{"id":366846,"date":"2026-02-13T14:17:34","date_gmt":"2026-02-13T07:17:34","guid":{"rendered":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?p=366846"},"modified":"2026-02-13T14:27:24","modified_gmt":"2026-02-13T07:27:24","slug":"bali-tetap-sepi-bahkan-tanpa-musim-liburan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/02\/13\/bali-tetap-sepi-bahkan-tanpa-musim-liburan\/","title":{"rendered":"Bali Tetap Sepi, Bahkan Tanpa Musim Liburan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"48\" data-end=\"509\">(Beritadaerah-Kolom) Saya baru kembali dari <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Bali<\/span><\/span> minggu ini. Perjalanan kali ini bukan dalam rangka libur panjang, bukan Natal atau Tahun Baru, dan tidak ada euforia musim wisata. Justru karena itu saya datang dengan ekspektasi yang netral. Saya hanya ingin melihat Bali apa adanya\u2014tanpa hiruk pikuk kalender liburan. Namun setelah beberapa hari berpindah tempat, kesan yang tertinggal justru sama: pulau ini terasa lebih sunyi dari yang saya ingat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"511\" data-end=\"1032\">Perjalanan saya dimulai di <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Ubud<\/span><\/span>. Kawasan ini selalu punya energi yang berbeda\u2014lebih tenang, lebih reflektif, dan biasanya dipenuhi wisatawan yang mencari pengalaman budaya. Kali ini, jalannya tetap hidup oleh aktivitas lokal dan beberapa turis berjalan santai, tetapi tidak ada rasa padat seperti dulu. Saya bisa masuk ke beberapa kafe tanpa harus menunggu lama. Di satu sisi, suasana ini terasa nyaman. Di sisi lain, ada pertanyaan yang terus muncul: apakah Bali sedang berubah ritmenya?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1034\" data-end=\"1527\">Dari Ubud, saya bergerak menuju <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Kintamani<\/span><\/span>. Pemandangan gunung dan danau tetap memukau, udara dinginnya masih menjadi daya tarik utama. Namun area parkir yang biasanya dipenuhi bus wisata tampak lebih longgar. Pedagang lokal tetap menawarkan kopi dan suvenir, tetapi jumlah pengunjung terasa lebih sedikit. Saya duduk cukup lama hanya untuk mengamati lalu lalang orang, mencoba memahami apakah ini sekadar kebetulan hari biasa atau memang ritme Bali sedang melambat.<\/p>\n<figure id=\"attachment_366848\" aria-describedby=\"caption-attachment-366848\" style=\"width: 1600px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img class=\"wp-image-366848 size-full\" src=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Bali1.jpg\" alt=\"Bali\" width=\"1600\" height=\"720\" srcset=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Bali1.jpg 1600w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Bali1-300x135.jpg 300w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Bali1-1024x461.jpg 1024w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Bali1-768x346.jpg 768w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Bali1-1536x691.jpg 1536w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Bali1-750x338.jpg 750w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Bali1-1200x540.jpg 1200w\" sizes=\"(max-width: 1600px) 100vw, 1600px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-366848\" class=\"wp-caption-text\">Pantai Sanur yang indah nampak sepi, Sumber: Beritadaerah<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2058\" data-end=\"2548\">Di kawasan <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Jimbaran<\/span><\/span>, saya tidak banyak berkeliling. Saya hanya sempat singgah di <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Sidewalk Jimbaran<\/span><\/span>, sebuah pusat perbelanjaan yang biasanya menjadi tempat singgah wisatawan sebelum makan malam di pantai. Mall itu tetap hidup, lampu-lampu menyala, beberapa restoran terisi pengunjung, tetapi tidak ada antrean panjang. Banyak kursi kosong yang memberi kesan santai, hampir terlalu santai untuk ukuran destinasi wisata yang dulu dikenal sibuk.