{"id":373113,"date":"2026-06-02T08:25:31","date_gmt":"2026-06-02T01:25:31","guid":{"rendered":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?p=373113"},"modified":"2026-06-02T08:41:37","modified_gmt":"2026-06-02T01:41:37","slug":"manokwari-kota-injil-di-antara-gunung-dan-laut","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/06\/02\/manokwari-kota-injil-di-antara-gunung-dan-laut\/","title":{"rendered":"Manokwari Kota Injil di Antara Gunung dan Laut"},"content":{"rendered":"<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">(Beritadaerah-Kolom) Perjalanan saya menuju Manokwari dimulai pada Minggu malam, 24 Mei 2026. Saya berangkat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta, menggunakan penerbangan Lion Air. Pesawat lepas landas pukul 22.00 WIB dari Terminal 1B dengan tujuan pertama Makassar.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Penerbangan malam itu berlangsung lancar. Dari balik jendela pesawat, lampu-lampu Jakarta perlahan menghilang, berganti dengan hamparan gelap langit malam di atas Laut Jawa. Setelah menempuh perjalanan sekitar dua jam dua puluh lima menit, pesawat mendarat di Bandara Internasional Hasanuddin, Makassar, pada pukul 01.25 WITA, Senin, 25 Mei 2026.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Saya kemudian menunggu sekitar satu jam lima belas menit di terminal domestik Bandara Hasanuddin sebelum melanjutkan perjalanan ke Papua. Suasana bandara yang masih relatif sepi pada dini hari membuat waktu transit terasa cukup nyaman. Beberapa penumpang tampak beristirahat di ruang tunggu, sementara yang lain memanfaatkan waktu untuk menikmati secangkir kopi sebelum penerbangan berikutnya.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Pada pukul 02.40 WITA, saya kembali naik pesawat Lion Air untuk melanjutkan perjalanan ke timur Indonesia. Dalam rute ini pesawat singgah terlebih dahulu di Sorong sebelum melanjutkan penerbangan menuju Manokwari. Menjelang pagi, pemandangan dari jendela mulai berubah. Laut biru yang luas, gugusan pulau-pulau kecil, serta garis pantai Papua Barat terlihat jelas ketika matahari mulai terbit di ufuk timur.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Pesawat sempat berhenti sekitar 45 menit di Bandara Domine Eduard Osok, Sorong. Bandara ini menjadi salah satu gerbang utama menuju wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya. Setelah proses transit singkat, perjalanan kembali dilanjutkan menuju tujuan akhir.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Akhirnya, pada pukul 07.40 WIT, saya tiba di Bandara Rendani, Manokwari. Udara pagi yang segar langsung terasa begitu keluar dari pesawat. Dari area bandara terlihat perbukitan hijau yang mengelilingi kota, menghadirkan kesan pertama yang berbeda dibandingkan hiruk-pikuk kota besar yang saya tinggalkan sehari sebelumnya.<\/p>\n<p><img class=\"aligncenter wp-image-373124 size-full\" src=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/photo_2026-06-02-08.29.31.jpeg\" alt=\"Manokwari Bandara\" width=\"1280\" height=\"576\" srcset=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/photo_2026-06-02-08.29.31.jpeg 1280w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/photo_2026-06-02-08.29.31-300x135.jpeg 300w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/photo_2026-06-02-08.29.31-1024x461.jpeg 1024w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/photo_2026-06-02-08.29.31-768x346.jpeg 768w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/photo_2026-06-02-08.29.31-750x338.jpeg 750w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/photo_2026-06-02-08.29.31-1200x540.jpeg 1200w\" sizes=\"(max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perjalanan dari Jakarta menuju Manokwari memang cukup panjang dan membutuhkan beberapa kali transit. Namun pengalaman melintasi sebagian besar wilayah Indonesia, dari Pulau Jawa, Sulawesi, hingga Papua, memberikan kesan tersendiri. Setibanya di Manokwari, rasa lelah selama perjalanan seolah terbayar oleh pemandangan alam yang indah dan suasana kota yang tenang. Kota ini menjadi titik awal petualangan saya untuk mengenal lebih dekat keindahan Papua Barat serta kekayaan budaya dan alam yang dimilikinya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"0\" data-end=\"376\">Setelah keluar dari Bandara Rendani, saya dijemput oleh seorang kawan yang telah lama tinggal di Manokwari. Dari bandara, perjalanan menuju rumahnya tidak memakan waktu terlalu lama. Rumah tersebut berada tidak jauh dari Lapangan Borarsi, salah satu ruang publik yang cukup dikenal di Manokwari dan sering menjadi tempat masyarakat berolahraga maupun berkumpul pada sore hari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"378\" data-end=\"826\">Sesampainya di rumah, saya memilih beristirahat sejenak setelah menempuh perjalanan semalaman dari Jakarta. Meski tubuh terasa lelah, rasa penasaran terhadap suasana