(Beritadaerah – Nasional) Presiden Joko Widodo (Jokowi), Selasa (29/9) siang, meresmikan jalan tol Manado-Bitung ruas Manado-Danowudu, Sulawesi Utara. Mengawali acara peresmian, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono yang berada langsung di lokasi Gerbang Tol Manado, Sulawesi Utara bersama Pjs Gubernur Sulawesi Utara Agus Fatoni, Wali Kota Manado, Direktur Utama PT Jasa Marga, dan Direktur Utama PT PP.
Menteri PUPR menyampaikan bahwa pembangunan jalan tol Manado-Bitung ini merupakan bagian dari infrastruktur pendukung terkait Manado-Likupang yang menjadi salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Terkait dengan pembangunan ini, selain ruas jalan tol juga dibangun jalan akses Manado – Likupang; penataan kawasan Likupang, kawasan Bunaken, kawasan pantai Malalayang, menyiapkan 463 home stay dan beberapa infrastruktur lainnya.
Peresmian dilakukan secara virtual melalui konferensi video dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. “Alhamdulillah, jalan tol Manado-Bitung ruas Manado-Danowudu sepanjang 26 kilometer sudah selesai, sudah rampung, dan sekarang sudah bisa dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan usaha dan memudahkan transportasi masyarakat,” ujar Presiden.
Ruas tol Manado-Danowudu adalah jalan tol pertama di Provinsi Sulawesi Utara yang merupakan bagian dari jalan tol Manado-Bitung. Jalan tol Manado-Bitung sepanjang 40 kilometer ini merupakan jalan tol terpanjang di Pulau Sulawesi. Nilai investasi pembangunan jalan tol Manado-Bitung mencapai 5,12 triliun. Untuk Ruas Manado-Airmadidi sepanjang 15 kilometer didanai oleh APBN Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, sedangkan ruas Airmadidi-Bitung sepanjang 25 kilometer dilaksanakan oleh PT Jasa Marga dengan skema KPBU (Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha).
Kini waktu tempuh dari Manado ke Bitung atau sebaliknya menjadi jauh lebih cepat, yaitu sekitar 30 menit. “Yang dulu ditempuh 1,5 jam sekarang hanya setengah jam saja, ini sebuah kecepatan, perubahan kecepatan yang sangat berubah sekali,” ujar Presiden Joko Widodo.
Sebagaimana disampaikan Menteri PUPR, Jalan tol Manado-Bitung ini, dirancang untuk terintegasi dengan kawasan industri dan kawasan pariwisata di Sulawesi Utara. “Dengan adanya jalan tol ini maka biaya logistik dari Pelabuhan Internasional Bitung dapat ditekan lebih rendah sehingga lebih efisien, daya saing juga otomatis akan meningkat,” kata Presiden.
Emy T/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani


