{"id":367025,"date":"2026-02-19T12:12:50","date_gmt":"2026-02-19T05:12:50","guid":{"rendered":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?p=367025"},"modified":"2026-02-19T12:12:50","modified_gmt":"2026-02-19T05:12:50","slug":"dugderan-2026-jadi-momentum-perkuat-harmoni-dan-regenerasi-tradisi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/02\/19\/dugderan-2026-jadi-momentum-perkuat-harmoni-dan-regenerasi-tradisi\/","title":{"rendered":"Dugderan 2026 Jadi Momentum Perkuat Harmoni dan Regenerasi Tradisi"},"content":{"rendered":"<div class=\"entry-content cs-content\">\n<div>\n<p>(Berira Daerah-Semarang)Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menilai Dugderan 2026 berlangsung lebih unik dan menarik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, dengan berbagai inovasi termasuk pelibatan anak-anak, penguatan simbol Warak Ngendog, serta penegasan nilai harmoni lintas budaya dan agama. Tradisi tahunan menyambut bulan suci Ramadan tersebut digelar pada Senin (16\/2), dimulai dari Balai Kota Semarang, berlanjut ke Masjid Agung Semarang, dan berakhir di Masjid Agung Jawa Tengah dengan melibatkan ribuan peserta pawai budaya.<\/p>\n<p>Tema Dugderan tahun ini yakni \u201cBersama Dalam Budaya, Toleransi dalam Tradisi\u201d mencerminkan semangat kebersamaan masyarakat Kota Semarang yang beragam namun tetap rukun dalam menjaga warisan budaya. Tema tersebut sekaligus menegaskan bahwa Dugderan menjadi momentum penting dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan. \u201cYang penting intinya bahwa dugderan ini menjadi titik tolak menghantarkan teman-teman yang Muslim untuk mulai berpuasa,\u201d ujar Agustina. Ia juga menyoroti simbol Warak Ngendog yang menjadi ikon utama Dugderan tahun ini. Menurutnya, filosofi warak yang \u201cngendog\u201d mengandung makna kerukunan, pengendalian diri, dan harapan akan kesejahteraan bersama.<\/p>\n<p>\u201cYang unik hari ini semua waraknya wajib ngendog, karena kalau waraknya tidak ngendog nanti bisa congkrah kita ya, bisa bertengkar, tidak ada rejeki yang bisa dibagi,\u201d jelasnya. Keunikan lainnya pada Dugderan 2026 adalah untuk pertama kalinya digelar Pawai Dugder Anak yang melibatkan pelajar dan kelompok seni budaya. Agustina mengaku bangga melihat antusiasme generasi muda dalam mengikuti tradisi tersebut sebagai bagian dari proses regenerasi budaya. \u201cSaya senang tadi ada anak-anak kecil yang mulai ikut menari. Dan ini nanti pertama kali kita akan melepaskan kontingen anak-anak,\u201d ungkapnya. Menurut Agustina, pelibatan anak-anak merupakan bentuk transfer pengetahuan dan pelestarian tradisi agar Dugderan tetap hidup dan berkembang di masa depan. Ia menilai keterlibatan generasi muda menjadi kunci keberlanjutan warisan budaya Kota Semarang. Selain itu.<\/p>\n<p>Dugderan tahun ini juga dinilai semakin unik karena berlangsung dalam momentum yang berdekatan dengan perayaan lintas keagamaan, sehingga memperkuat nilai toleransi dan harmoni di tengah masyarakat. \u201cDugderan diharapkan pada tahun ini menjadi lebih unik berkaitan dengan Imlek, kemudian masa puasa Pra-Paskah bagi teman-teman Kristen Katolik. Sehingga harmoni akan terjadi lebih erat dan Semarang menjadi semakin damai,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Dirinya optimis, suasana damai dan harmonis yang tercipta melalui tradisi Dugderan akan berdampak positif terhadap sektor pariwisata dan investasi di Kota Semarang. Pihaknya juga menyampaikan ucapan selamat kepada umat Muslim yang akan menjalankan ibadah puasa. \u201cKami berdua bersama Pak Iswar mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi teman-teman yang muslim,\u201d pungkasnya. Dugderan 2026 diikuti ribuan peserta yang terdiri dari perwakilan 16 kecamatan, organisasi masyarakat, kelompok budaya, pelajar, serta komunitas seni. Rangkaian acara meliputi kirab budaya, penampilan seni tradisional, hingga pemukulan bedug sebagai penanda datangnya bulan suci Ramadan, sekaligus menjadi simbol persatuan, toleransi, dan kekayaan budaya Kota Semarang.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"align-items-center border justify-content-between mt-5 p-4 rounded\">\n<div class=\"row g-0\">\n<div class=\"col-sm-6 ps-0 py-3 slider-blog-arrow\">\n<div class=\"flex-grow-1 ms-3\">\n<p class=\"font-caveat fs-4 fw-medium text-primary\">\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Berira Daerah-Semarang)Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menilai Dugderan 2026 berlangsung lebih unik dan menarik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, dengan berbagai inovasi termasuk pelibatan anak-anak, penguatan simbol Warak Ngendog, serta penegasan nilai harmoni lintas budaya dan agama. Tradisi tahunan menyambut bulan suci Ramadan tersebut digelar pada Senin (16\/2), dimulai dari Balai Kota Semarang, berlanjut ke Masjid Agung Semarang, dan berakhir di Masjid Agung Jawa Tengah dengan melibatkan ribuan peserta pawai budaya. Tema Dugderan tahun ini yakni \u201cBersama Dalam Budaya, Toleransi dalam Tradisi\u201d [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":17,"featured_media":367026,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":""},"categories":[4,3,93,41,8],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Dugderan 2026 Jadi Momentum Perkuat Harmoni dan Regenerasi Tradisi - Berita Daerah<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/02\/19\/dugderan-2026-jadi-momentum-perkuat-harmoni-dan-regenerasi-tradisi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dugderan 2026 Jadi Momentum Perkuat Harmoni dan Regenerasi Tradisi - Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Berira Daerah-Semarang)Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menilai Dugderan 2026 berlangsung lebih unik dan menarik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, dengan berbagai inovasi termasuk pelibatan anak-anak, penguatan simbol Warak Ngendog, serta penegasan nilai harmoni lintas budaya dan agama. Tradisi tahunan menyambut bulan suci Ramadan tersebut digelar pada Senin (16\/2), dimulai dari Balai Kota Semarang, berlanjut ke Masjid Agung Semarang, dan berakhir di Masjid Agung Jawa Tengah dengan melibatkan ribuan peserta pawai budaya. Tema Dugderan tahun ini yakni \u201cBersama Dalam Budaya, Toleransi dalam Tradisi\u201d [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/02\/19\/dugderan-2026-jadi-momentum-perkuat-harmoni-dan-regenerasi-tradisi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-02-19T05:12:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/dugderan.