Manokwari membuat saya beberapa kali keluar rumah untuk melihat lingkungan sekitar. Kesan pertama yang saya rasakan adalah suasana kota yang relatif tenang. Jalanan tidak seramai kota-kota besar di Pulau Jawa, sementara udara terasa lebih segar dengan hembusan angin dari arah laut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"828\" data-end=\"1260\">Pada sore hari, saya berjalan kaki menuju kawasan Lapangan Borarsi. Lapangan yang luas itu menjadi pusat aktivitas warga. Anak-anak bermain sepak bola, para remaja berolahraga, sementara sejumlah keluarga menikmati waktu bersama di ruang terbuka tersebut. Di beberapa sudut, pedagang kaki lima menjajakan berbagai makanan dan minuman. Suasana yang sederhana namun hangat membuat saya merasa cepat beradaptasi dengan lingkungan baru.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1262\" data-end=\"1619\">Dari kawasan lapangan, saya juga dapat melihat aktivitas masyarakat yang berlangsung dengan santai. Tidak ada kesan terburu-buru seperti yang sering ditemui di kota metropolitan. Banyak warga saling menyapa dan berbincang di pinggir jalan. Kehangatan masyarakat lokal menjadi salah satu hal yang langsung saya rasakan sejak hari pertama berada di Manokwari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1621\" data-end=\"2054\">Malam harinya, saya dan kawan saya berbincang cukup lama mengenai kehidupan di Papua Barat. Ia bercerita tentang perkembangan kota Manokwari, tempat-tempat menarik yang layak dikunjungi, hingga berbagai cerita mengenai budaya masyarakat setempat. Dari percakapan itu, saya semakin memahami bahwa Manokwari bukan hanya pusat pemerintahan Papua Barat, tetapi juga kota yang memiliki sejarah panjang serta kekayaan alam yang luar biasa.<\/p>\n<p data-start=\"1621\" data-end=\"2054\"><img class=\"aligncenter wp-image-373123 size-full\" src=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/photo_2026-06-02-08.29.36.jpeg\" alt=\"Manokwari Lapangan Borasi\" width=\"1280\" height=\"576\" srcset=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/photo_2026-06-02-08.29.36.jpeg 1280w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/photo_2026-06-02-08.29.36-300x135.jpeg 300w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/photo_2026-06-02-08.29.36-1024x461.jpeg 1024w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/photo_2026-06-02-08.29.36-768x346.jpeg 768w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/photo_2026-06-02-08.29.36-750x338.jpeg 750w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/photo_2026-06-02-08.29.36-1200x540.jpeg 1200w\" sizes=\"(max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2056\" data-end=\"2516\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Tinggal di rumah kawan yang lokasinya dekat Lapangan Borarsi memberikan keuntungan tersendiri. Selain mudah menjangkau berbagai fasilitas kota, saya juga dapat merasakan kehidupan masyarakat Manokwari secara lebih dekat. Dari rumah itu, perjalanan saya untuk mengenal Papua Barat pun dimulai, dengan harapan dapat melihat lebih banyak keindahan alam, budaya, dan kehidupan masyarakat yang selama ini hanya saya dengar dari cerita dan baca dari berbagai sumber.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"0\" data-end=\"276\">Keesokan harinya, saya bangun lebih pagi untuk menikmati suasana Manokwari yang masih tenang. Udara pagi terasa sejuk dengan langit yang cerah. Setelah bersiap-siap, saya diajak oleh kawan saya untuk sarapan di Mansinam Beach Hotel yang berada di kawasan pesisir Teluk Doreri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"278\" data-end=\"625\">Perjalanan menuju hotel tidak memakan waktu lama. Sepanjang perjalanan, saya dapat melihat aktivitas warga yang mulai berlangsung. Beberapa orang berolahraga di pinggir jalan, sementara nelayan terlihat kembali dari laut dengan hasil tangkapan mereka. Pemandangan laut yang membentang di sisi jalan membuat perjalanan pagi itu terasa menyenangkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"627\" data-end=\"1019\">Sesampainya di Mansinam Beach Hotel, hal pertama yang menarik perhatian saya adalah lokasinya yang langsung menghadap ke laut. Dari area restoran, terlihat hamparan air biru Teluk Doreri yang tenang. Di kejauhan tampak Pulau Mansinam, pulau bersejarah yang dikenal sebagai tempat pertama masuknya agama Kristen ke Tanah Papua. Pemandangan tersebut menjadi latar yang indah untuk memulai hari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1021\" data-end=\"1327\">Saya memilih menikmati sarapan sambil duduk di dekat jendela yang menghadap ke laut. Sambil menikmati hidangan pagi, saya sesekali memandang ke arah teluk dan perahu-perahu kecil yang melintas. Suasana yang tenang membuat waktu berjalan terasa lebih lambat dibandingkan rutinitas sehari-hari di kota besar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1329\" data-end=\"1628\">Bagi saya, pengalaman sarapan di Mansinam Beach Hotel bukan hanya soal makanan, melainkan juga kesempatan menikmati salah satu panorama terbaik yang dimiliki Manokwari. Kombinasi antara laut, perbukitan hijau, dan udara pagi yang segar menciptakan suasana yang sulit ditemukan di banyak tempat lain.