{"id":372726,"date":"2026-05-19T13:07:03","date_gmt":"2026-05-19T06:07:03","guid":{"rendered":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?p=372726"},"modified":"2026-05-19T16:31:03","modified_gmt":"2026-05-19T09:31:03","slug":"indonesia-justru-surplus-berkat-kerja-keras-kementerian-pertanian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/19\/indonesia-justru-surplus-berkat-kerja-keras-kementerian-pertanian\/","title":{"rendered":"Indonesia Justru Surplus Berkat Kerja Keras Kementerian Pertanian"},"content":{"rendered":"<p>(Beritadaerah-Tuban) Di tengah dunia yang menghadapi krisis pangan dan energi, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Indonesia justru menunjukkan capaian positif dengan meningkatnya produksi pangan nasional dan menguatnya swasembada. Hal tersetut disampaikan Presiden Prabowo s<span class=\"s1\">aat menghadiri Panen Raya Jagung Serentak dan Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri di Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16\/5).\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Presiden Prabowo menegaskan bahwa pangan merupakan fondasi utama ketahanan dan keberlangsungan sebuah negara.<\/p>\n<p><span class=\"s1\">\u201cTidak mungkin suatu negara bertahan tanpa produksi pangan yang lancar, aman, dan berkesinambungan. Bukan sekali panen bagus, besok tidak bagus,\u201d kata Presiden Prabowo.<\/span><\/p>\n<p><span class=\"s1\">Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang terlibat dalam penguatan sektor pangan nasional, khususnya tim pertanian yang dipimpin Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">\u201cSaya terima kasih tim pertanian, tim pangan saya sangat baik, sangat kuat dipimpin Menteri Pertanian, Wakil Menteri Pertanian, Kepala Badan, Bulog, Agrinas, semuanya, dan didukung Panglima TNI serta Kapolri dan jajarannya,\u201d ucapnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Presiden Prabowo bahkan secara khusus memuji percepatan capaian swasembada pangan nasional yang dinilainya melampaui target pemerintah. \u201cDi sini saya kira adalah karena leadership kepemimpinan. Kalau bagus, kita akui bagus. Kalau baik kita akui baik. Dan dalam organisasi, kalau organisasi baik berarti pemimpinnya baik. Menteri Pertanian saya kasih target 4 tahun (swasembada pangan), ternyata satu tahun bisa,\u201d ujar Presiden disambut tepuk tangan peserta.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Menurut Presiden Prabowo, keberhasilan sektor pangan menjadi sangat strategis di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian. Ia menyebut banyak negara kini menghadapi tekanan akibat krisis energi, gangguan rantai pasok, hingga ancaman pangan dunia. Oleh karena itu, Indonesia harus memperkuat kedaulatan pangan melalui peningkatan produksi, inovasi, dan hilirisasi pertanian.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Selain itu, Presiden Prabowo menilai keberhasilan menjaga pangan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen bangsa mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, BUMN, penyuluh, hingga petani dan kelompok tani di lapangan.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">\u201cMasalah swasembada pangan ini tidak mungkin kita capai tanpa dukungan semua pihak. Dari para gubernur, para bupati, camat, kepala desa, para gapoktan, dari Perum BUMN yang mendukung, Pupuk Indonesia, yang menghasilkan benih, juga semua BUMN yang mendukung, dan akhirnya TNI dan Polri di tingkat lapangan,\u201d ungkapnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Presiden Prabowo juga menceritakan kedekatan emosionalnya dengan petani sejak masih aktif di militer. Menurutnya, pengalaman di lapangan membuat dirinya memahami bahwa pangan adalah penentu utama keberhasilan sebuah negara.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">\u201cPara petani dan nelayan adalah produsen makan untuk seluruh bangsa dan negara. Karena itu siapa pun yang ingin negara ini kuat harus fokus pada pangan,\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Sebagaimana diketahui, di bawah kepemimpinan Mentan Amran, sektor pertanian nasional dalam setahun terakhir mencatat lonjakan produksi di sejumlah komoditas strategis. Produksi beras nasional meningkat signifikan sebesar 34,69 juta ton di tahun 2025, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) menembus level tertinggi hingga 5,3 juta ton, sementara produksi jagung terus diperkuat untuk mendukung ketahanan pangan dan pakan nasional. Kondisi tersebut membuat Indonesia berada pada posisi yang lebih kuat di tengah banyak negara yang masih menghadapi tekanan pangan global.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Pemerintah juga terus mempercepat berbagai langkah strategis mulai dari optimalisasi lahan, percepatan tanam, modernisasi pertanian, distribusi pupuk, penguatan benih unggul, hingga hilirisasi komoditas pangan. Upaya tersebut diperkuat dengan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan TNI-Polri, pemerintah daerah, BUMN pangan, penyuluh, dan petani di seluruh Indonesia. <\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Di tengah ketidakpastian global, Indonesia kini tidak hanya mampu menjaga ketersediaan pangan dalam negeri, tetapi juga mulai menunjukkan diri sebagai kekuatan pangan baru dunia. Presiden Prabowo menegaskan, keberhasilan tersebut harus terus dijaga dengan kerja keras, inovasi, dan keberpihakan penuh kepada petani sebagai garda terdepan ketahanan nasional.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Beritadaerah-Tuban) Di tengah dunia yang menghadapi krisis pangan dan energi, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Indonesia justru menunjukkan capaian positif dengan meningkatnya produksi pangan nasional dan menguatnya swasembada. Hal tersetut disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri Panen Raya Jagung Serentak dan Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri di Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16\/5).\u00a0 Presiden Prabowo menegaskan bahwa pangan merupakan fondasi utama ketahanan dan keberlangsungan sebuah negara. \u201cTidak mungkin suatu negara bertahan tanpa produksi pangan yang lancar, aman, dan berkesinambungan. Bukan sekali [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":372727,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":""},"categories":[93,37],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Indonesia Justru Surplus Berkat Kerja Keras Kementerian Pertanian - Berita Daerah<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/19\/indonesia-justru-surplus-berkat-kerja-keras-kementerian-pertanian\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Indonesia Justru Surplus Berkat Kerja Keras Kementerian Pertanian - Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Beritadaerah-Tuban) Di tengah dunia yang menghadapi krisis pangan dan energi, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Indonesia justru menunjukkan capaian positif dengan meningkatnya produksi pangan nasional dan menguatnya swasembada. Hal tersetut disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri Panen Raya Jagung Serentak dan Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri di Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16\/5).