{"id":371863,"date":"2026-05-01T16:44:03","date_gmt":"2026-05-01T09:44:03","guid":{"rendered":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?p=371863"},"modified":"2026-05-01T16:56:19","modified_gmt":"2026-05-01T09:56:19","slug":"mengenal-masakan-khas-dayak-palangkaraya-di-kalimantan-tengah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/01\/mengenal-masakan-khas-dayak-palangkaraya-di-kalimantan-tengah\/","title":{"rendered":"Mengenal Masakan Khas Dayak Palangkaraya di Kalimantan Tengah"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">(Beritadaerah-Palangkaraya) Menyusuri Masakan Khas Dayak Palangkaraya di Kalimantan Tengah adalah penelusuran yang sangat menarik. Merunut masyarakat Dayak tradisional menempati daerah hutan dan juga pesisir sungai, umumnya mereka makan bahan makanan alami, berupa bahan tumbuhan yang ditemui di hutan belantara yang masih terjaga dengan baik dan juga ikan sungai.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu bahan makanan yang sering dipakai dalam hidangan khas Dayak adalah umbut rotan (pangkal atau tunas muda rotan yang lunak). Biasanya rotan muda yang halus\u00a0 dicampur kunyit, bawang serta santan, memberikan rasa gurih, sedikit manis dan sedikit rasa pahit yang nikmat.<\/span><\/p>\n<p><img class=\"aligncenter wp-image-371864 size-full\" src=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Screenshot-2026-05-01-163852.png\" alt=\"\" width=\"601\" height=\"407\" srcset=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Screenshot-2026-05-01-163852.png 601w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Screenshot-2026-05-01-163852-300x203.png 300w\" sizes=\"(max-width: 601px) 100vw, 601px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Umbut rotan memiliki tekstur yang mirip dengan rebung atau jantung pisang yaitu berasa renyah dan empuk setelah dimasak. Rasanya antara gurih dan sedikit pahit. Bagi para penggemar umbut rotan, rasa pahit alami inilah yang paling digemari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari bahan umbut rotan ini dapat diciptakan makanan Khas Dayak yang sangat terkenal, diantaranya Juhu Singkah. Masakan ini berasal dari Kalimantan Tengah, dimana umbut rotan dimasak kuah kuning dan dicampur dengan ikan betok dan ikan sungai lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><img class=\"aligncenter wp-image-371843 size-large\" src=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260501_095115_110-5-e1777627456680-1024x768.jpg\" alt=\"\" width=\"750\" height=\"563\" srcset=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260501_095115_110-5-e1777627456680-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260501_095115_110-5-e1777627456680-300x225.jpg 300w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260501_095115_110-5-e1777627456680-768x576.jpg 768w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260501_095115_110-5-e1777627456680-750x563.jpg 750w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260501_095115_110-5-e1777627456680-1200x900.jpg 1200w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260501_095115_110-5-e1777627456680.jpg 1280w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tanaman rotan tumbuh subur di dalam hutan belantara, batangnya dipenuhi duri yang tajam. Mengupas kulit rotan diperlukan keahlian khusus untuk mendapatkan bagian tunas yang lunak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><img class=\"aligncenter wp-image-371841 size-large\" src=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260501_095111_567-5-1024x768.jpg\" alt=\"\" width=\"750\" height=\"563\" srcset=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260501_095111_567-5-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260501_095111_567-5-300x225.jpg 300w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260501_095111_567-5-768x576.jpg 768w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260501_095111_567-5-750x563.jpg 750w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260501_095111_567-5-1200x900.jpg 1200w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260501_095111_567-5.jpg 1280w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara ilmiah, nutrisi dari umbut rotan mengandung sejumlah serat tinggi yang baik bagi pencernaan. Berbagai mineral dan vitamin juga terkandung dalam Umbut Rotan. Bahan makanan yang satu ini juga memberikan efek menambah nafsu makan.<\/span><\/p>\n<p>Berikut berbagai jenis makanan olahan khas Dayak:<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211; Kalumpe \/Karuang<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Makanan ini berupa Daun Singkong yang ditumbuk hingga halus, dimasak dengan bumbu dan kemudian ditambahkan ikan asin atau ikan asap. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Ada unsur yang membuat makanan ini berbeda dengan olahan sayur singkong dari daerah lain. Makanan ini seringkali ditaburi kacang tanah goreng, sehingga ada sensasi rasa renyah berpadu kelembutan daun singkong.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211; Wadi<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ikan atau daging yang difermentasi selama beberapa hari dengan garam dan beras sangrai. Makanan ini melambangkan kearifan lokal untuk mengawetkan makanan. Biasanya, Wadi memiliki aroma yang sangat tajam dan rasa asam yang unik. