Tekan Harga, Pemprov Jateng Salurkan Cabai Rawit Bersubsidi

(Beritadaerah-Semarang) Guna menekan harga komoditas cabai yang melambung 49 persen dari harga acuan pemerintah (HAP), Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengambil langkah strategis dengan menyalurkan cabai rawit bersubsidi di 15 kabupaten/ kota. Adapun daerah sasaran penyaluran cabai rawit merah adalah wilayah nonpenghasil komoditas tersebut. Di antaranya, Kota Semarang, Kota Salatiga, Kota Tegal, Kota Pekalongan, Kabupaten Demak, Rembang, Pati, Semarang, Klaten, Tegal, Karanganyar, Jepara, Brebes, Banyumas, dan Sukoharjo.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) Provinsi Jawa Tengah Dyah Lukisari mengatakan, di pasaran harga cabai rawit merah mencapai Rp85.000/kilogram. Padahal, HAP maksimal yang ditetapkan adalah Rp57.000/kilogram.

Melihat kondisi tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi pun memerintahkan untuk mengambil langkah strategis, dengan operasi pasar.

“Menyikapi kenaikan harga cabai, khususnya cabai merah rawit pada Minggu kedua Februari, kami melakukan intervensi dengan menyalurkan cabai sebanyak 3 ton di 15 kabupaten/ kota,” ujar Dyah, Selasa (24/2).

Dyah mengungkapkan, penyaluran cabai rawit bersubsidi dilakukan, agar daya beli masyarakat terjaga. Pada agenda tersebut, cabai dihargai Rp65.000/kilogram.

“Untuk hal tersebut kami menugaskan Perusda Jateng Agro Berdikari (JTAB), guna menyalurkan cabai rawit bersubsidi,” pungkas Dyah.