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2550\" data-end=\"3009\">Saya juga menyempatkan waktu ke <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Sanur<\/span><\/span>. Kawasan ini sejak dulu dikenal lebih tenang dibandingkan pantai barat Bali, tetapi kali ini suasananya terasa semakin lengang. Jalur pejalan kaki di pinggir pantai tetap indah dan rapi, beberapa wisatawan terlihat bersepeda atau berjalan santai, namun jumlahnya tidak banyak. Restoran-restoran tepi laut tetap buka, tetapi suasana makan malam terasa lebih hening dari yang saya bayangkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3011\" data-end=\"3484\">Kunjungan ke <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Kuta<\/span><\/span> memberi kesan yang paling kontras. Kawasan yang dulu menjadi simbol keramaian Bali ini terasa jauh lebih longgar. Pantai tetap dipenuhi suara ombak dan beberapa pengunjung, tetapi jalanan di sekitarnya tidak sepadat yang dulu sering saya alami. Toko-toko tetap buka, namun tidak semua terlihat ramai. Saya berjalan cukup lama tanpa harus menghindari kerumunan besar\u2014sesuatu yang dulu hampir mustahil dilakukan di area ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3486\" data-end=\"3924\">Salah satu titik yang memberi kesan berbeda adalah <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Pantai Keramas<\/span><\/span>. Pantai ini memang tidak sepopuler Kuta atau Seminyak, tetapi biasanya menjadi magnet bagi peselancar. Kali ini suasananya terasa lebih hening. Hanya beberapa orang duduk di pinggir pantai, menikmati angin laut tanpa banyak gangguan. Saya duduk di sana cukup lama, mendengarkan suara ombak yang terdengar lebih jelas karena tidak tertutup keramaian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3926\" data-end=\"4278\">Selama berada di <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Denpasar<\/span><\/span>, saya juga merasakan ritme yang berbeda. Kota ini tetap sibuk dengan aktivitas lokal, kendaraan lalu lalang, dan pasar yang hidup. Namun dibandingkan kunjungan saya beberapa tahun lalu, ada perasaan bahwa denyut pariwisata tidak sekuat dulu. Bali tetap bergerak, tetapi mungkin tidak lagi berlari.<\/p>\n<p data-start=\"3926\" data-end=\"4278\"><img class=\"alignnone size-full wp-image-366849\" src=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Bali2.jpeg\" alt=\"Bali\" width=\"1600\" height=\"720\" srcset=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Bali2.jpeg 1600w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Bali2-300x135.jpeg 300w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Bali2-1024x461.jpeg 1024w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Bali2-768x346.jpeg 768w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Bali2-1536x691.jpeg 1536w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Bali2-750x338.jpeg 750w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Bali2-1200x540.jpeg 1200w\" sizes=\"(max-width: 1600px) 100vw, 1600px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"4280\" data-end=\"4675\">Perjalanan kali ini membuat saya berpikir tentang bagaimana persepsi kita terhadap sebuah destinasi bisa berubah seiring waktu. Dulu, Bali selalu saya identikkan dengan keramaian yang nyaris tanpa jeda\u2014pantai yang penuh, restoran yang antre, dan lalu lintas yang tak pernah benar-benar sepi. Kini, saya menemukan versi Bali yang berbeda. Ia tetap indah, tetap hangat, tetapi terasa lebih tenang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"4677\" data-end=\"5152\">Apakah ini buruk? Saya tidak yakin. Sebagai wisatawan, saya justru menikmati ruang yang lebih lega. Saya bisa berjalan santai tanpa tergesa-gesa, duduk lebih lama di kafe tanpa merasa harus memberi tempat bagi orang lain, dan menikmati alam tanpa gangguan suara yang berlebihan. Namun saya juga menyadari bahwa bagi banyak orang di Bali, keramaian adalah sumber penghidupan. Sepinya jalan mungkin berarti lebih sedikit pelanggan bagi sopir, pedagang, atau pelaku usaha kecil.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"5154\" data-end=\"5525\">Sepanjang perjalanan, saya mencoba tidak terlalu cepat menyimpulkan. Bisa jadi saya datang pada minggu yang kebetulan lebih sepi. Bisa juga wisatawan kini tersebar di lokasi yang berbeda, memilih vila atau tempat yang tidak terlihat dari pusat keramaian. Dunia pariwisata terus berubah, dan Bali mungkin sedang beradaptasi dengan pola baru yang belum sepenuhnya terlihat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"5527\" data-end=\"5845\">Namun satu hal yang jelas: pengalaman saya kali ini berbeda dari kunjungan sebelumnya. Bali tidak terasa kosong, tetapi intensitasnya berubah. Ia seperti kota yang sedang menarik napas panjang setelah bertahun-tahun hidup dalam sorotan dunia. Ada ketenangan yang muncul, meski belum tentu semua orang siap menerimanya.