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Wadi sering disebut sebagai \u201ckeju\u201d atau \u2018steak\u201d karena proses pengolahannya sangat mirip dengan teknik aging cara mengolah makanan kelas dunia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211; Tanak<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hidangan tanak adalah teknik mengolah makanan secara segar. Kalau Wadi, teknik memasak secara fermentasi sebagai persediaan di masa paceklik, tanak, berarti memasak bahan makanan secara segar dengan proses direbus atau dikukus. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Hidangan ini berbahan ikan sungai yang bertekstur lembut atau lebih berlemak seperti ikan baung, ikan lais atau ikan patin. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Secara umum, hidangan ini berupa sop ikan gulai. Cirinya, santan kental dan lemak hewani dimasak hingga meresap ke dalam daging ikan. Bumbu yang digunakan ; kunyit, serai, bawang merah dan putih, garam. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Hasil akhir, ikan tidak berkuah encer seperti gulai, melainkan berbalut bumbu yang kental dan minyak hewani yang murni. Rasanya gurih dan legit. Tanak juga dapat dimasak dengan bahan telur.<\/span><\/p>\n<p><img class=\"aligncenter wp-image-371842 size-large\" src=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260501_095059_738-5-e1777627427380-1024x768.jpg\" alt=\"\" width=\"750\" height=\"563\" srcset=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260501_095059_738-5-e1777627427380-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260501_095059_738-5-e1777627427380-300x225.jpg 300w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260501_095059_738-5-e1777627427380-768x576.jpg 768w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260501_095059_738-5-e1777627427380-750x563.jpg 750w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260501_095059_738-5-e1777627427380-1200x900.jpg 1200w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260501_095059_738-5-e1777627427380.jpg 1280w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211; Kandas Sarai<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sambal khas Dayak yang berbahan dasar serai, cabe, dan ikan bakar atau panggang, diolah dengan cara ditumbuk. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Kandas sarai bukan hanya sekedar sambal pedas, melainkan perpaduan aromatik tumbuhan dan protein ikan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211; Bangamat\/ Paing<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masakan khas Dayak juga punya aliran ekstrem. Makanan ini menggunakan bahan dasar daging kelelawar yang dimasak dengan bumbu. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Makanan khas Dayak ini mencerminkan bahwa masyarakat tradisional memiliki hubungan erat dengan alam, mereka menggunakan bahan yang sudah disediakan alam, baik yang ada di hutan, di ladang, pekarangan. Selanjutnya diolah menjadi masakan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Simon Wagner\/Jurnalis BD<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Beritadaerah-Palangkaraya) Menyusuri Masakan Khas Dayak Palangkaraya di Kalimantan Tengah adalah penelusuran yang sangat menarik. Merunut masyarakat Dayak tradisional menempati daerah hutan dan juga pesisir sungai, umumnya mereka makan bahan makanan alami, berupa bahan tumbuhan yang ditemui di hutan belantara yang masih terjaga dengan baik dan juga ikan sungai. Salah satu bahan makanan yang sering dipakai dalam hidangan khas Dayak adalah umbut rotan (pangkal atau tunas muda rotan yang lunak). Biasanya rotan muda yang halus\u00a0 dicampur kunyit, bawang serta santan, memberikan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":371832,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":""},"categories":[93,8],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal Masakan Khas Dayak Palangkaraya di Kalimantan Tengah - Berita Daerah<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/01\/mengenal-masakan-khas-dayak-palangkaraya-di-kalimantan-tengah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Masakan Khas Dayak Palangkaraya di Kalimantan Tengah - Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Beritadaerah-Palangkaraya) Menyusuri Masakan Khas Dayak Palangkaraya di Kalimantan Tengah adalah penelusuran yang sangat menarik. Merunut masyarakat Dayak tradisional menempati daerah hutan dan juga pesisir sungai, umumnya mereka makan bahan makanan alami, berupa bahan tumbuhan yang ditemui di hutan belantara yang masih terjaga dengan baik dan juga ikan sungai. Salah satu bahan makanan yang sering dipakai dalam hidangan khas Dayak adalah umbut rotan (pangkal atau tunas muda rotan yang lunak). Biasanya rotan muda yang halus\u00a0 dicampur kunyit, bawang serta santan, memberikan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/01\/mengenal-masakan-khas-dayak-palangkaraya-di-kalimantan-tengah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-05-01T09:44:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-05-01T09:56:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260501_095104_246-4.