{"id":369791,"date":"2026-03-26T08:15:17","date_gmt":"2026-03-26T01:15:17","guid":{"rendered":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?p=369791"},"modified":"2026-03-26T08:15:17","modified_gmt":"2026-03-26T01:15:17","slug":"daerah-wisata-di-jawa-barat-masih-dipadati-masyarakat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/03\/26\/daerah-wisata-di-jawa-barat-masih-dipadati-masyarakat\/","title":{"rendered":"Daerah Wisata di Jawa Barat Masih Dipadati Masyarakat"},"content":{"rendered":"<p>(Beritadaerah-Bandung) Moment libur Idulfitri sampai H+3 atau Selasa (24\/3), masih banyak warga yang menghabiskan waktu untuk berliburan di tempat wisata. Hal itu tampak dari kepadatan arus lalu lintas menuju tempat wisata, seperti Lembang, Ciwidey, Puncak dan Pangandaran. Hal ini disampaikan oleh\u00a0Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dhani Gumelar.<\/p>\n<p>Dhani juga mengatakan, volume kendaraan yang masuk ke Puncak Bogor mencapai 30.283 unit, sedangkan ke Ciwidey sebanyak 14.524 unit. Untuk mengatasi kepadatan lalu lintas menuju Puncak, diberlakukan sistem satu arah mulai pukul 07.55 WIB. Sementara, jalan dari arah Puncak menuju Jakarta hanya bisa dilintasi kendaraan roda dua. Kepadatan arus lalu lintas juga terjadi di Pangandaran dan Lembang.<\/p>\n<p>&#8220;Volume kendaraan ke arah Lembang dan Pangandaran lebih tinggi dibandingkan arus baliknya,&#8221; kata Dhani, Selasa (24\/3).<\/p>\n<p>Sistem satu arah menuju Lembang diberlakukan yang berdampak pada penutupan arus kendaraan dari Lembang ke Kota Bandung. Dari pantauan Dishub Jabar, kepadatan kendaraan di tempat wisata sudah terjadi sejak Senin (23\/3).<\/p>\n<p>Sementara itu, volume kendaraan di Puncak sebanyak 26.798 unit, Ciwidey 20.595 unit, Pangandaran 16.528 unit dan Lembang 15.232 unit. Kecepatan kendaraan rata-rata 20-30 km per jam. Tidak terjadi kecelakaan lalu lintas pada H+2 dan H+3 Idulfitri di lokasi tempat wisata.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Beritadaerah-Bandung) Moment libur Idulfitri sampai H+3 atau Selasa (24\/3), masih banyak warga yang menghabiskan waktu untuk berliburan di tempat wisata. Hal itu tampak dari kepadatan arus lalu lintas menuju tempat wisata, seperti Lembang, Ciwidey, Puncak dan Pangandaran. Hal ini disampaikan oleh\u00a0Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dhani Gumelar. Dhani juga mengatakan, volume kendaraan yang masuk ke Puncak Bogor mencapai 30.283 unit, sedangkan ke Ciwidey sebanyak 14.524 unit. Untuk mengatasi kepadatan lalu lintas menuju Puncak, diberlakukan sistem satu arah mulai pukul 07.55 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":369798,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":""},"categories":[93,41],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Daerah Wisata di Jawa Barat Masih Dipadati Masyarakat - Berita Daerah<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/03\/26\/daerah-wisata-di-jawa-barat-masih-dipadati-masyarakat\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Daerah Wisata di Jawa Barat Masih Dipadati Masyarakat - Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Beritadaerah-Bandung) Moment libur Idulfitri sampai H+3 atau Selasa (24\/3), masih banyak warga yang menghabiskan waktu untuk berliburan di tempat wisata. Hal itu tampak dari kepadatan arus lalu lintas menuju tempat wisata, seperti Lembang, Ciwidey, Puncak dan Pangandaran. Hal ini disampaikan oleh\u00a0Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dhani Gumelar. Dhani juga mengatakan, volume kendaraan yang masuk ke Puncak Bogor mencapai 30.283 unit, sedangkan ke Ciwidey sebanyak 14.524 unit. Untuk mengatasi kepadatan lalu lintas menuju Puncak, diberlakukan sistem satu arah mulai pukul 07.55 [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/03\/26\/daerah-wisata-di-jawa-barat-masih-dipadati-masyarakat\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-03-26T01:15:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/1774486607-WhatsApp-Image-2026-02-05-at-14.56.12.