{"id":372341,"date":"2026-05-12T15:19:54","date_gmt":"2026-05-12T08:19:54","guid":{"rendered":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?p=372341"},"modified":"2026-05-12T15:19:54","modified_gmt":"2026-05-12T08:19:54","slug":"diplomasi-tempe-indonesia-menggema-di-komunitas-vegan-san-francisco","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/12\/diplomasi-tempe-indonesia-menggema-di-komunitas-vegan-san-francisco\/","title":{"rendered":"Diplomasi Tempe Indonesia Menggema di Komunitas Vegan San Francisco"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Beritadaerah-Nasional) Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di San Francisco terus memperkenalkan tempe sebagai bagian dari kekayaan budaya Nusantara kepada masyarakat internasional, termasuk komunitas vegan di Amerika Serikat. Upaya tersebut dilakukan untuk memperkuat pemahaman global bahwa tempe bukan hanya makanan sehari-hari, tetapi juga warisan budaya Indonesia yang memiliki nilai historis dan filosofis tinggi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Konsul Jenderal RI di San Francisco, Yohpy Ichsan Wardana, menjelaskan bahwa tempe mencerminkan perpaduan antara keanekaragaman hayati dan kearifan lokal masyarakat Indonesia yang telah berkembang sejak lama melalui tradisi fermentasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Yohpy, keberadaan tempe juga menggambarkan hubungan erat Indonesia dan Amerika Serikat. Ia menuturkan, meskipun teknik pengolahan tempe berasal dari tradisi Nusantara, sebagian bahan baku kedelai yang digunakan di Indonesia saat ini berasal dari hasil budidaya petani Amerika Serikat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sinergi tersebut dinilai menjadikan tempe sebagai simbol persahabatan kedua negara sekaligus contoh kolaborasi dalam mendukung ketahanan pangan berkelanjutan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pengenalan budaya tempe itu juga menjadi bagian dari upaya menggalang dukungan internasional terhadap proses nominasi tempe sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO. Pengakuan tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi tempe sebagai tradisi pangan sehat berbasis komunitas yang dikenal dunia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dukungan terhadap langkah itu turut datang dari Wakil Presiden San Francisco Vegan Society (SFVS), Ravinder Sehgal. Ia menilai teknik fermentasi dan pengolahan tempe layak mendapatkan apresiasi global karena memiliki nilai budaya sekaligus manfaat kesehatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai bagian dari diplomasi kuliner Indonesia, KJRI San Francisco menyelenggarakan berbagai kegiatan promosi yang diikuti sekitar 140 peserta dari kalangan anggota SFVS dan komunitas kuliner setempat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan tersebut mencakup pengenalan sejarah tempe, pelatihan pembuatan tempe secara tradisional, hingga demonstrasi memasak menu vegan berbahan dasar tempe. Acara kemudian ditutup dengan jamuan makan siang yang menyajikan aneka hidangan tempe dan makanan nabati khas Indonesia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui kegiatan itu, Indonesia berharap tempe semakin dikenal luas sebagai bagian penting dari identitas budaya nasional sekaligus pangan sehat yang mampu diterima masyarakat global.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Beritadaerah-Nasional) Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di San Francisco terus memperkenalkan tempe sebagai bagian dari kekayaan budaya Nusantara kepada masyarakat internasional, termasuk komunitas vegan di Amerika Serikat. Upaya tersebut dilakukan untuk memperkuat pemahaman global bahwa tempe bukan hanya makanan sehari-hari, tetapi juga warisan budaya Indonesia yang memiliki nilai historis dan filosofis tinggi. Konsul Jenderal RI di San Francisco, Yohpy Ichsan Wardana, menjelaskan bahwa tempe mencerminkan perpaduan antara keanekaragaman hayati dan kearifan lokal masyarakat Indonesia yang telah berkembang sejak lama melalui [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":372342,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":""},"categories":[3,93],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Diplomasi Tempe Indonesia Menggema di Komunitas Vegan San Francisco - Berita Daerah<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/12\/diplomasi-tempe-indonesia-menggema-di-komunitas-vegan-san-francisco\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Diplomasi Tempe Indonesia Menggema di Komunitas Vegan San Francisco - Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Beritadaerah-Nasional) Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di San Francisco terus memperkenalkan tempe sebagai bagian dari kekayaan budaya Nusantara kepada masyarakat internasional, termasuk komunitas vegan di Amerika Serikat. Upaya tersebut dilakukan untuk memperkuat pemahaman global bahwa tempe bukan hanya makanan sehari-hari, tetapi juga warisan budaya Indonesia yang memiliki nilai historis dan filosofis tinggi. Konsul Jenderal RI di San Francisco, Yohpy Ichsan Wardana, menjelaskan bahwa tempe mencerminkan perpaduan antara keanekaragaman hayati dan kearifan lokal masyarakat Indonesia yang telah berkembang sejak lama melalui [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/12\/diplomasi-tempe-indonesia-menggema-di-komunitas-vegan-san-francisco\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-05-12T08:19:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/BD-1720.