(Beritadaerah-Tangsel) Guna menyambut Hari Anak Nasional 2026, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Tangerang Selatan membagikan 50 paket alat tulis kepada para murid di SD Negeri Buaran 02, Kecamatan Serpong, saat melakukan kunjungan ke sekolah tersebut. Selain itu, bantuan disalurkan secara serentak di 14 SD Negeri se-Tangerang Selatan. Kegiatan ini turut dibekali dengan sesi edukasi tentang pencegahan perundungan dan cara melindungi diri guna mewujudkan suasana sekolah yang aman serta nyaman.
Aksi ini merupakan bentuk kepedulian DWP Kota Tangerang Selatan pada tumbuh kembang anak, sekaligus wujud nyata dalam mendorong terciptanya lingkungan yang aman dari kekerasan, bullying, dan intimidasi. Acara ini juga dihadiri langsung oleh Ketua DWP Tangsel, Monalisa Indrawati Bambang.
Di sisi lain, Dewan Penasihat DWP Tangsel, Truetami Ajeng, menegaskan pentingnya edukasi bullying sejak dini agar anak-anak dapat mengidentifikasi, mencegah, serta berani melapor jika menemuinya. “Dalam pemaparannya, Ajeng menekankan bahwa perundungan (bullying) tidak terbatas pada tindakan fisik semata, melainkan mencakup ejekan, pengucilan, serta perbuatan lain yang melukai emosional seseorang. “Segala bentuk kekerasan fisik seperti dipukul, dicubit, atau disentuh tanpa izin tidak boleh dibiarkan, siapa pun pelakunya,” tegas Ajeng.
Di samping itu, murid-murid dibekali pemahaman seputar perlindungan diri, termasuk mengenali batas-batas bagian tubuh yang privat. Materi ini bertujuan membangun keberanian siswa untuk menjaga diri sekaligus melapor kepada guru atau orang tua jika mendapati perlakuan tidak menyenangkan. Tak berhenti di tingkat siswa, DWP Tangsel turut mengimbau para tenaga pendidik agar lebih peka mengamati sinyal-sinyal perundungan di sekolah. Ajeng menggarisbawahi pentingnya peran guru dalam menghadirkan ruang belajar yang ramah, aman, dan nyaman. “Para guru harus tanggap jika melihat tanda-tanda bullying dan tidak boleh menganggap remeh masalah yang dihadapi murid,” ujarnya


