Pesona Nusantara Mengguncang KKI 2026: Saat Kopi dan Kriya Unggulan Bersatu

(Beritadaerah-Jakarta) Aroma kopi lokal yang khas menyapa setiap pengunjung yang melangkahkan kaki ke gelaran pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026. Mengusung instalasi megah bertajuk “Cangkir Nusantara”, area ini menjadi panggung utama bagi selebrasi cita rasa dan kekayaan komoditas kopi unggulan dari Sabang sampai Merauke. KKI 2026 berlangsung dari 20–23 Agustus 2026 di Hall A & B, Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta. Pameran UMKM premium tahunan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia ini gratis dan terbuka untuk umum setiap hari pukul 09:00–21:00 WIB.

Berbagai produk unggulan yang dapat pengunjung temui seperti kain wastra nusantara, fashion modern, aksesori, dekorasi rumah, kopi pilihan, makanan olahan, kerajinan tangan, hingga inovasi desa wisata. Pameran ini tidak sekadar menyajikan tempat bersantai, tetapi juga menghadirkan pengalaman edukatif dan interaktif melalui penataan ruang yang modern serta terstruktur.

​Melalui peta geografis kopi yang terbentang di dinding latar, pengunjung diajak mengenali kekayaan komoditas nasional, mulai dari Gayo, Mandheling, Sidikalang, Jawa, Kintamani, Toraja, hingga Wamena. Ajang ini juga semakin semarak dengan terselenggaranya kompetisi Cangkir Barista 2026 di panggung utama, tempat para peracik kopi berbakat menunjukkan keahlian menyeduh biji kopi terbaik tanah air. Deretan rak etalase yang menampung beragam produk kemasan UMKM turut mempertegas dukungan penuh terhadap pengusaha lokal.

​Di luar komoditas kopi, pameran ini merayakan kearifan lokal Nusantara secara menyeluruh melalui integrasi sektor ekonomi kreatif dan pariwisata. Salah satu daya tarik utama yang tak boleh dilewatkan adalah paviliun kriya yang memamerkan tiga komoditas kerajinan unggulan dengan estetika tinggi:

​Pertama, koleksi kerajinan batik yang menawan. Dipajang pada stand yang elegan, pengunjung dapat melihat kain batik tulis dan cap dengan motif-motif klasik yang sarat makna, seperti Parang, Truntum, hingga Gajah Oling, yang diolah menjadi pakaian modern, syal, dan home decor dengan palet warna yang memikat. Sentuhan tradisi yang kental terlihat hidup dan relevan di tangan para pengrajin.

​Kedua, adalah koleksi tas rotan yang memukau. Kriya ini menampilkan keahlian anyam masyarakat adat dengan material alami. Berbagai desain tas yang estetik dan fungsional—mulai dari tas jinjing berukuran besar dengan anyaman rapat hingga tas selempang bulat kecil yang trendi—tersaji dengan finishing yang halus dan elegan. Tas rotan ini menunjukkan bagaimana material sederhana dapat diubah menjadi barang mewah yang diminati pasar global.

​Terakhir, adalah deretan sepatu kulit asli dengan kualitas dan desain setara merek internasional. Dengan sentuhan gaya kontemporer dan material kulit asli berkualitas premium, sepatu-sepatu buatan UMKM lokal ini memancarkan kemewahan. Pengunjung dapat melihat langsung detail jahitan yang presisi pada berbagai model, mulai dari Oxford, Brogues, hingga Chelsea boots, yang nyaman dan tahan lama.

​Kombinasi aroma kopi dan keindahan kriya—dari anyaman hingga tekstil dan kulit—membuat KKI 2026 benar-benar menjadi pesta budaya dan kreativitas. Sentuhan material alami, pencahayaan hangat, dan desain booth yang modern di setiap area menegaskan identitas warisan budaya yang mampu dikemas secara elegan. Perpaduan antara tradisi, kreativitas UMKM, dan kompetisi ini menjadi wujud nyata komitmen dalam mendorong potensi ekonomi berbasis kearifan lokal agar makin berdaya saing di pasar global.