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1706\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Joseph B\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Joseph B\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\",\"name\":\"Berita Daerah\",\"description\":\"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/02\/19\/dugderan-2026-jadi-momentum-perkuat-harmoni-dan-regenerasi-tradisi\/\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/02\/19\/dugderan-2026-jadi-momentum-perkuat-harmoni-dan-regenerasi-tradisi\/\",\"name\":\"Dugderan 2026 Jadi Momentum Perkuat Harmoni dan Regenerasi Tradisi - Berita Daerah\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\"},\"datePublished\":\"2026-02-19T05:12:50+00:00\",\"dateModified\":\"2026-02-19T05:12:50+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/fb85a4bd4ef3bd915c28a58fb5d48267\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/02\/19\/dugderan-2026-jadi-momentum-perkuat-harmoni-dan-regenerasi-tradisi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/02\/19\/dugderan-2026-jadi-momentum-perkuat-harmoni-dan-regenerasi-tradisi\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/02\/19\/dugderan-2026-jadi-momentum-perkuat-harmoni-dan-regenerasi-tradisi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Dugderan 2026 Jadi Momentum Perkuat Harmoni dan Regenerasi Tradisi\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/fb85a4bd4ef3bd915c28a58fb5d48267\",\"name\":\"Joseph B\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d383b65706b9812879b4dc315e7c7676?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d383b65706b9812879b4dc315e7c7676?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Joseph B\"},\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/joey\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dugderan 2026 Jadi Momentum Perkuat Harmoni dan Regenerasi Tradisi - Berita Daerah","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/02\/19\/dugderan-2026-jadi-momentum-perkuat-harmoni-dan-regenerasi-tradisi\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Dugderan 2026 Jadi Momentum Perkuat Harmoni dan Regenerasi Tradisi - Berita Daerah","og_description":"(Berira Daerah-Semarang)Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menilai Dugderan 2026 berlangsung lebih unik dan menarik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, dengan berbagai inovasi termasuk pelibatan anak-anak, penguatan simbol Warak Ngendog, serta penegasan nilai harmoni lintas budaya dan agama. Tradisi tahunan menyambut bulan suci Ramadan tersebut digelar pada Senin (16\/2), dimulai dari Balai Kota Semarang, berlanjut ke Masjid Agung Semarang, dan berakhir di Masjid Agung Jawa Tengah dengan melibatkan ribuan peserta pawai budaya. Tema Dugderan tahun ini yakni \u201cBersama Dalam Budaya, Toleransi dalam Tradisi\u201d [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/02\/19\/dugderan-2026-jadi-momentum-perkuat-harmoni-dan-regenerasi-tradisi\/","og_site_name":"Berita Daerah","article_published_time":"2026-02-19T05:12:50+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1706,"url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/dugderan.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Joseph B","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Joseph B","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/","name":"Berita Daerah","description":"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/02\/19\/dugderan-2026-jadi-momentum-perkuat-harmoni-dan-regenerasi-tradisi\/","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/02\/19\/dugderan-2026-jadi-momentum-perkuat-harmoni-dan-regenerasi-tradisi\/","name":"Dugderan 2026 Jadi Momentum Perkuat Harmoni dan Regenerasi Tradisi - Berita Daerah","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website"},"datePublished":"2026-02-19T05:12:50+00:00","dateModified":"2026-02-19T05:12:50+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/fb85a4bd4ef3bd915c28a58fb5d48267"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/02\/19\/dugderan-2026-jadi-momentum-perkuat-harmoni-dan-regenerasi-tradisi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/02\/19\/dugderan-2026-jadi-momentum-perkuat-harmoni-dan-regenerasi-tradisi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/02\/19\/dugderan-2026-jadi-momentum-perkuat-harmoni-dan-regenerasi-tradisi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Dugderan 2026 Jadi Momentum Perkuat Harmoni dan Regenerasi Tradisi"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/fb85a4bd4ef3bd915c28a58fb5d48267","name":"Joseph B","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d383b65706b9812879b4dc315e7c7676?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d383b65706b9812879b4dc315e7c7676?s=96&d=mm&r=g","caption":"Joseph B"},"url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/joey\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/367025"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/17"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=367025"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/367025\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":367027,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/367025\/revisions\/367027"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/367026"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=367025"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=367025"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=367025"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}