{"id":372582,"date":"2026-05-16T10:39:10","date_gmt":"2026-05-16T03:39:10","guid":{"rendered":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?p=372582"},"modified":"2026-05-16T10:39:10","modified_gmt":"2026-05-16T03:39:10","slug":"budidaya-alpukat-organik-buka-peluang-ekonomi-berkelanjutan-bagi-warga-pesalakan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/16\/budidaya-alpukat-organik-buka-peluang-ekonomi-berkelanjutan-bagi-warga-pesalakan\/","title":{"rendered":"Budidaya Alpukat Organik Buka Peluang Ekonomi Berkelanjutan bagi Warga Pesalakan"},"content":{"rendered":"<p>(Berita Daerah-Batang) Sejumlah mahasiswa mata kuliah Budidaya Tanaman Organik Universitas Diponegoro Kampus Batang menggelar praktikum tanaman budidaya alpukat, di Desa Pesalakan, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Kamis (14\/5\/2026).<\/p>\n<p>Tujuannya untuk mengenalkan secara langsung penerapan budidaya alpukat organik sebagai salah satu bentuk pertanian berkelanjutan yang mampu meningkatkan ekonomi masyarakat desa. Kegiatan berupa kunjungan edukatif ke lahan budidaya alpukat organik milik Taswanto, Ketua Kelompok Tani Harapan. Mahasiswa mempelajari teknik budidaya, pengelolaan lahan, penanganan pascapanen, hingga strategi pemasaran hasil pertanian organik.<\/p>\n<p>Peserta kegiatan adalah mahasiswa praktikum Budidaya Tanaman Organik Undip Kampus Batang. Narasumber utama adalah Kepala Dusun Desa Pesalakan Taswanto sekaligus petani pengembang alpukat organik sejak 2017. Praktikum dilaksanakan di kebun alpukat organik milik Taswanto di Desa Pesalakan seluas lahan sekitar 1.700 meter persegi.<\/p>\n<p>Kepala Dusun Desa Pesalakan Taswanto mengatakan, kunjungan dilakukan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai praktik pertanian organik serta mengenalkan potensi usaha hortikultura yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi tinggi.<\/p>\n<p>\u201cBudidaya alpukat organik tersebut juga telah memperoleh sertifikasi dari INOFICE serta mendapatkan dukungan kerja sama dari Dinas Pertanian Kabupaten Batang. Sertifikasi ini menjadi bukti pengakuan terhadap kualitas produk serta penerapan metode budidaya organik yang dilakukan,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Taswanto juga berpesan kepada generasi muda agar tidak ragu menekuni bidang pertanian.<\/p>\n<p>\u201cJangan malu menjadi petani. Pertanian merupakan inti kehidupan dan memiliki peran sangat penting bagi keberlangsungan masyarakat. Generasi muda diharapkan dapat melanjutkan dan mengembangkan pertanian ke depan,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Kegiatan praktikum lapangan ini menjadi salah satu upaya penguatan pendidikan berbasis praktik yang dilakukan Universitas Diponegoro Kampus Batang, sekaligus mendorong pengembangan pertanian organik sebagai model usaha tani yang berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi maupun lingkungan bagi masyarakat pedesaan.<\/p>\n<p>Mahasiswa peserta praktikum mengaku mendapatkan wawasan baru dari kegiatan tersebut. Salah satu peserta, Anam, menilai budidaya alpukat organik memiliki prospek usaha yang baik.<\/p>\n<p>\u201cBudidaya tanaman organik hortikultura, khususnya alpukat, ternyata menjanjikan jika dikelola dengan baik. Bahkan dapat dipasarkan ke luar daerah, sehingga membuat kami tertarik untuk mencobanya,\u201d ujar dia.<\/p>\n<p>Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat memahami pentingnya pertanian berkelanjutan, sekaligus mendorong regenerasi petani muda yang mampu mengembangkan sektor pertanian modern berbasis ramah lingkungan. (<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Berita Daerah-Batang) Sejumlah mahasiswa mata kuliah Budidaya Tanaman Organik Universitas Diponegoro Kampus Batang menggelar praktikum tanaman budidaya alpukat, di Desa Pesalakan, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Kamis (14\/5\/2026). Tujuannya untuk mengenalkan secara langsung penerapan budidaya alpukat organik sebagai salah satu bentuk pertanian berkelanjutan yang mampu meningkatkan ekonomi masyarakat desa. Kegiatan berupa kunjungan edukatif ke lahan budidaya alpukat organik milik Taswanto, Ketua Kelompok Tani Harapan. Mahasiswa mempelajari teknik budidaya, pengelolaan lahan, penanganan pascapanen, hingga strategi pemasaran hasil pertanian organik. Peserta kegiatan adalah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":17,"featured_media":372585,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":""},"categories":[3,93,41,176],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Budidaya Alpukat Organik Buka Peluang Ekonomi Berkelanjutan bagi Warga Pesalakan - Berita Daerah<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/16\/budidaya-alpukat-organik-buka-peluang-ekonomi-berkelanjutan-bagi-warga-pesalakan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Budidaya Alpukat Organik Buka Peluang Ekonomi Berkelanjutan bagi Warga Pesalakan - Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Berita Daerah-Batang) Sejumlah mahasiswa mata kuliah Budidaya Tanaman Organik Universitas Diponegoro Kampus Batang menggelar praktikum tanaman budidaya alpukat, di Desa Pesalakan, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Kamis (14\/5\/2026). Tujuannya untuk mengenalkan secara langsung penerapan budidaya alpukat organik sebagai salah satu bentuk pertanian berkelanjutan yang mampu meningkatkan ekonomi masyarakat desa. Kegiatan berupa kunjungan edukatif ke lahan budidaya alpukat organik milik Taswanto, Ketua Kelompok Tani Harapan. Mahasiswa mempelajari teknik budidaya, pengelolaan lahan, penanganan pascapanen, hingga strategi pemasaran hasil pertanian organik. Peserta kegiatan adalah [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/16\/budidaya-alpukat-organik-buka-peluang-ekonomi-berkelanjutan-bagi-warga-pesalakan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-05-16T03:39:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/alpukat.