\u00a0 Presiden Prabowo menegaskan bahwa pangan merupakan fondasi utama ketahanan dan keberlangsungan sebuah negara. \u201cTidak mungkin suatu negara bertahan tanpa produksi pangan yang lancar, aman, dan berkesinambungan. Bukan sekali [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/19\/indonesia-justru-surplus-berkat-kerja-keras-kementerian-pertanian\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-05-19T06:07:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-05-19T09:31:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/img_viewer-27.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"479\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Handi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Handi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\",\"name\":\"Berita Daerah\",\"description\":\"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/19\/indonesia-justru-surplus-berkat-kerja-keras-kementerian-pertanian\/\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/19\/indonesia-justru-surplus-berkat-kerja-keras-kementerian-pertanian\/\",\"name\":\"Indonesia Justru Surplus Berkat Kerja Keras Kementerian Pertanian - Berita Daerah\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\"},\"datePublished\":\"2026-05-19T06:07:03+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-19T09:31:03+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/d2bbd006fc6beacb04826f63b933c420\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/19\/indonesia-justru-surplus-berkat-kerja-keras-kementerian-pertanian\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/19\/indonesia-justru-surplus-berkat-kerja-keras-kementerian-pertanian\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/19\/indonesia-justru-surplus-berkat-kerja-keras-kementerian-pertanian\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Indonesia Justru Surplus Berkat Kerja Keras Kementerian Pertanian\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/d2bbd006fc6beacb04826f63b933c420\",\"name\":\"Handi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-08-05-at-13.39.57.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-08-05-at-13.39.57.jpeg\",\"caption\":\"Handi\"},\"description\":\"Editor in beritadaerah.co.id, Consultant at LEPMIDA (Lembaga Pengembangan Manajemen dan Investasi Daerah).\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/handi\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Indonesia Justru Surplus Berkat Kerja Keras Kementerian Pertanian - Berita Daerah","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/19\/indonesia-justru-surplus-berkat-kerja-keras-kementerian-pertanian\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Indonesia Justru Surplus Berkat Kerja Keras Kementerian Pertanian - Berita Daerah","og_description":"(Beritadaerah-Tuban) Di tengah dunia yang menghadapi krisis pangan dan energi, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Indonesia justru menunjukkan capaian positif dengan meningkatnya produksi pangan nasional dan menguatnya swasembada. Hal tersetut disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri Panen Raya Jagung Serentak dan Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri di Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16\/5).\u00a0 Presiden Prabowo menegaskan bahwa pangan merupakan fondasi utama ketahanan dan keberlangsungan sebuah negara. \u201cTidak mungkin suatu negara bertahan tanpa produksi pangan yang lancar, aman, dan berkesinambungan. Bukan sekali [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/19\/indonesia-justru-surplus-berkat-kerja-keras-kementerian-pertanian\/","og_site_name":"Berita Daerah","article_published_time":"2026-05-19T06:07:03+00:00","article_modified_time":"2026-05-19T09:31:03+00:00","og_image":[{"width":720,"height":479,"url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/img_viewer-27.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Handi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Handi","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/","name":"Berita Daerah","description":"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/19\/indonesia-justru-surplus-berkat-kerja-keras-kementerian-pertanian\/","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/19\/indonesia-justru-surplus-berkat-kerja-keras-kementerian-pertanian\/","name":"Indonesia Justru Surplus Berkat Kerja Keras Kementerian Pertanian - Berita Daerah","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website"},"datePublished":"2026-05-19T06:07:03+00:00","dateModified":"2026-05-19T09:31:03+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/d2bbd006fc6beacb04826f63b933c420"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/19\/indonesia-justru-surplus-berkat-kerja-keras-kementerian-pertanian\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/19\/indonesia-justru-surplus-berkat-kerja-keras-kementerian-pertanian\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/19\/indonesia-justru-surplus-berkat-kerja-keras-kementerian-pertanian\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Indonesia Justru Surplus Berkat Kerja Keras Kementerian Pertanian"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/d2bbd006fc6beacb04826f63b933c420","name":"Handi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-08-05-at-13.39.57.jpeg","contentUrl":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-08-05-at-13.39.57.jpeg","caption":"Handi"},"description":"Editor in beritadaerah.co.id, Consultant at LEPMIDA (Lembaga Pengembangan Manajemen dan Investasi Daerah).","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/handi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/372726"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=372726"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/372726\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":372729,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/372726\/revisions\/372729"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/372727"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=372726"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=372726"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=372726"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}