{"id":376354,"date":"2026-08-18T13:21:13","date_gmt":"2026-08-18T06:21:13","guid":{"rendered":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?p=376354"},"modified":"2026-08-18T13:21:13","modified_gmt":"2026-08-18T06:21:13","slug":"pasar-menanti-sinyal-baru-kebijakan-moneter-bi-pada-rdg-agustus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/08\/18\/pasar-menanti-sinyal-baru-kebijakan-moneter-bi-pada-rdg-agustus\/","title":{"rendered":"Pasar Menanti Sinyal Baru Kebijakan Moneter BI pada RDG Agustus"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Beritadaerah-Jakarta) Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada Agustus 2026 menjadi salah satu agenda yang banyak diperhatikan pelaku pasar keuangan dan dunia usaha. Perhatian investor tidak hanya tertuju pada keputusan mengenai suku bunga acuan, tetapi juga pada arah kebijakan moneter Bank Indonesia untuk beberapa bulan mendatang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia, Fakhrul Fulvian, menilai perhatian pasar terhadap RDG kali ini berada pada konteks yang berbeda dibandingkan sebelumnya. Setelah Bank Indonesia melakukan kenaikan suku bunga secara kumulatif 100 basis poin sejak Mei serta menjalankan sejumlah langkah untuk memperkuat stabilitas dan menarik modal asing, investor mulai menunggu gambaran mengenai strategi bank sentral pada tahap berikutnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah satu hal yang diperkirakan menjadi perhatian adalah arah normalisasi instrumen operasi moneter, termasuk Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Instrumen tersebut selama beberapa bulan terakhir berperan dalam menjaga stabilitas pasar keuangan sekaligus mendukung daya tarik aset domestik bagi investor asing. Ketika kondisi pasar mulai lebih stabil, pelaku pasar membutuhkan kejelasan mengenai kemungkinan perubahan strategi pengelolaan likuiditas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Arah kebijakan terhadap likuiditas juga dinilai penting karena dapat berdampak terhadap kondisi perbankan, pasar obligasi, hingga biaya pembiayaan. Jika Bank Indonesia mulai memberikan ruang lebih besar bagi likuiditas domestik, kebijakan tersebut berpotensi mendukung peningkatan intermediasi perbankan dan mendorong aktivitas ekonomi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain likuiditas, perkembangan nilai tukar rupiah turut menjadi perhatian. Kondisi rupiah dinilai relatif lebih stabil dibandingkan ketika tekanan meningkat pada kuartal II. Meski demikian, sejumlah risiko eksternal masih perlu diwaspadai, terutama tingginya imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat, ketidakpastian geopolitik, serta perkembangan harga energi global.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pasar juga akan melihat bagaimana Bank Indonesia menyeimbangkan dua kepentingan, yakni menjaga stabilitas nilai tukar dan memberikan ruang bagi pemulihan ekonomi. Kebijakan yang terlalu berfokus pada stabilitas dapat berdampak terhadap kondisi likuiditas, sementara pelonggaran yang terlalu cepat juga berpotensi memberikan tekanan kembali terhadap rupiah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Arus modal asing menjadi perhatian berikutnya. Dalam beberapa bulan terakhir, upaya menjaga daya tarik aset keuangan Indonesia menjadi bagian penting dari strategi stabilisasi. Tantangan selanjutnya adalah memastikan aliran modal dan kondisi likuiditas tersebut dapat memberikan dampak yang lebih besar terhadap kegiatan ekonomi, termasuk melalui peningkatan pembiayaan dan penyaluran kredit.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kondisi likuiditas perbankan pun diperkirakan menjadi salah satu indikator yang diperhatikan pasar. Berbagai kebijakan pemerintah dan otoritas keuangan sebelumnya telah diarahkan untuk memperkuat likuiditas sekaligus mendorong perbankan meningkatkan penyaluran kredit. Karena itu, investor akan mencermati apakah Bank Indonesia mulai memiliki ruang untuk mengurangi tekanan likuiditas sebagai bagian dari perubahan strategi stabilisasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perhatian tersebut muncul di tengah lingkungan ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian. Di Amerika Serikat, tekanan inflasi menunjukkan kecenderungan mereda, tetapi imbal hasil obligasi pemerintah untuk tenor panjang masih relatif tinggi. Kondisi tersebut membuat biaya modal global belum sepenuhnya mengalami penurunan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, perlambatan ekonomi China juga menjadi