(Berita Daerah-Banding) Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meninjau proyek Bus Rapid Transit (BRT) 17/03/2026 dan mendorong percepatan pengecoran agar akses pejalan kaki tetap aman selama Idulfitri.
Pengembang mempercepat pekerjaan setelah sidak dengan menyelesaikan penutupan galian dan pengecoran di sejumlah titik proyek.
Leader Proyek BRT Gerry menjelaskan pekerjaan tidak dapat dihentikan saat galian terbuka sehingga dilakukan percepatan untuk menghindari risiko bagi masyarakat.
“Memang ada sedikit ‘miss’. Saat edaran keluar untuk menghentikan pekerjaan tanggal 12 Maret, kondisi di lapangan galian sudah terbuka semua. Tidak mungkin kami tinggalkan begitu saja,” kata Gerry.
Pengembang mengajukan tambahan waktu hingga 17 Maret untuk merampungkan pekerjaan dasar demi menjaga keselamatan pengguna jalan.
“Setelah sidak itu, pagi harinya langsung kami lakukan pengecoran,” jelasnya.
Pengerjaan proyek telah rampung secara struktur di lima titik dengan dua lokasi memasuki tahap pemasangan batu andesit dan lainnya tahap perapian.
Fokus utama diarahkan pada menjaga jalur pedestrian tetap dapat digunakan masyarakat tanpa hambatan selama periode Lebaran.
“Pesannya Pak Wali Kota jelas, jangan sampai pedestrian tertutup. Jadi masyarakat tetap bisa lewat tanpa harus memutar atau turun ke jalan,” ujarnya.
Pengembang menyiapkan rambu dan jalur sementara untuk memastikan keselamatan pejalan kaki di sekitar area proyek.
“Kami mohon maaf, khususnya kepada pengguna pedestrian yang mungkin terganggu. Kami upayakan secepatnya selesai dan tetap menyediakan akses yang aman,” tuturnya. (Diskominfo Kota Bandung

