{"id":375415,"date":"2026-07-24T22:44:56","date_gmt":"2026-07-24T15:44:56","guid":{"rendered":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?p=375415"},"modified":"2026-07-24T22:45:32","modified_gmt":"2026-07-24T15:45:32","slug":"kisah-di-balik-nama-gerendeng-kampung-tua-penyatu-kota-tangerang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/07\/24\/kisah-di-balik-nama-gerendeng-kampung-tua-penyatu-kota-tangerang\/","title":{"rendered":"Kisah di Balik Nama Gerendeng, Kampung Tua Penyatu Kota Tangerang"},"content":{"rendered":"<p>(Beritadaerah-Tangerang) &#8220;Kampung Gerendeng dipercaya telah berdiri sejak awal pembentukan Tangerang, menjadi bagian dari keunikan sejarah kota yang berkaitan erat dengan asal muasal penamaan kampung-kampungnya.&#8221;Berdasarkan karya Burhanudin yang berjudul Melacak Asal Muasal Kampung di Kota Tangerang, keberadaan Kampung Gerendeng telah teridentifikasi sejak tahun 1407, mendahului masa penjajahan Belanda di wilayah Tangerang.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Menurut cerita tutur yang diwariskan secara turun-temurun, nama &#8220;Gerendeng&#8221; menyimpan kisah perjuangan prajurit Priyangan dalam melawan penjajah. Wilayah ini diyakini dahulunya dikelilingi &#8220;pagar endeng&#8221;\u2014pagar pertahanan bambu\u2014yang seiring berjalannya waktu berubah penyebutannya menjadi &#8220;Gerendeng&#8221;. Dalam tulisanya \u201dDi sini dulu tempatnya pagar pertahanan prajurit Priyangan dari serangan, dari keberadaan pagar endeng berasal, orang Sunda menyingkatkan menjadi Gerendeng,\u201d.<\/p>\n<p>Pada masa sekarang Kampung Gerendeng sudah berkembang pesat sebagai salah satu kampung terpadat di tengah Kota Tangerang. Istilah Kampung Gerendeng sendiri sekarang dibedakan menjadi \u201dGerendeng\u201d yang berada di bantaran persis Sungai Cisadane, serta \u201cGerendeng Tegal\u201d yang terletak di sebelah barat Jalan Otista Karawaci.<\/p>\n<p>\u201dGerendeng hari ini berbeda dengan Gerendeng masa lalu, kini seluruh elemen masyarakat sudah membaur, bahkan antara pendatang dan pribumi sudah banyak yang kawin sehingga Gerendeng menjadi salah satu kawasan multikultural simbol keberagaman di Kota Tangerang,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Kampung Gerendeng saat ini sudah menjadi ikon pariwisata paling terkenal di Kota Tangerang yaitu Jembatan Kaca Berendeng yang menghubungkan Kota Tangerang bagian barat dan timur sekaligus sentra lokasi penyelenggaraan Festival Cisadane dari tahun ke tahun.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Beritadaerah-Tangerang) &#8220;Kampung Gerendeng dipercaya telah berdiri sejak awal pembentukan Tangerang, menjadi bagian dari keunikan sejarah kota yang berkaitan erat dengan asal muasal penamaan kampung-kampungnya.&#8221;Berdasarkan karya Burhanudin yang berjudul Melacak Asal Muasal Kampung di Kota Tangerang, keberadaan Kampung Gerendeng telah teridentifikasi sejak tahun 1407, mendahului masa penjajahan Belanda di wilayah Tangerang.&#8221; &#8220;Menurut cerita tutur yang diwariskan secara turun-temurun, nama &#8220;Gerendeng&#8221; menyimpan kisah perjuangan prajurit Priyangan dalam melawan penjajah. Wilayah ini diyakini dahulunya dikelilingi &#8220;pagar endeng&#8221;\u2014pagar pertahanan bambu\u2014yang seiring berjalannya waktu berubah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":11,"featured_media":375414,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"kia_subtitle":""},"categories":[93,41],"tags":[3769,3770],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kisah di Balik Nama Gerendeng, Kampung Tua Penyatu Kota Tangerang - Berita Daerah<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/07\/24\/kisah-di-balik-nama-gerendeng-kampung-tua-penyatu-kota-tangerang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kisah di Balik Nama Gerendeng, Kampung Tua Penyatu Kota Tangerang - Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Beritadaerah-Tangerang) &#8220;Kampung Gerendeng dipercaya telah berdiri sejak awal pembentukan Tangerang, menjadi bagian dari keunikan sejarah kota yang berkaitan erat dengan asal muasal penamaan kampung-kampungnya.&#8221;Berdasarkan karya Burhanudin yang berjudul Melacak Asal Muasal Kampung di Kota Tangerang, keberadaan Kampung Gerendeng telah teridentifikasi sejak tahun 1407, mendahului masa penjajahan Belanda di wilayah Tangerang.&#8221; &#8220;Menurut cerita tutur yang diwariskan secara turun-temurun, nama &#8220;Gerendeng&#8221; menyimpan kisah perjuangan prajurit Priyangan dalam melawan penjajah. Wilayah ini diyakini dahulunya dikelilingi &#8220;pagar endeng&#8221;\u2014pagar pertahanan bambu\u2014yang seiring berjalannya waktu berubah [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/07\/24\/kisah-di-balik-nama-gerendeng-kampung-tua-penyatu-kota-tangerang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-24T15:44:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-07-24T15:45:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/bank-foto-fe2c3UBG6Spe2vt3Bw1F1783763046.