faktor yang perlu diperhitungkan Indonesia. Pelemahan permintaan kredit, konsumsi rumah tangga, dan investasi domestik di negara tersebut dapat memengaruhi prospek perdagangan Indonesia, khususnya ekspor serta harga sejumlah komoditas yang selama ini menjadi salah satu penopang ekonomi nasional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam situasi tersebut, komunikasi Bank Indonesia diperkirakan memiliki peran penting. Pelaku pasar tidak hanya mencermati keputusan suku bunga, tetapi juga memperhatikan perubahan penekanan dalam pernyataan bank sentral. Setiap sinyal mengenai inflasi, rupiah, likuiditas, pertumbuhan ekonomi, dan stabilitas sistem keuangan dapat menjadi petunjuk bagi investor dalam membaca kebijakan selanjutnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan demikian, RDG BI Agustus tidak semata-mata dipandang sebagai momentum untuk mengetahui keputusan mengenai BI Rate. Pasar juga menunggu gambaran yang lebih jelas mengenai strategi Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas sekaligus menciptakan ruang bagi pertumbuhan ekonomi. Arah kebijakan dalam beberapa kuartal ke depan akan menjadi salah satu faktor penting yang menentukan respons pasar keuangan dan dunia usaha.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Beritadaerah-Jakarta) Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada Agustus 2026 menjadi salah satu agenda yang banyak diperhatikan pelaku pasar keuangan dan dunia usaha. Perhatian investor tidak hanya tertuju pada keputusan mengenai suku bunga acuan, tetapi juga pada arah kebijakan moneter Bank Indonesia untuk beberapa bulan mendatang. Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia, Fakhrul Fulvian, menilai perhatian pasar terhadap RDG kali ini berada pada konteks yang berbeda dibandingkan sebelumnya. Setelah Bank Indonesia melakukan kenaikan suku bunga secara kumulatif 100 basis poin sejak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":376355,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"kia_subtitle":""},"categories":[3,93],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pasar Menanti Sinyal Baru Kebijakan Moneter BI pada RDG Agustus - Berita Daerah<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/08\/18\/pasar-menanti-sinyal-baru-kebijakan-moneter-bi-pada-rdg-agustus\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pasar Menanti Sinyal Baru Kebijakan Moneter BI pada RDG Agustus - Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Beritadaerah-Jakarta) Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada Agustus 2026 menjadi salah satu agenda yang banyak diperhatikan pelaku pasar keuangan dan dunia usaha. Perhatian investor tidak hanya tertuju pada keputusan mengenai suku bunga acuan, tetapi juga pada arah kebijakan moneter Bank Indonesia untuk beberapa bulan mendatang. Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia, Fakhrul Fulvian, menilai perhatian pasar terhadap RDG kali ini berada pada konteks yang berbeda dibandingkan sebelumnya. Setelah Bank Indonesia melakukan kenaikan suku bunga secara kumulatif 100 basis poin sejak [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/08\/18\/pasar-menanti-sinyal-baru-kebijakan-moneter-bi-pada-rdg-agustus\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-08-18T06:21:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/BD-1007.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1667\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Endah Caratri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Endah Caratri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\",\"name\":\"Berita Daerah\",\"description\":\"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/08\/18\/pasar-menanti-sinyal-baru-kebijakan-moneter-bi-pada-rdg-agustus\/\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/08\/18\/pasar-menanti-sinyal-baru-kebijakan-moneter-bi-pada-rdg-agustus\/\",\"name\":\"Pasar Menanti Sinyal Baru Kebijakan Moneter BI pada RDG Agustus - Berita Daerah\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\"},\"datePublished\":\"2026-08-18T06:21:13+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-18T06:21:13+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/7c53f9cb7be4f954ff3b5888be782c85\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/08\/18\/pasar-menanti-sinyal-baru-kebijakan-moneter-bi-pada-rdg-agustus\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/08\/18\/pasar-menanti-sinyal-baru-kebijakan-moneter-bi-pada-rdg-agustus\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/08\/18\/pasar-menanti-sinyal-baru-kebijakan-moneter-bi-pada-rdg-agustus\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pasar