<\/p>\n<p data-start=\"5527\" data-end=\"5845\"><img class=\"alignnone size-full wp-image-366852\" src=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Pantai-Sanur.jpg\" alt=\"Bali\" width=\"1600\" height=\"720\" srcset=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Pantai-Sanur.jpg 1600w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Pantai-Sanur-300x135.jpg 300w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Pantai-Sanur-1024x461.jpg 1024w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Pantai-Sanur-768x346.jpg 768w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Pantai-Sanur-1536x691.jpg 1536w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Pantai-Sanur-750x338.jpg 750w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Pantai-Sanur-1200x540.jpg 1200w\" sizes=\"(max-width: 1600px) 100vw, 1600px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"5847\" data-end=\"6306\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Ketika pesawat lepas landas meninggalkan pulau itu, saya membawa pulang satu kesan yang sulit dijelaskan dengan angka atau statistik, Bali tetap indah, tetapi nadanya berubah. Ia tidak lagi berteriak dengan keramaian, melainkan berbicara pelan kepada siapa pun yang mau mendengarkan. Dan mungkin, di balik kesunyian itu, ada cerita baru yang sedang tumbuh\u2014tentang bagaimana sebuah destinasi belajar menemukan keseimbangannya kembali di tengah perubahan zaman.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Beritadaerah-Kolom) Saya baru kembali dari Bali minggu ini. Perjalanan kali ini bukan dalam rangka libur panjang, bukan Natal atau Tahun Baru, dan tidak ada euforia musim wisata. Justru karena itu saya datang dengan ekspektasi yang netral. Saya hanya ingin melihat Bali apa adanya\u2014tanpa hiruk pikuk kalender liburan. Namun setelah beberapa hari berpindah tempat, kesan yang tertinggal justru sama: pulau ini terasa lebih sunyi dari yang saya ingat. Perjalanan saya dimulai di Ubud. Kawasan ini selalu punya energi yang berbeda\u2014lebih tenang, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":366847,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":""},"categories":[93,6,8],"tags":[118],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bali Tetap Sepi, Bahkan Tanpa Musim Liburan - Berita Daerah<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/02\/13\/bali-tetap-sepi-bahkan-tanpa-musim-liburan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bali Tetap Sepi, Bahkan Tanpa Musim Liburan - Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Beritadaerah-Kolom) Saya baru kembali dari Bali minggu ini. Perjalanan kali ini bukan dalam rangka libur panjang, bukan Natal atau Tahun Baru, dan tidak ada euforia musim wisata. Justru karena itu saya datang dengan ekspektasi yang netral. Saya hanya ingin melihat Bali apa adanya\u2014tanpa hiruk pikuk kalender liburan. Namun setelah beberapa hari berpindah tempat, kesan yang tertinggal justru sama: pulau ini terasa lebih sunyi dari yang saya ingat. Perjalanan saya dimulai di Ubud. Kawasan ini selalu punya energi yang berbeda\u2014lebih tenang, [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/02\/13\/bali-tetap-sepi-bahkan-tanpa-musim-liburan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-02-13T07:17:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-02-13T07:27:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Bali.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Fadjar Ari Dewanto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Fadjar Ari Dewanto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\",\"name\":\"Berita Daerah\",\"description\":\"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/02\/13\/bali-tetap-sepi-bahkan-tanpa-musim-liburan\/\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/02\/13\/bali-tetap-sepi-bahkan-tanpa-musim-liburan\/\",\"name\":\"Bali Tetap Sepi, Bahkan Tanpa Musim Liburan - Berita Daerah\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\"},\"datePublished\":\"2026-02-13T07:17:34+00:00\",\"dateModified\":\"2026-02-13T07:27:24+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/85ed2f5492b68a7b853f8eb53fbab73b\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/02\/13\/bali-tetap-sepi-bahkan-tanpa-musim-liburan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/02\/13\/bali-tetap-sepi-bahkan-tanpa-musim-liburan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/02\/13\/bali-tetap-sepi-bahkan-tanpa-musim-liburan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bali Tetap Sepi, Bahkan Tanpa Musim Liburan\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/85ed2f5492b68a7b853f8eb53fbab73b\",\"name\":\"Fadjar Ari Dewanto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/551e2d24aaf1f2eac4a2857f7d83b8bd?