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"405\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Andreas\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Andreas\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\",\"name\":\"Berita Daerah\",\"description\":\"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/07\/24\/kisah-di-balik-nama-gerendeng-kampung-tua-penyatu-kota-tangerang\/\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/07\/24\/kisah-di-balik-nama-gerendeng-kampung-tua-penyatu-kota-tangerang\/\",\"name\":\"Kisah di Balik Nama Gerendeng, Kampung Tua Penyatu Kota Tangerang - Berita Daerah\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\"},\"datePublished\":\"2026-07-24T15:44:56+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-24T15:45:32+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/1bf75e209d2da9b494c6773d985e5f3d\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/07\/24\/kisah-di-balik-nama-gerendeng-kampung-tua-penyatu-kota-tangerang\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/07\/24\/kisah-di-balik-nama-gerendeng-kampung-tua-penyatu-kota-tangerang\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/07\/24\/kisah-di-balik-nama-gerendeng-kampung-tua-penyatu-kota-tangerang\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kisah di Balik Nama Gerendeng, Kampung Tua Penyatu Kota Tangerang\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/1bf75e209d2da9b494c6773d985e5f3d\",\"name\":\"Andreas\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/andre.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/andre.jpg\",\"caption\":\"Andreas\"},\"description\":\"Editor\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/andreas\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kisah di Balik Nama Gerendeng, Kampung Tua Penyatu Kota Tangerang - Berita Daerah","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/07\/24\/kisah-di-balik-nama-gerendeng-kampung-tua-penyatu-kota-tangerang\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kisah di Balik Nama Gerendeng, Kampung Tua Penyatu Kota Tangerang - Berita Daerah","og_description":"(Beritadaerah-Tangerang) &#8220;Kampung Gerendeng dipercaya telah berdiri sejak awal pembentukan Tangerang, menjadi bagian dari keunikan sejarah kota yang berkaitan erat dengan asal muasal penamaan kampung-kampungnya.&#8221;Berdasarkan karya Burhanudin yang berjudul Melacak Asal Muasal Kampung di Kota Tangerang, keberadaan Kampung Gerendeng telah teridentifikasi sejak tahun 1407, mendahului masa penjajahan Belanda di wilayah Tangerang.&#8221; &#8220;Menurut cerita tutur yang diwariskan secara turun-temurun, nama &#8220;Gerendeng&#8221; menyimpan kisah perjuangan prajurit Priyangan dalam melawan penjajah. Wilayah ini diyakini dahulunya dikelilingi &#8220;pagar endeng&#8221;\u2014pagar pertahanan bambu\u2014yang seiring berjalannya waktu berubah [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/07\/24\/kisah-di-balik-nama-gerendeng-kampung-tua-penyatu-kota-tangerang\/","og_site_name":"Berita Daerah","article_published_time":"2026-07-24T15:44:56+00:00","article_modified_time":"2026-07-24T15:45:32+00:00","og_image":[{"width":720,"height":405,"url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/bank-foto-fe2c3UBG6Spe2vt3Bw1F1783763046.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Andreas","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Andreas","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/","name":"Berita Daerah","description":"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/07\/24\/kisah-di-balik-nama-gerendeng-kampung-tua-penyatu-kota-tangerang\/","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/07\/24\/kisah-di-balik-nama-gerendeng-kampung-tua-penyatu-kota-tangerang\/","name":"Kisah di Balik Nama Gerendeng, Kampung Tua Penyatu Kota Tangerang - Berita Daerah","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website"},"datePublished":"2026-07-24T15:44:56+00:00","dateModified":"2026-07-24T15:45:32+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/1bf75e209d2da9b494c6773d985e5f3d"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/07\/24\/kisah-di-balik-nama-gerendeng-kampung-tua-penyatu-kota-tangerang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/07\/24\/kisah-di-balik-nama-gerendeng-kampung-tua-penyatu-kota-tangerang\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/07\/24\/kisah-di-balik-nama-gerendeng-kampung-tua-penyatu-kota-tangerang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kisah di Balik Nama Gerendeng, Kampung Tua Penyatu Kota Tangerang"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/1bf75e209d2da9b494c6773d985e5f3d","name":"Andreas","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/andre.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/andre.jpg","caption":"Andreas"},"description":"Editor","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/andreas\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/375415"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/11"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=375415"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/375415\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":375417,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/375415\/revisions\/375417"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/375414"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=375415"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=375415"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=375415"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}