APBN Diperkuat untuk Dukung Pengembangan Program Sekolah Rakyat

(Beritadaerah-Nasional) Pemerintah menegaskan komitmennya memperluas akses pendidikan melalui dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) terhadap pelaksanaan Program Sekolah Rakyat. Program yang menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut diarahkan untuk membuka kesempatan belajar yang lebih luas bagi anak-anak, terutama yang berasal dari keluarga kurang mampu, sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia.

Komitmen itu disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 di Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu (1/8). Dalam kesempatan tersebut, ia menjelaskan bahwa Kementerian Keuangan bertugas memastikan ketersediaan anggaran agar pelaksanaan program dapat berlangsung secara optimal dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

Selain meninjau fasilitas sekolah, Menteri Keuangan juga memberikan dorongan kepada para siswa agar memanfaatkan kesempatan belajar dengan sungguh-sungguh. Ia menilai pendidikan merupakan modal penting untuk meningkatkan kualitas hidup, membuka peluang meraih masa depan yang lebih baik, serta mendorong lahirnya generasi yang mampu berkontribusi bagi bangsa.

Kunjungan tersebut juga menjadi sarana untuk melihat secara langsung pemanfaatan APBN dalam mendukung sektor pendidikan. Pemerintah memandang pembiayaan pendidikan sebagai investasi jangka panjang guna mencetak sumber daya manusia unggul sebagai fondasi menuju visi Indonesia Emas 2045.

Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Surabaya berdiri di atas lahan seluas 6,6 hektare. Pembangunan sekolah tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp3,52 triliun dengan pagu anggaran Rp3,82 triliun, sementara realisasi anggaran hingga saat ini telah mencapai Rp3,21 triliun. Kawasan pendidikan ini mengintegrasikan jenjang SD, SMP, dan SMA dalam satu kompleks yang dilengkapi fasilitas asrama untuk mendukung proses pembelajaran sekaligus pembinaan karakter peserta didik.

Melalui pengembangan Program Sekolah Rakyat, pemerintah berharap semakin banyak anak Indonesia memperoleh akses pendidikan yang berkualitas, sehingga dapat tumbuh menjadi generasi yang berdaya saing dan siap berperan dalam pembangunan nasional pada masa mendatang.