(Beritadaerah-Timika) Sentra UKM yang dikelola Pemerintah Kabupaten Mimika di Bandara Mozes Kilangin, Timika, kini menjadi ruang promosi bagi berbagai produk unggulan masyarakat Papua Tengah. Sentra ini dihadirkan sebagai wadah untuk memperluas pasar pelaku usaha mikro sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada para wisatawan maupun pelintas yang datang dan pergi melalui bandara tersebut.


Menurut penjelasan dari pihak pemerintah daerah, keberadaan sentra ini dimaksudkan untuk mempermudah akses promosi produk khas daerah, terutama kerajinan tangan masyarakat Papua. Ragam karya seperti noken, ukiran kayu, pernak-pernik berbahan alam, hingga aksesori bermotif etnik dipajang dengan tampilan yang lebih tertata agar menarik perhatian pengunjung. Pelaku UKM yang terlibat disebut mendapatkan pendampingan, mulai dari peningkatan mutu produk hingga pengelolaan usaha.

Selain kerajinan, sentra ini juga menyediakan aneka produk olahan lokal, termasuk kopi Papua yang dikenal memiliki cita rasa kuat dan alami. Salah satu yang banyak dicari wisatawan adalah kopi Wamena—kopi arabika dari dataran tinggi yang sering digambarkan memiliki aroma lembut dan aftertaste manis. Produk kopi dari daerah lain di Papua Tengah juga mulai dilibatkan untuk memperkaya pilihan.

Pemerintah daerah menyampaikan bahwa kehadiran sentra UKM di area bandara diharapkan mendorong pemasaran produk secara lebih efektif karena memanfaatkan arus mobilitas masyarakat. Langkah ini juga dipandang sebagai upaya memperkuat ekonomi lokal dengan membuka peluang penjualan langsung yang lebih stabil bagi para pengrajin dan petani kopi.
Dengan konsep kurasi produk yang lebih baik serta dukungan pelatihan berkelanjutan, sentra ini disebut akan terus dikembangkan agar menjadi etalase utama produk khas Mimika dan Papua Tengah. Pemerintah daerah berharap bandara bukan hanya menjadi pintu pergerakan orang, tetapi juga gerbang bagi tersalurkannya kreativitas dan potensi ekonomi masyarakat setempat.