Menanti Sinyal Baru Kebijakan Moneter BI pada RDG Agustus\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/7c53f9cb7be4f954ff3b5888be782c85\",\"name\":\"Endah Caratri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6d03bfb15db1bb00e9d986427491b10f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6d03bfb15db1bb00e9d986427491b10f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Endah Caratri\"},\"description\":\"Endah Caratri is Coordinating Partner of Business Advisory Services Vibiz Consulting\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/iin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pasar Menanti Sinyal Baru Kebijakan Moneter BI pada RDG Agustus - Berita Daerah","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/08\/18\/pasar-menanti-sinyal-baru-kebijakan-moneter-bi-pada-rdg-agustus\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pasar Menanti Sinyal Baru Kebijakan Moneter BI pada RDG Agustus - Berita Daerah","og_description":"(Beritadaerah-Jakarta) Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada Agustus 2026 menjadi salah satu agenda yang banyak diperhatikan pelaku pasar keuangan dan dunia usaha. Perhatian investor tidak hanya tertuju pada keputusan mengenai suku bunga acuan, tetapi juga pada arah kebijakan moneter Bank Indonesia untuk beberapa bulan mendatang. Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia, Fakhrul Fulvian, menilai perhatian pasar terhadap RDG kali ini berada pada konteks yang berbeda dibandingkan sebelumnya. Setelah Bank Indonesia melakukan kenaikan suku bunga secara kumulatif 100 basis poin sejak [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/08\/18\/pasar-menanti-sinyal-baru-kebijakan-moneter-bi-pada-rdg-agustus\/","og_site_name":"Berita Daerah","article_published_time":"2026-08-18T06:21:13+00:00","og_image":[{"width":2500,"height":1667,"url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/BD-1007.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Endah Caratri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Endah Caratri","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/","name":"Berita Daerah","description":"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/08\/18\/pasar-menanti-sinyal-baru-kebijakan-moneter-bi-pada-rdg-agustus\/","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/08\/18\/pasar-menanti-sinyal-baru-kebijakan-moneter-bi-pada-rdg-agustus\/","name":"Pasar Menanti Sinyal Baru Kebijakan Moneter BI pada RDG Agustus - Berita Daerah","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website"},"datePublished":"2026-08-18T06:21:13+00:00","dateModified":"2026-08-18T06:21:13+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/7c53f9cb7be4f954ff3b5888be782c85"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/08\/18\/pasar-menanti-sinyal-baru-kebijakan-moneter-bi-pada-rdg-agustus\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/08\/18\/pasar-menanti-sinyal-baru-kebijakan-moneter-bi-pada-rdg-agustus\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/08\/18\/pasar-menanti-sinyal-baru-kebijakan-moneter-bi-pada-rdg-agustus\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pasar Menanti Sinyal Baru Kebijakan Moneter BI pada RDG Agustus"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/7c53f9cb7be4f954ff3b5888be782c85","name":"Endah Caratri","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6d03bfb15db1bb00e9d986427491b10f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6d03bfb15db1bb00e9d986427491b10f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Endah Caratri"},"description":"Endah Caratri is Coordinating Partner of Business Advisory Services Vibiz Consulting","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/iin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/376354"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=376354"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/376354\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":376356,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/376354\/revisions\/376356"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/376355"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=376354"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=376354"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=376354"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}