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"900\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Handi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Handi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\",\"name\":\"Berita Daerah\",\"description\":\"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/03\/26\/daerah-wisata-di-jawa-barat-masih-dipadati-masyarakat\/\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/03\/26\/daerah-wisata-di-jawa-barat-masih-dipadati-masyarakat\/\",\"name\":\"Daerah Wisata di Jawa Barat Masih Dipadati Masyarakat - Berita Daerah\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\"},\"datePublished\":\"2026-03-26T01:15:17+00:00\",\"dateModified\":\"2026-03-26T01:15:17+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/d2bbd006fc6beacb04826f63b933c420\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/03\/26\/daerah-wisata-di-jawa-barat-masih-dipadati-masyarakat\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/03\/26\/daerah-wisata-di-jawa-barat-masih-dipadati-masyarakat\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/03\/26\/daerah-wisata-di-jawa-barat-masih-dipadati-masyarakat\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Daerah Wisata di Jawa Barat Masih Dipadati Masyarakat\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/d2bbd006fc6beacb04826f63b933c420\",\"name\":\"Handi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-08-05-at-13.39.57.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-08-05-at-13.39.57.jpeg\",\"caption\":\"Handi\"},\"description\":\"Editor in beritadaerah.co.id, Consultant at LEPMIDA (Lembaga Pengembangan Manajemen dan Investasi Daerah).\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/handi\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Daerah Wisata di Jawa Barat Masih Dipadati Masyarakat - Berita Daerah","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/03\/26\/daerah-wisata-di-jawa-barat-masih-dipadati-masyarakat\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Daerah Wisata di Jawa Barat Masih Dipadati Masyarakat - Berita Daerah","og_description":"(Beritadaerah-Bandung) Moment libur Idulfitri sampai H+3 atau Selasa (24\/3), masih banyak warga yang menghabiskan waktu untuk berliburan di tempat wisata. Hal itu tampak dari kepadatan arus lalu lintas menuju tempat wisata, seperti Lembang, Ciwidey, Puncak dan Pangandaran. Hal ini disampaikan oleh\u00a0Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dhani Gumelar. Dhani juga mengatakan, volume kendaraan yang masuk ke Puncak Bogor mencapai 30.283 unit, sedangkan ke Ciwidey sebanyak 14.524 unit. Untuk mengatasi kepadatan lalu lintas menuju Puncak, diberlakukan sistem satu arah mulai pukul 07.55 [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/03\/26\/daerah-wisata-di-jawa-barat-masih-dipadati-masyarakat\/","og_site_name":"Berita Daerah","article_published_time":"2026-03-26T01:15:17+00:00","og_image":[{"width":1600,"height":900,"url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/1774486607-WhatsApp-Image-2026-02-05-at-14.56.12.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Handi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Handi","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/","name":"Berita Daerah","description":"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/03\/26\/daerah-wisata-di-jawa-barat-masih-dipadati-masyarakat\/","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/03\/26\/daerah-wisata-di-jawa-barat-masih-dipadati-masyarakat\/","name":"Daerah Wisata di Jawa Barat Masih Dipadati Masyarakat - Berita Daerah","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website"},"datePublished":"2026-03-26T01:15:17+00:00","dateModified":"2026-03-26T01:15:17+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/d2bbd006fc6beacb04826f63b933c420"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/03\/26\/daerah-wisata-di-jawa-barat-masih-dipadati-masyarakat\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/03\/26\/daerah-wisata-di-jawa-barat-masih-dipadati-masyarakat\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/03\/26\/daerah-wisata-di-jawa-barat-masih-dipadati-masyarakat\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Daerah Wisata di Jawa Barat Masih Dipadati Masyarakat"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/d2bbd006fc6beacb04826f63b933c420","name":"Handi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-08-05-at-13.39.57.jpeg","contentUrl":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-08-05-at-13.39.57.jpeg","caption":"Handi"},"description":"Editor in beritadaerah.co.id, Consultant at LEPMIDA (Lembaga Pengembangan Manajemen dan Investasi Daerah).","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/handi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/369791"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=369791"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/369791\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":369799,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/369791\/revisions\/369799"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/369798"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=369791"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=369791"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=369791"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}