Wapres Gibran Kunjungi Pasar Potikelek di Wamena, Kabupaten Jayawijaya

(Beritadaerah-Papua Pegunungan) Dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Papua Pegunungan, Rabu (14/1), Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming pagi ini meninjau Pasar Potikelek di Wamena, Kabupaten Jayawijaya. Kunjungan ini sebagai bentuk dukungan terhadap peran mama-mama pedagang yang selama ini menjadi penopang utama ekonomi keluarga. Peninjauan ini dilakukan untuk melihat langsung aktivitas jual beli di pasar tradisional sekaligus menyerap aspirasi pedagang dan masyarakat.

Sekilas informasi, Pasar Potikelek terdiri dari empat los, yakni los kerajinan dan madu, los buah-buahan, los sayur/hipere, serta los daun/hipere. Namun, berdasarkan kondisi di lapangan, mayoritas pedagang menjajakan komoditas sayur-mayur dan buah-buahan, disertai sebagian pedagang kerajinan. Pasar ini juga dilengkapi sekitar 60 kios, dengan jumlah pedagang diperkirakan mencapai lebih dari 100 orang.

Kegiatan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah memberikan perhatian khusus kepada pelaku ekonomi kecil, terutama perempuan yang berperan penting dalam menopang kesejahteraan keluarga. Presiden menekankan pentingnya penguatan pasar rakyat sebagai ruang ekonomi yang inklusif, stabil, dan berkelanjutan, melalui penjagaan harga kebutuhan pokok, kelancaran distribusi, serta peningkatan kualitas fasilitas pasar agar pedagang dapat berusaha dengan aman dan nyaman.

Setibanya di lokasi, Wapres disambut Bupati Jayawijaya Athenius Mirip, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Jayawijaya Alpius, serta Kepala Pasar Potikelek Yuanita Gombo. Dalam suasana penuh kehangatan, Wapres juga menerima penyambutan adat berupa pemakaian topi tradisional oleh mama-mama pedagang.

Di antara keriuhan para pedagang dan antusiasme masyarakat setempat, Wapres kemudian berkeliling pasar dan berdialog langsung dengan para pedagang. Pasar Potikelek merupakan pasar tradisional yang menampung ratusan pedagang, dengan komoditas utama berupa sayur-mayur, buah-buahan, serta kerajinan lokal. Pasar ini menjadi salah satu pusat perputaran ekonomi rakyat di Jayawijaya yang selalu ramai oleh aktivitas masyarakat.

Sementara itu, Kepala Disperindagkop Jayawijaya Alpius menjelaskan bahwa kondisi pasar hingga saat ini relatif stabil, baik dari sisi pasokan maupun harga.

“Jumlah pedagang di Pasar Potikelek ini ada di atas seratus orang. Pasar ini selalu penuh dan menjadi tempat bertemunya penjual dan pembeli dari berbagai distrik,” ujar Alpius.

Alpius juga menambahkan, pemerintah daerah secara rutin melakukan pengawasan untuk menjaga stabilitas harga dan inflasi.