(Beritadaerah – Banyuwangi) Upaya menjaga lingkungan bersih dan nyaman terus digalakkan di kalangan pelajar. Di SMP Negeri 3 Banyuwangi, pengelolaan sampah tidak hanya menjadi kegiatan rutin, tetapi juga bagian dari pembelajaran yang membentuk kepedulian siswa terhadap lingkungan.
Saat memasuki area sekolah, suasana asri langsung terasa. Pepohonan rindang membuat lingkungan sekolah tampak seperti hutan kota yang sejuk dan nyaman. Menariknya, daun dan ranting yang dulu dianggap sampah kini dimanfaatkan menjadi sesuatu yang bernilai.
Para siswa bersama guru aktif mengelola sampah secara sederhana namun konsisten. Daun kering dikumpulkan, lalu diolah menjadi kompos hingga siap digunakan sebagai pupuk organik. Produk tersebut bahkan sudah dikemas dan dijual dengan harga terjangkau.
Tak hanya itu, sisa makanan siswa juga dimanfaatkan. Limbah tersebut diolah menjadi pakan maggot, yang kemudian digunakan untuk pakan ikan di kolam sekolah. Selain membantu mengurangi sampah, kegiatan ini juga mengajarkan siswa tentang siklus lingkungan yang berkelanjutan.
Salah satu siswa, M. Fadil, mengaku mulai tertarik sejak kelas 7. Baginya, kegiatan ini bukan hanya menjaga kebersihan, tetapi juga menambah keterampilan.
“Senang bisa belajar langsung. Selain lingkungan jadi bersih, kami juga bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat,” ujarnya.
Bupati Ipuk Fiestiandani turut mengapresiasi langkah sekolah tersebut. Menurutnya, kebiasaan baik seperti ini penting ditanamkan sejak dini agar siswa terbiasa menjaga lingkungan.
“Ini contoh yang baik. Anak-anak belajar bahwa sampah bisa dikelola dan memberi manfaat. Harapannya, sekolah lain juga bisa meniru,” katanya.
Program ini menjadi bukti bahwa lingkungan bersih bisa dimulai dari hal sederhana di sekolah. Dengan keterlibatan siswa secara langsung, kesadaran menjaga kebersihan tidak hanya menjadi teori, tetapi juga kebiasaan sehari-hari.
Diketahui, SMP Negeri 3 Banyuwangi juga telah meraih penghargaan Adiwiyata Mandiri, sebagai sekolah berbudaya lingkungan. Selain itu, sekolah ini turut mengintegrasikan edukasi Geopark Ijen dalam pembelajaran.
Melalui langkah nyata ini, diharapkan para siswa semakin peduli menjaga kebersihan lingkungan, baik di sekolah maupun di rumah, sehingga tercipta lingkungan daerah yang bersih, sehat, dan nyaman untuk semua.


