Indonesia Tampil dengan Wajah Baru di WTM London 2026

(Beritadaerah-Jakarta) Indonesia melalui Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus memperkuat promosi pariwisata di pasar internasional melalui partisipasi dalam World Travel Market (WTM) London 2026. Ajang pameran pariwisata dunia yang berlangsung pada 3–5 November 2026 di ExCeL London, Inggris, menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan potensi wisata Nusantara sekaligus memperluas kemitraan dengan industri pariwisata global.

Kementerian Pariwisata menghadirkan Paviliun Wonderful Indonesia dengan mengusung kampanye #GoBeyondOrdinary. Konsep promosi ini membawa pendekatan baru dengan menampilkan Indonesia tidak hanya sebagai destinasi yang menawarkan keindahan alam, tetapi juga kekayaan budaya, gastronomi, serta pengalaman perjalanan autentik dan berkualitas tinggi.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam sambutannya  di Paviliun Wonderful Indonesia pada acara WTM London 2026, menekankan bahwa pendekatan tersebut sejalan dengan upaya menghadirkan Indonesia sebagai destinasi yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga pengalaman autentik, berkualitas, dan berkelanjutan.

Dalam pameran tersebut, Indonesia melibatkan 70 pelaku industri pariwisata dari sembilan provinsi. Partisipasi ini terdiri atas 47 co-exhibitors dan 23 pelaku industri dari lima mitra resmi. Berbagai sektor yang ditampilkan meliputi perhotelan, operator perjalanan, hingga pengelola atraksi wisata.

Promosi Indonesia difokuskan pada pengembangan pariwisata bernilai tambah atau upscale tourism. Produk unggulan yang diperkenalkan mencakup wisata bahari, gastronomi, wisata kebugaran (wellness), wastra Nusantara, serta pariwisata ramah Muslim. Penawaran tersebut juga mengangkat potensi 10 Destinasi Pariwisata Prioritas dan tiga Destinasi Pariwisata Regeneratif.

Sebelum mengikuti WTM London, Kementerian Pariwisata telah menggelar Wonderful Indonesia United Kingdom Sales Mission 2026 di Glasgow pada 27 Oktober dan Manchester pada 29 Oktober 2026. Kegiatan tersebut mempertemukan pelaku industri pariwisata Indonesia dengan calon mitra bisnis di Inggris. Setiap pertemuan menargetkan lebih dari 40 calon mitra.

Melalui rangkaian promosi ini, Indonesia berharap dapat memperluas jaringan distribusi produk wisata, meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara, serta membuka peluang investasi dan kerja sama internasional. Langkah tersebut sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi pariwisata berkualitas, berkelanjutan, dan berdaya saing global.