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"960\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Handi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Handi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\",\"name\":\"Berita Daerah\",\"description\":\"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/01\/mengenal-masakan-khas-dayak-palangkaraya-di-kalimantan-tengah\/\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/01\/mengenal-masakan-khas-dayak-palangkaraya-di-kalimantan-tengah\/\",\"name\":\"Mengenal Masakan Khas Dayak Palangkaraya di Kalimantan Tengah - Berita Daerah\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\"},\"datePublished\":\"2026-05-01T09:44:03+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-01T09:56:19+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/d2bbd006fc6beacb04826f63b933c420\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/01\/mengenal-masakan-khas-dayak-palangkaraya-di-kalimantan-tengah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/01\/mengenal-masakan-khas-dayak-palangkaraya-di-kalimantan-tengah\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/01\/mengenal-masakan-khas-dayak-palangkaraya-di-kalimantan-tengah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Masakan Khas Dayak Palangkaraya di Kalimantan Tengah\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/d2bbd006fc6beacb04826f63b933c420\",\"name\":\"Handi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-08-05-at-13.39.57.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-08-05-at-13.39.57.jpeg\",\"caption\":\"Handi\"},\"description\":\"Editor in beritadaerah.co.id, Consultant at LEPMIDA (Lembaga Pengembangan Manajemen dan Investasi Daerah).\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/handi\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Masakan Khas Dayak Palangkaraya di Kalimantan Tengah - Berita Daerah","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/01\/mengenal-masakan-khas-dayak-palangkaraya-di-kalimantan-tengah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal Masakan Khas Dayak Palangkaraya di Kalimantan Tengah - Berita Daerah","og_description":"(Beritadaerah-Palangkaraya) Menyusuri Masakan Khas Dayak Palangkaraya di Kalimantan Tengah adalah penelusuran yang sangat menarik. Merunut masyarakat Dayak tradisional menempati daerah hutan dan juga pesisir sungai, umumnya mereka makan bahan makanan alami, berupa bahan tumbuhan yang ditemui di hutan belantara yang masih terjaga dengan baik dan juga ikan sungai. Salah satu bahan makanan yang sering dipakai dalam hidangan khas Dayak adalah umbut rotan (pangkal atau tunas muda rotan yang lunak). Biasanya rotan muda yang halus\u00a0 dicampur kunyit, bawang serta santan, memberikan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/01\/mengenal-masakan-khas-dayak-palangkaraya-di-kalimantan-tengah\/","og_site_name":"Berita Daerah","article_published_time":"2026-05-01T09:44:03+00:00","article_modified_time":"2026-05-01T09:56:19+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":960,"url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260501_095104_246-4.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Handi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Handi","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/","name":"Berita Daerah","description":"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/01\/mengenal-masakan-khas-dayak-palangkaraya-di-kalimantan-tengah\/","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/01\/mengenal-masakan-khas-dayak-palangkaraya-di-kalimantan-tengah\/","name":"Mengenal Masakan Khas Dayak Palangkaraya di Kalimantan Tengah - Berita Daerah","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website"},"datePublished":"2026-05-01T09:44:03+00:00","dateModified":"2026-05-01T09:56:19+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/d2bbd006fc6beacb04826f63b933c420"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/01\/mengenal-masakan-khas-dayak-palangkaraya-di-kalimantan-tengah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/01\/mengenal-masakan-khas-dayak-palangkaraya-di-kalimantan-tengah\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/05\/01\/mengenal-masakan-khas-dayak-palangkaraya-di-kalimantan-tengah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Masakan Khas Dayak Palangkaraya di Kalimantan Tengah"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/d2bbd006fc6beacb04826f63b933c420","name":"Handi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-08-05-at-13.39.57.jpeg","contentUrl":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-08-05-at-13.39.57.jpeg","caption":"Handi"},"description":"Editor in beritadaerah.co.id, Consultant at LEPMIDA (Lembaga Pengembangan Manajemen dan Investasi Daerah).","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/handi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/371863"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=371863"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/371863\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":371866,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/371863\/revisions\/371866"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/371832"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=371863"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=371863"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=371863"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}