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"479\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Endah Caratri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Endah Caratri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\",\"name\":\"Berita Daerah\",\"description\":\"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/12\/diplomasi-tempe-indonesia-menggema-di-komunitas-vegan-san-francisco\/\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/12\/diplomasi-tempe-indonesia-menggema-di-komunitas-vegan-san-francisco\/\",\"name\":\"Diplomasi Tempe Indonesia Menggema di Komunitas Vegan San Francisco - Berita Daerah\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\"},\"datePublished\":\"2026-05-12T08:19:54+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-12T08:19:54+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/7c53f9cb7be4f954ff3b5888be782c85\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/12\/diplomasi-tempe-indonesia-menggema-di-komunitas-vegan-san-francisco\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/12\/diplomasi-tempe-indonesia-menggema-di-komunitas-vegan-san-francisco\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/12\/diplomasi-tempe-indonesia-menggema-di-komunitas-vegan-san-francisco\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Diplomasi Tempe Indonesia Menggema di Komunitas Vegan San Francisco\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/7c53f9cb7be4f954ff3b5888be782c85\",\"name\":\"Endah Caratri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6d03bfb15db1bb00e9d986427491b10f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6d03bfb15db1bb00e9d986427491b10f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Endah Caratri\"},\"description\":\"Endah Caratri is Coordinating Partner of Business Advisory Services Vibiz Consulting\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/iin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Diplomasi Tempe Indonesia Menggema di Komunitas Vegan San Francisco - Berita Daerah","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/12\/diplomasi-tempe-indonesia-menggema-di-komunitas-vegan-san-francisco\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Diplomasi Tempe Indonesia Menggema di Komunitas Vegan San Francisco - Berita Daerah","og_description":"(Beritadaerah-Nasional) Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di San Francisco terus memperkenalkan tempe sebagai bagian dari kekayaan budaya Nusantara kepada masyarakat internasional, termasuk komunitas vegan di Amerika Serikat. Upaya tersebut dilakukan untuk memperkuat pemahaman global bahwa tempe bukan hanya makanan sehari-hari, tetapi juga warisan budaya Indonesia yang memiliki nilai historis dan filosofis tinggi. Konsul Jenderal RI di San Francisco, Yohpy Ichsan Wardana, menjelaskan bahwa tempe mencerminkan perpaduan antara keanekaragaman hayati dan kearifan lokal masyarakat Indonesia yang telah berkembang sejak lama melalui [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/12\/diplomasi-tempe-indonesia-menggema-di-komunitas-vegan-san-francisco\/","og_site_name":"Berita Daerah","article_published_time":"2026-05-12T08:19:54+00:00","og_image":[{"width":720,"height":479,"url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/BD-1720.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Endah Caratri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Endah Caratri","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/","name":"Berita Daerah","description":"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/12\/diplomasi-tempe-indonesia-menggema-di-komunitas-vegan-san-francisco\/","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/12\/diplomasi-tempe-indonesia-menggema-di-komunitas-vegan-san-francisco\/","name":"Diplomasi Tempe Indonesia Menggema di Komunitas Vegan San Francisco - Berita Daerah","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website"},"datePublished":"2026-05-12T08:19:54+00:00","dateModified":"2026-05-12T08:19:54+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/7c53f9cb7be4f954ff3b5888be782c85"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/12\/diplomasi-tempe-indonesia-menggema-di-komunitas-vegan-san-francisco\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/12\/diplomasi-tempe-indonesia-menggema-di-komunitas-vegan-san-francisco\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/12\/diplomasi-tempe-indonesia-menggema-di-komunitas-vegan-san-francisco\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Diplomasi Tempe Indonesia Menggema di Komunitas Vegan San Francisco"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/7c53f9cb7be4f954ff3b5888be782c85","name":"Endah Caratri","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6d03bfb15db1bb00e9d986427491b10f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6d03bfb15db1bb00e9d986427491b10f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Endah Caratri"},"description":"Endah Caratri is Coordinating Partner of Business Advisory Services Vibiz Consulting","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/iin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/372341"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=372341"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/372341\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":372343,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/372341\/revisions\/372343"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/372342"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=372341"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=372341"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=372341"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}