(Beritadaerah-Jakarta) Presiden Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, dalam sebuah pertemuan di Istana Merdeka. Dalam kesempatan tersebut, Presiden mendapat pemaparan mengenai perkembangan berbagai program strategis yang sedang dijalankan kementerian, termasuk pelaksanaan layanan keluarga dan program MBG.
Wihaji menyampaikan rasa syukur karena dapat melaporkan langsung sejumlah agenda utama kementeriannya kepada Presiden. Ia menjelaskan bahwa saat ini terdapat 597.898 Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang bergerak di berbagai daerah untuk mendukung implementasi program MBG bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD. Dari jumlah tersebut, lebih dari 42 ribu tim telah menyalurkan bantuan secara langsung ke masyarakat.
Menurut laporan yang disampaikan, total penerima manfaat program MBG telah mencapai lebih dari tiga juta orang. Wihaji juga melaporkan perkembangan program keluarga berencana, termasuk kebutuhan peningkatan kapasitas penyuluh KB agar mampu menghadapi dinamika tantangan di lapangan.
Ia menuturkan bahwa Presiden memberikan perhatian khusus terhadap peran penyuluh KB dan Petugas Lapangan KB. Presiden menilai bahwa intensifikasi edukasi dan sosialisasi program kementerian perlu terus dilakukan agar layanan keluarga semakin optimal.
Wihaji menambahkan bahwa Presiden menyampaikan apresiasi besar kepada seluruh TPK dan penyuluh yang selama ini bekerja langsung di lapangan. Presiden juga mengutarakan rencana menyalurkan bantuan motor bagi para penyuluh KB dan PLKB dengan tujuan mempermudah mobilitas mereka dalam menyalurkan bantuan MBG ke rumah-rumah keluarga penerima manfaat.
Menurut Wihaji, dukungan tersebut mencerminkan komitmen Presiden terhadap penguatan pelayanan keluarga di seluruh Indonesia. Ia menegaskan bahwa perubahan status BKKBN menjadi kementerian semakin memotivasi jajaran untuk terus memperkuat pembangunan keluarga secara menyeluruh.
Menutup keterangannya, Wihaji kembali menyampaikan bahwa Presiden sangat menghargai dedikasi para penyuluh dan tim pendamping keluarga yang selama ini memastikan bantuan MBG bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD dapat diterima secara langsung oleh masyarakat.


