(Beritadaerah-Jakarta) Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara meminta jajaran Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) untuk terus memperkuat peran dan komitmennya dalam mendukung pengelolaan perekonomian nasional. Hal tersebut disampaikan dalam Townhall Meeting DJPb yang digelar di Jakarta pada Kamis (23/10/2025), dan diikuti oleh pimpinan serta perwakilan pegawai dari seluruh kantor pusat dan kantor wilayah di Indonesia.
Dalam arahannya, Wamenkeu menilai bahwa DJPb memiliki fungsi yang jauh melampaui peran administratif sebagai penyalur dana dan pengelola kas negara. Ia menekankan bahwa DJPb merupakan bagian penting dari mesin penggerak ekonomi nasional yang turut menjaga stabilitas fiskal dan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Suahasil menjelaskan bahwa konsep “modern treasury” menuntut DJPb untuk tidak hanya berperan sebagai pelaksana teknis keuangan negara, tetapi juga mampu menganalisis dinamika ekonomi, membaca tren daerah, serta memberikan masukan kebijakan yang relevan bagi pengambilan keputusan di tingkat nasional.
Ia juga menyoroti pentingnya transformasi digital dan inovasi tata kelola dalam pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) agar semakin efisien, transparan, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Selain itu, penguatan kompetensi sumber daya manusia menjadi faktor kunci untuk menghadapi perubahan ekonomi yang terus berkembang.
Wamenkeu menambahkan bahwa keberadaan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) dan Kantor Wilayah DJPb di seluruh Indonesia menjadikan unit-unit tersebut berperan strategis sebagai regional chief economist, yaitu pihak yang mampu memantau dan menganalisis kondisi ekonomi di wilayah masing-masing. Dengan pendekatan ini, pelaksanaan APBN diharapkan dapat menjadi instrumen kebijakan yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan ekonomi daerah.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antarunit di lingkungan Kementerian Keuangan untuk memastikan efektivitas pelaksanaan program pemerintah. Menurutnya, tata kelola yang baik, efisiensi anggaran, serta akurasi pelaporan keuangan merupakan pilar penting dalam menjaga kepercayaan publik dan kredibilitas fiskal negara.
Menutup arahannya, Suahasil menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh pegawai DJPb yang telah mengawal pelaksanaan APBN di berbagai daerah. Ia berharap semangat profesionalisme dan transformasi terus dipertahankan agar DJPb dapat berperan lebih aktif sebagai perbendaharaan modern yang tidak hanya mengelola kas negara, tetapi juga menjadi bagian integral dalam mendorong perekonomian nasional.