<\/p>\n<p data-start=\"1329\" data-end=\"1628\"><img class=\"aligncenter wp-image-373126 size-full\" src=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Mansinam-Beach.jpeg\" alt=\"Manokwari Mansinam Beach\" width=\"1280\" height=\"576\" srcset=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Mansinam-Beach.jpeg 1280w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Mansinam-Beach-300x135.jpeg 300w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Mansinam-Beach-1024x461.jpeg 1024w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Mansinam-Beach-768x346.jpeg 768w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Mansinam-Beach-750x338.jpeg 750w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Mansinam-Beach-1200x540.jpeg 1200w\" sizes=\"(max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1630\" data-end=\"1979\">Setelah selesai sarapan, saya menyempatkan diri berjalan-jalan di sekitar area hotel. Dari beberapa titik terlihat jelas garis pantai yang melengkung mengelilingi Teluk Doreri. Ombak kecil sesekali menyapu bibir pantai, sementara angin laut berembus pelan. Saya mengabadikan beberapa foto sebagai kenang-kenangan sebelum melanjutkan agenda hari itu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1981\" data-end=\"2413\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Pagi di Mansinam Beach Hotel menjadi salah satu momen yang paling berkesan selama hari-hari awal saya di Manokwari. Dari tempat itu saya mulai memahami mengapa banyak orang yang pernah berkunjung ke Papua selalu bercerita tentang keindahan alamnya. Keindahan tersebut tidak hanya terlihat dalam bentang alam yang megah, tetapi juga hadir dalam kesederhanaan suasana sehari-hari yang membuat siapa pun merasa lebih dekat dengan alam.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Beritadaerah-Kolom) Perjalanan saya menuju Manokwari dimulai pada Minggu malam, 24 Mei 2026. Saya berangkat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta, menggunakan penerbangan Lion Air. Pesawat lepas landas pukul 22.00 WIB dari Terminal 1B dengan tujuan pertama Makassar. Penerbangan malam itu berlangsung lancar. Dari balik jendela pesawat, lampu-lampu Jakarta perlahan menghilang, berganti dengan hamparan gelap langit malam di atas Laut Jawa. Setelah menempuh perjalanan sekitar dua jam dua puluh lima menit, pesawat mendarat di Bandara Internasional Hasanuddin, Makassar, pada pukul 01.25 WITA, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":373125,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":""},"categories":[6,8],"tags":[2794],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Manokwari Kota Injil di Antara Gunung dan Laut - Berita Daerah<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/06\/02\/manokwari-kota-injil-di-antara-gunung-dan-laut\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Manokwari Kota Injil di Antara Gunung dan Laut - Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Beritadaerah-Kolom) Perjalanan saya menuju Manokwari dimulai pada Minggu malam, 24 Mei 2026. Saya berangkat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta, menggunakan penerbangan Lion Air. Pesawat lepas landas pukul 22.00 WIB dari Terminal 1B dengan tujuan pertama Makassar. Penerbangan malam itu berlangsung lancar. Dari balik jendela pesawat, lampu-lampu Jakarta perlahan menghilang, berganti dengan hamparan gelap langit malam di atas Laut Jawa. Setelah menempuh perjalanan sekitar dua jam dua puluh lima menit, pesawat mendarat di Bandara Internasional Hasanuddin, Makassar, pada pukul 01.25 WITA, [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/06\/02\/manokwari-kota-injil-di-antara-gunung-dan-laut\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-06-02T01:25:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-06-02T01:41:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/photo_2026-06-02-08.29.24.