Paviliun Indonesia di Osaka Lampaui Rekor Harian, Siap Sambut Pengunjung ke-2 Juta

(Beritadaerah-Osaka) Antusiasme publik terhadap Paviliun Indonesia di Expo 2025 Osaka terus memuncak. Pada 13 Agustus 2025, tercatat 30.580 orang memadati paviliun dalam satu hari, jumlah tertinggi sejak perhelatan dimulai April lalu. Angka tersebut mendorong total kunjungan menjadi 1.906.296 orang, atau sekitar 68 persen dari target 2,8 juta pengunjung. Pencapaian itu membuat penyelenggara optimistis bahwa tamu ke-2 juta akan hadir dalam waktu dekat.

Direktur Paviliun Indonesia, Rahmat Mulianda, menilai lonjakan ini sebagai bukti tingginya minat dunia untuk mengenal Indonesia lebih dekat, baik dari sisi budaya maupun peluang kerja sama di masa depan. Mengusung tema *“Thriving in Harmony: Nature, Culture, Future”* yang terinspirasi nilai Tri Hita Karana, paviliun ini menjadi etalase potensi pariwisata, perdagangan, dan investasi Tanah Air.

Sejak awal pembukaan, pengunjung diajak menelusuri tiga zona utama—Nature, Culture, dan Future—disertai berbagai forum bisnis, pertemuan *business matching*, pameran kriya, fesyen, hingga pertunjukan seni musik dan tari setiap hari. Hingga pertengahan Agustus, paviliun telah menjadi ajang 51 pertemuan bisnis yang melibatkan investor, pelaku industri, dan pemerintah dari berbagai negara. Dari rangkaian kegiatan itu, terjalin sembilan nota kesepahaman, sembilan *letter of intent*, satu perjanjian usaha bersama, dan satu pernyataan bersama, dengan nilai komitmen investasi mencapai USD 23,5 miliar di sektor berkelanjutan, industri hijau, ekonomi kreatif, perdagangan, pengelolaan limbah, dan pariwisata.

Keberhasilan ini tak lepas dari dukungan berbagai mitra strategis seperti Astra, Artha Graha Peduli, KAPPI, Pertamina, Barito Pacific Group, Royal Golden Eagle, Indofood, Japfa, BPDP, Garuda Indonesia, serta sejumlah kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Kementerian PPN/Bappenas sebagai penanggung jawab menyatakan akan terus memberikan yang terbaik demi meninggalkan kesan positif hingga penutupan Expo pada 13 Oktober 2025.

Pihak paviliun optimistis target kunjungan dan investasi dapat terlampaui, sekaligus memperkuat citra Indonesia sebagai mitra global yang potensial.