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/551e2d24aaf1f2eac4a2857f7d83b8bd?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Fadjar Ari Dewanto\"},\"description\":\"Editor in Chief Vibiz Media Network, Coordinating Partner of Business Advisory Vibiz Consulting.\",\"sameAs\":[\"http:\/\/www.beritadaerah.co.id\"],\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/fajar-ari-dewanto\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bali Tetap Sepi, Bahkan Tanpa Musim Liburan - Berita Daerah","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/02\/13\/bali-tetap-sepi-bahkan-tanpa-musim-liburan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Bali Tetap Sepi, Bahkan Tanpa Musim Liburan - Berita Daerah","og_description":"(Beritadaerah-Kolom) Saya baru kembali dari Bali minggu ini. Perjalanan kali ini bukan dalam rangka libur panjang, bukan Natal atau Tahun Baru, dan tidak ada euforia musim wisata. Justru karena itu saya datang dengan ekspektasi yang netral. Saya hanya ingin melihat Bali apa adanya\u2014tanpa hiruk pikuk kalender liburan. Namun setelah beberapa hari berpindah tempat, kesan yang tertinggal justru sama: pulau ini terasa lebih sunyi dari yang saya ingat. Perjalanan saya dimulai di Ubud. Kawasan ini selalu punya energi yang berbeda\u2014lebih tenang, [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/02\/13\/bali-tetap-sepi-bahkan-tanpa-musim-liburan\/","og_site_name":"Berita Daerah","article_published_time":"2026-02-13T07:17:34+00:00","article_modified_time":"2026-02-13T07:27:24+00:00","og_image":[{"width":1600,"height":720,"url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Bali.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Fadjar Ari Dewanto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Fadjar Ari Dewanto","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/","name":"Berita Daerah","description":"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/02\/13\/bali-tetap-sepi-bahkan-tanpa-musim-liburan\/","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/02\/13\/bali-tetap-sepi-bahkan-tanpa-musim-liburan\/","name":"Bali Tetap Sepi, Bahkan Tanpa Musim Liburan - Berita Daerah","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website"},"datePublished":"2026-02-13T07:17:34+00:00","dateModified":"2026-02-13T07:27:24+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/85ed2f5492b68a7b853f8eb53fbab73b"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/02\/13\/bali-tetap-sepi-bahkan-tanpa-musim-liburan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/02\/13\/bali-tetap-sepi-bahkan-tanpa-musim-liburan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2026\/02\/13\/bali-tetap-sepi-bahkan-tanpa-musim-liburan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bali Tetap Sepi, Bahkan Tanpa Musim Liburan"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/85ed2f5492b68a7b853f8eb53fbab73b","name":"Fadjar Ari Dewanto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/551e2d24aaf1f2eac4a2857f7d83b8bd?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/551e2d24aaf1f2eac4a2857f7d83b8bd?s=96&d=mm&r=g","caption":"Fadjar Ari Dewanto"},"description":"Editor in Chief Vibiz Media Network, Coordinating Partner of Business Advisory Vibiz Consulting.","sameAs":["http:\/\/www.beritadaerah.co.id"],"url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/fajar-ari-dewanto\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/366846"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=366846"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/366846\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":366853,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/366846\/revisions\/366853"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/366847"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=366846"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=366846"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=366846"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}