi sistem dan keselamatan petugas di lapangan.
“PLN bergerak cepat mengatasi pembangkit yang sempat padam secara bertahap sehingga pasokan listrik dapat dipulihkan dan mendukung aktivitas masyarakat setelah bencana gempa melanda kawasan tersebut,” ujarnya.
Di tengah upaya pemulihan infrastruktur, dampak gempa terhadap masyarakat Flores juga cukup besar. Data sementara BNPB hingga Sabtu (15/8/2026) pukul 18.48 WIB mencatat 47 orang meninggal dunia akibat gempa tersebut.
Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan menyebut korban tersebar di sejumlah kabupaten. Rinciannya, 24 orang di Manggarai, 17 orang di Manggarai Timur, 3 orang di Sikka, 1 orang di Ngada, dan 1 orang di Ende.
Dengan pemulihan listrik yang terus dikebut, PLN berupaya memastikan infrastruktur energi kembali menjadi penopang utama bagi masyarakat dan proses penanganan darurat di Flores.