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"689\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Joseph B\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Joseph B\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\",\"name\":\"Berita Daerah\",\"description\":\"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/16\/budidaya-alpukat-organik-buka-peluang-ekonomi-berkelanjutan-bagi-warga-pesalakan\/\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/16\/budidaya-alpukat-organik-buka-peluang-ekonomi-berkelanjutan-bagi-warga-pesalakan\/\",\"name\":\"Budidaya Alpukat Organik Buka Peluang Ekonomi Berkelanjutan bagi Warga Pesalakan - Berita Daerah\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\"},\"datePublished\":\"2026-05-16T03:39:10+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-16T03:39:10+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/fb85a4bd4ef3bd915c28a58fb5d48267\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/16\/budidaya-alpukat-organik-buka-peluang-ekonomi-berkelanjutan-bagi-warga-pesalakan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/16\/budidaya-alpukat-organik-buka-peluang-ekonomi-berkelanjutan-bagi-warga-pesalakan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/16\/budidaya-alpukat-organik-buka-peluang-ekonomi-berkelanjutan-bagi-warga-pesalakan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Budidaya Alpukat Organik Buka Peluang Ekonomi Berkelanjutan bagi Warga Pesalakan\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/fb85a4bd4ef3bd915c28a58fb5d48267\",\"name\":\"Joseph B\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d383b65706b9812879b4dc315e7c7676?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d383b65706b9812879b4dc315e7c7676?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Joseph B\"},\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/joey\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Budidaya Alpukat Organik Buka Peluang Ekonomi Berkelanjutan bagi Warga Pesalakan - Berita Daerah","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/16\/budidaya-alpukat-organik-buka-peluang-ekonomi-berkelanjutan-bagi-warga-pesalakan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Budidaya Alpukat Organik Buka Peluang Ekonomi Berkelanjutan bagi Warga Pesalakan - Berita Daerah","og_description":"(Berita Daerah-Batang) Sejumlah mahasiswa mata kuliah Budidaya Tanaman Organik Universitas Diponegoro Kampus Batang menggelar praktikum tanaman budidaya alpukat, di Desa Pesalakan, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Kamis (14\/5\/2026). Tujuannya untuk mengenalkan secara langsung penerapan budidaya alpukat organik sebagai salah satu bentuk pertanian berkelanjutan yang mampu meningkatkan ekonomi masyarakat desa. Kegiatan berupa kunjungan edukatif ke lahan budidaya alpukat organik milik Taswanto, Ketua Kelompok Tani Harapan. Mahasiswa mempelajari teknik budidaya, pengelolaan lahan, penanganan pascapanen, hingga strategi pemasaran hasil pertanian organik. Peserta kegiatan adalah [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/16\/budidaya-alpukat-organik-buka-peluang-ekonomi-berkelanjutan-bagi-warga-pesalakan\/","og_site_name":"Berita Daerah","article_published_time":"2026-05-16T03:39:10+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":689,"url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/alpukat.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Joseph B","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Joseph B","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/","name":"Berita Daerah","description":"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/16\/budidaya-alpukat-organik-buka-peluang-ekonomi-berkelanjutan-bagi-warga-pesalakan\/","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/16\/budidaya-alpukat-organik-buka-peluang-ekonomi-berkelanjutan-bagi-warga-pesalakan\/","name":"Budidaya Alpukat Organik Buka Peluang Ekonomi Berkelanjutan bagi Warga Pesalakan - Berita Daerah","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website"},"datePublished":"2026-05-16T03:39:10+00:00","dateModified":"2026-05-16T03:39:10+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/fb85a4bd4ef3bd915c28a58fb5d48267"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/16\/budidaya-alpukat-organik-buka-peluang-ekonomi-berkelanjutan-bagi-warga-pesalakan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/16\/budidaya-alpukat-organik-buka-peluang-ekonomi-berkelanjutan-bagi-warga-pesalakan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/16\/budidaya-alpukat-organik-buka-peluang-ekonomi-berkelanjutan-bagi-warga-pesalakan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Budidaya Alpukat Organik Buka Peluang Ekonomi Berkelanjutan bagi Warga Pesalakan"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/fb85a4bd4ef3bd915c28a58fb5d48267","name":"Joseph B","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d383b65706b9812879b4dc315e7c7676?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d383b65706b9812879b4dc315e7c7676?s=96&d=mm&r=g","caption":"Joseph B"},"url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/joey\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/372582"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/17"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=372582"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/372582\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":372586,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/372582\/revisions\/372586"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/372585"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=372582"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=372582"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=372582"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}