(Beritadaerah – Nasional) Kementerian Pariwisata (Kemenpar) berkolaborasi dengan tiket.com untuk meningkatkan kapasitas UMKM di desa wisata melalui program Jagoan Pariwisata 2025. Inisiatif ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) pariwisata melalui pendampingan, pelatihan, dan mentorship berkelanjutan.
Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, menegaskan kolaborasi ini mencerminkan pentingnya sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan komunitas. “Semangat gotong royong menjadi kunci agar pariwisata memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus mendorong pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya di Jakarta, Selasa (2/12/2025).
Program ini melibatkan empat desa dalam jaringan JADESTA (Jejaring Desa Wisata), yaitu Desa Wisata Tamansari dan Osing Kemiren di Banyuwangi, Jawa Timur, serta Desa Wisata Taro dan Les di Bali, dengan total peserta 61 UMKM pariwisata lokal. Selain pelatihan, program ini juga memberikan apresiasi kepada pelaku usaha yang menunjukkan kinerja dan inovasi terbaik.
Para pemenang Jagoan Pariwisata 2025 adalah: Kebon Studio (Les, Bali) untuk kategori Best BeTi DeWi, Pesona Java Ijen Homestay (Tamansari, Banyuwangi) sebagai Best Accommodation, Rumah Konservasi Kunang-Kunang (Taro, Bali) untuk Best Tourist Attraction, dan Wanter Ethnic Collaboration (Kemiren, Banyuwangi) sebagai Best Digital Creative.
Ni Luh berharap para peserta memperoleh wawasan praktis tentang pemasaran digital, penguatan model bisnis, dan praktik pariwisata berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan daya saing sekaligus menghadirkan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat.
Sementara itu, Co-Founder & Chief Marketing Officer tiket.com, Gaery Undarsa, menyampaikan program ini merupakan bagian dari komitmen keberlanjutan Blibli Tiket Action. “Jagoan Pariwisata bukan sekadar kompetisi, melainkan gerakan bersama untuk menghidupkan potensi desa wisata Indonesia agar semakin berdampak luas dan berkelanjutan,” pungkasnya.


