CFD Jakarta Ajang Promosi Seni Budaya Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur

(Beritadaerah – Jakarta) Kementerian Pariwisata (Kemenpar) kembali mengelar atraksi seni budaya saat Car Free Day (CFD) Jakarta, Minggu (25/11). Kali ini, yang ditampilkan adalah kekayaan budaya pada destinasi prioritas Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mampu memanjakan pengunjung CFD Jakarta.

“Saat ini Labuan Bajo semakin ramai, tidak ada low season di sana. Terlebih dengan adanya 3 penerbangan langsung dari Jakarta saat ini. Sangat pas untuk berlibur bersama keluarga,” ujar Sahana Fatina, Person in Charge Pokja 10 Destinasi Prioritas Kemenpar Labuan Bajo dalam siaran persnya kepada Beritadaerah.co.id, Minggu (25/11).

Sebagai informasi, penerbangan langsung dari Jakarta ke Labuan Bajo dilayani tiga maskapai Garuda Indonesia, Citilink, dan Batik Air. Banyak budaya NTT yang ditampilkan dalam CFD yang berlokasi di Park and Ride Thamrin 10, Menteng, Jakarta di antaranya Rangkuk Alu, Ja’i dan atraksi Nenggo Mbata. Saat atraksi tari Caci, tarian perang asal Kabupaten Manggarai, tampil mendapat respon antusias yang luar biasa dari pengunjung yang hadir.

Pengunjung begitu terpukau menyaksikan ketangkasan dua penari laki-laki yang saling ‘bertarung’ menggunakan cambuk dan perisai. Mereka memainkan cambuk yang terbuat dari kulit sapi dengan hentakan yang cepat dan keras.

Selain deretan atraksi, ada juga spot photo corner. Spot keindahan pantai serta komodo menjadi incaran para pengunjung. Apalagi berbagai doorprize dan kuis foto instagram ikut dipersembahkan.

“Banyak hal yang menakjubkan jika anda berpetualang di NTT. Anda akan menemukan keindahan alam yang sungguh luar biasa, kekayaan budaya yang sangat beragam, keramahan masyarakatnya, biota laut yang indah serta hewan purba komodo,” terang Shana.

Pesona Labuan Bajo telah mendunia. Bahkan telah banyak menghipnotis selebriti internasional. Sebut saja Aktris Gwyneth Paltrow, juara Moto GP 2010 Jorge Lorenzo, bintang Manchester United Chris Smalling, hingga pesepak bola dunia Marcos Llorente dan Arjen Robben pernah menginjakkan kaki di sana.

Soal atraksi wisata bahari, Labuan Bajo adalah juaranya. Bahkan CNN International travel sudah menempatkan Labuan Bajo sebagai peringkat dua diving site terbaik dunia setelah Raja Ampat, mengalahkan Kepulauan Galapagos.

Hiramsyah S. Thaib sebagai Ketua Tim Percepatan Pembangunan Destinasi Pariwisata Prioritas Kemenpar menyampaikan bahwa Labuan Bajo juga merupakan satu dari 10 Bali Baru, atau 10 destinasi prioritas yang menjadi habitat komodo, satu-satunya ‘dinosaurus’ yang masih hidup di muka bumi. Kemenpar pun mendorong kawasan ini menjadi sebuah kawasan pariwisata terintregasi yang mengedepankan pariwisata berkesinambungan. Sehingga destinasi ini dapat terus lestari sampai anak cucu.

Yohan/Journalist/BD
Editor : Nanie
Image : Kemenpar