Masyarakat Maluku Utara Terima Bantuan Sarana Tangkapan Ikan dari Pasar Modal

(Beritadaerah-Jakarta) Dalam rangka memperingati 49 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia (HUT ke-49 Pasar Modal Indonesia), Self-Regulatory Organization (SRO) yang terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), menyelenggarakan rangkaian kegiatan corporate social responsibility (CSR) di Maluku Utara. Rangkaian kegiatan CSR ini diselenggarakan bertepatan dengan Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu (SEPMT).

Rangkaian CSR kali ini difokuskan pada dua sektor strategis, yaitu peningkatan mutu pendidikan tinggi dan penguatan ekonomi warga pesisir. CSR berupa bantuan sarana teknologi diberikan kepada Universitas Khairun di Kota Ternate dan diserahkan secara resmi pada Jumat (4/9). Rangkaian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan pembangunan fasilitas penyimpanan hasil tangkapan (cold storage) ikan kepada Nelayan Rua pada Sabtu (5/9).

Seremoni dukungan sarana teknologi diserahkan secara simbolis oleh Ketua HUT ke-49 pasar modal Indonesia sekaligus Direktur Pengembangan Infrastruktur dan Manajemen Informasi KSEI Dharma Setyadi kepada Rektor Universitas Khairun Abdullah W. Jabid di Aula Banau Universitas Khairun.

Acara ini turut disaksikan oleh Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe, Deputi Komisioner Perizinan dan Pengawas Pengelolaan Investasi Pasar Modal dan Lembaga Efek Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia Eddy Manindo Harahap, Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik, Direktur Utama KPEI Antonius Herman Azwar, dan Direktur Utama KSEI Samsul Hidayat.

Dalam keterangan persnya, Senin (7/9), Dharma menyampaikan bahwa komitmen pasar modal tidak hanya terbatas pada pengembangan industri keuangan, tetapi juga berdampak langsung pada kesejahteraan sosial dan kualitas SDM daerah. Dukungan sarana teknologi informasi kepada Universitas Khairun diharapkan dapat memperkuat proses pembelajaran berbasis digital, meningkatkan efisiensi dan akurasi tata kelola administrasi, serta mempercepat dan meningkatkan kualitas pelayanan akademik dan kemahasiswaan.

“Kami percaya dukungan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi Universitas Khairun, baik dalam mendukung kegiatan pembelajaran maupun meningkatkan kualitas layanan kepada mahasiswa. Melalui sinergi antara pasar modal dan dunia pendidikan, kami ingin turut berkontribusi dalam mendorong pemanfaatan teknologi serta penguatan mutu pendidikan tinggi di Maluku Utara,” ujar Dharma.