(Beritadaerah-Rembang) Berdasarkan data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Rembang tercatat kinerja investasi yang sangat menggembirakan pada triwulan I 2025, yakni mencapai Rp375,35 miliar. Demikian yang disampaikan Kepala DPMPTSP Kabupaten Rembang, Budiyono.
Budiyono juga menjelaskan kinerja investasi tahun ini meningkat tajam dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, sebesar Rp170,40 miliar. Capaian ini setara dengan 120 persen dari target triwulan I dan telah memenuhi 27,22 persen dari target realisasi investasi pada 2025, yang tercantum dalam RPJMD, yaitu sebesar Rp1,379 triliun.
“Peningkatan ini mencerminkan kinerja investasi yang sangat optimal. Capaian triwulan I sudah melampaui target dan menunjukkan kepercayaan pelaku usaha, terhadap iklim investasi di Rembang,” ujar Budiyono, saat ditemui di kantor DPMPTSP Rembang, Jawa Tengah, Selasa (20/5).
Disampaikan, peningkatan ini mencerminkan ketahanan ekonomi nasional, serta terjaganya iklim investasi di tengah dinamika global. Selain itu kenaikan tarif impor Amerika Serikat belum berdampak langsung terhadap arus investasi ke Indonesia.
Budiyono optimistis, dengan tren positif ini, target investasi pada 2025 dapat tercapai, bahkan terlampaui. Untuk itu, dia menekankan pentingnya menjaga iklim usaha yang aman dan memberikan kepastian hukum bagi investor, sebagai kunci utama dalam menjaga arus investasi tetap tumbuh.
Sekedar informasi untuk realisasi kinerja investasi Provinsi Jawa Tengah pada triwulan I tahun 2025 mencapai hasil yang baik yakni sebesar Rp21,85 triliun, naik Rp4,29 triliun dibandingkan periode yang sama di tahun 2024 sebesar Rp17,56 triliun. Capaian realisasi investasi triwulan I tahun 2025, terdiri atas penanaman modal asing (PMA) yang berkontribusi sebesar 64 persen pada angka Rp14,08 triliun, kemudian penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebanyak 36 persen senilai Rp7,7 triliun.


