Dishub Kota Bandung Mengusung Visi Mewujudkan Transportasi Kota Modern

(Beritadaerah-Bandung) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung terus berupaya meningkatkan ketersediaan dan kualitas sarana-prasarana transportasi publik demi mendukung mobilitas warga.
Dalam siaran bersama Radio Sonata dan Radio PRFM, Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Dishub Kota Bandung, Ferlian Hady, menjelaskan berbagai program yang sedang berjalan, mulai dari pemaksimalan halte, penambahan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), hingga pemeliharaan fasilitas umum pendukung lainnya.

Salah satu prioritas utama Dishub adalah Menggabungkan infrastruktur halte dengan moda transportasi modern. Saat ini, beberapa halte strategis telah dimanfaatkan untuk menunjang layanan Metro Jabar Trans, antara lain halte di Jalan Merdeka, Jalan Muhammad Toha, Pasar Bunga, dan Hotel California. Pembangunan atau penempatan halte baru pun senantiasa memperhitungkan pola pergerakan masyarakat di pusat aktivitas seperti pemukiman, kawasan perkantoran, dan area sekolah.

Meski begitu, Upaya memelihara halte tidak pernah luput dari hambatan. Berdasarkan catatan Dishub, fasilitas publik masih kerap dikotori oleh aksi coret-coret dan maraknya stiker liar. Untuk menekan tindakan tersebut, pengawasan diperketat melalui rekaman CCTV serta pemanfaatan ruang informasi di halte agar tidak dibiarkan kosong.

Di pihak lain, kebutuhan publik akan infrastruktur penyeberangan jalan yang aman masih terhitung tingg. Sebanyak 21 JPO yang ada saat ini dinilai belum memadai, terutama di ruas padat seperti Jalan Soekarno-Hatta. Mengingat sebagian besar lokasi prioritas berada di jalan nasional dengan keterbatasan pembiayaan daerah.
Guna menghadirkan solusi inovatif, Dishub Kota Bandung merangkul dunia usaha. Kolaborasi strategis ini berhasil mengeksusi pembangunan JPO Peta setelah mengantongi keselarasan program dengan Pemprov Jawa Barat..
Hasil kolaborasi ini telah dibuktikan dengan terealisasinya JPO Peta setelah berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Barat.

Di samping mendirikan fasilitas baru, Dishub memprioritaskan pemeliharaan konstruksi JPO yang sudah ada, sekaligus bersinergi dengan Balai Teknik Kereta Api dalam mengelola tiga titik palang pintu perlintasan.

Dengan perawatan berkelanjutan, pengawasan ketat, dan dukungan penuh warga serta swasta, Kota Bandung yakin mampu menghadirkan transportasi publik yang lebih tertata, nyaman, dan aman, demikian rilis dari bandung.go.id (17/9/2026).