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"576\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Fadjar Ari Dewanto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Fadjar Ari Dewanto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\",\"name\":\"Berita Daerah\",\"description\":\"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/06\/02\/manokwari-kota-injil-di-antara-gunung-dan-laut\/\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/06\/02\/manokwari-kota-injil-di-antara-gunung-dan-laut\/\",\"name\":\"Manokwari Kota Injil di Antara Gunung dan Laut - Berita Daerah\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\"},\"datePublished\":\"2026-06-02T01:25:31+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-02T01:41:37+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/85ed2f5492b68a7b853f8eb53fbab73b\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/06\/02\/manokwari-kota-injil-di-antara-gunung-dan-laut\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/06\/02\/manokwari-kota-injil-di-antara-gunung-dan-laut\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/06\/02\/manokwari-kota-injil-di-antara-gunung-dan-laut\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Manokwari Kota Injil di Antara Gunung dan Laut\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/85ed2f5492b68a7b853f8eb53fbab73b\",\"name\":\"Fadjar Ari Dewanto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/551e2d24aaf1f2eac4a2857f7d83b8bd?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/551e2d24aaf1f2eac4a2857f7d83b8bd?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Fadjar Ari Dewanto\"},\"description\":\"Editor in Chief Vibiz Media Network, Coordinating Partner of Business Advisory Vibiz Consulting.\",\"sameAs\":[\"http:\/\/www.beritadaerah.co.id\"],\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/fajar-ari-dewanto\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Manokwari Kota Injil di Antara Gunung dan Laut - Berita Daerah","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/06\/02\/manokwari-kota-injil-di-antara-gunung-dan-laut\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Manokwari Kota Injil di Antara Gunung dan Laut - Berita Daerah","og_description":"(Beritadaerah-Kolom) Perjalanan saya menuju Manokwari dimulai pada Minggu malam, 24 Mei 2026. Saya berangkat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta, menggunakan penerbangan Lion Air. Pesawat lepas landas pukul 22.00 WIB dari Terminal 1B dengan tujuan pertama Makassar. Penerbangan malam itu berlangsung lancar. Dari balik jendela pesawat, lampu-lampu Jakarta perlahan menghilang, berganti dengan hamparan gelap langit malam di atas Laut Jawa. Setelah menempuh perjalanan sekitar dua jam dua puluh lima menit, pesawat mendarat di Bandara Internasional Hasanuddin, Makassar, pada pukul 01.25 WITA, [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/06\/02\/manokwari-kota-injil-di-antara-gunung-dan-laut\/","og_site_name":"Berita Daerah","article_published_time":"2026-06-02T01:25:31+00:00","article_modified_time":"2026-06-02T01:41:37+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":576,"url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/photo_2026-06-02-08.29.24.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Fadjar Ari Dewanto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Fadjar Ari Dewanto","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/","name":"Berita Daerah","description":"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/06\/02\/manokwari-kota-injil-di-antara-gunung-dan-laut\/","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/06\/02\/manokwari-kota-injil-di-antara-gunung-dan-laut\/","name":"Manokwari Kota Injil di Antara Gunung dan Laut - Berita Daerah","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website"},"datePublished":"2026-06-02T01:25:31+00:00","dateModified":"2026-06-02T01:41:37+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/85ed2f5492b68a7b853f8eb53fbab73b"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/06\/02\/manokwari-kota-injil-di-antara-gunung-dan-laut\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/06\/02\/manokwari-kota-injil-di-antara-gunung-dan-laut\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/06\/02\/manokwari-kota-injil-di-antara-gunung-dan-laut\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Manokwari Kota Injil di Antara Gunung dan Laut"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/85ed2f5492b68a7b853f8eb53fbab73b","name":"Fadjar Ari Dewanto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/551e2d24aaf1f2eac4a2857f7d83b8bd?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/551e2d24aaf1f2eac4a2857f7d83b8bd?s=96&d=mm&r=g","caption":"Fadjar Ari Dewanto"},"description":"Editor in Chief Vibiz Media Network, Coordinating Partner of Business Advisory Vibiz Consulting.","sameAs":["http:\/\/www.beritadaerah.co.id"],"url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/fajar-ari-dewanto\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/373113"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=373113"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/373113\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":373130,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/373113\/revisions\/373130"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/373125"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=373113"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=373113"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=373113"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}