{"id":357450,"date":"2025-05-03T18:08:45","date_gmt":"2025-05-03T11:08:45","guid":{"rendered":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?p=357450"},"modified":"2025-05-04T18:11:40","modified_gmt":"2025-05-04T11:11:40","slug":"kepala-bps-data-kemiskinan-versi-bank-dunia-perlu-disikapi-dengan-perspektif-yang-tepat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/05\/03\/kepala-bps-data-kemiskinan-versi-bank-dunia-perlu-disikapi-dengan-perspektif-yang-tepat\/","title":{"rendered":"Kepala BPS: Data Kemiskinan Versi Bank Dunia Perlu Disikapi dengan Perspektif yang Tepat"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>(Beritadaerah-Jakarta)<\/strong> Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), <strong>Amalia Adininggar Widyasanti<\/strong>, mengingatkan publik agar menanggapi secara arif data kemiskinan Indonesia yang dilansir oleh Bank Dunia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam pernyataan pers yang disampaikan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (30\/4\/2025), Amalia menjelaskan bahwa angka 60,3 persen yang disebut oleh Bank Dunia <strong>tidak sejalan langsung<\/strong> dengan metode penghitungan kemiskinan nasional karena memakai pendekatan dan parameter yang berlainan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKita perlu melihat data Bank Dunia tentang kemiskinan sebesar 60,3 persen ini dengan sudut pandang yang lebih proporsional,\u201d ujar Amalia dalam keterangan resmi BPMI Setpres yang diterima InfoPublik pada Jumat (2\/5\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia memaparkan bahwa angka tersebut berasal dari standar kemiskinan global kategori <em>upper middle income<\/em> menurut Bank Dunia, yaitu sebesar <strong>US$6,85 per kapita per hari<\/strong> berdasarkan <strong>Purchasing Power Parity (PPP)<\/strong> dengan tahun acuan 2017. Karena itu, angka tersebut tidak bisa serta-merta dikonversikan menggunakan kurs saat ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cNilai tukar yang digunakan adalah PPP tahun dasar 2017. Jadi, kita tak bisa menyamakannya begitu saja dengan nilai tukar rupiah saat ini,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Amalia menambahkan, <strong>Bank Dunia pun tidak mengharuskan<\/strong> negara-negara menerapkan garis kemiskinan global tersebut. Sebaliknya, negara dianjurkan menyusun <strong>garis kemiskinan nasional<\/strong> yang merefleksikan realitas ekonomi dan sosial masing-masing.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cGaris kemiskinan global dari Bank Dunia bukanlah aturan mutlak. Setiap negara perlu menetapkan batas kemiskinannya sendiri berdasarkan konteks dan karakteristik nasional,\u201d jelas Amalia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di Indonesia, metode penghitungan angka kemiskinan didasarkan pada garis kemiskinan yang disesuaikan dengan kondisi di setiap provinsi, karena tingkat kebutuhan dan biaya hidup antardaerah berbeda-beda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cStandar hidup di DKI Jakarta jelas tidak sama dengan di Papua Selatan. Oleh karena itu, setiap daerah memiliki batas kemiskinan masing-masing,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lebih lanjut, Amalia menegaskan bahwa data dari Bank Dunia sebaiknya dipandang sebagai <strong>informasi pelengkap<\/strong>, bukan sebagai <strong>dasar utama<\/strong> dalam menyusun kebijakan nasional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cJadi mari kita menyikapi angka kemiskinan versi Bank Dunia ini secara bijak\u2014sebagai bahan pertimbangan tambahan, bukan satu-satunya patokan dalam membuat kebijakan,\u201d tandas Amalia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Beritadaerah-Jakarta) Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, mengingatkan publik agar menanggapi secara arif data kemiskinan Indonesia yang dilansir oleh Bank Dunia. Dalam pernyataan pers yang disampaikan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (30\/4\/2025), Amalia menjelaskan bahwa angka 60,3 persen yang disebut oleh Bank Dunia tidak sejalan langsung dengan metode penghitungan kemiskinan nasional karena memakai pendekatan dan parameter yang berlainan. \u201cKita perlu melihat data Bank Dunia tentang kemiskinan sebesar 60,3 persen ini dengan sudut pandang yang lebih proporsional,\u201d ujar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":357451,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":""},"categories":[3,93],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kepala BPS: Data Kemiskinan Versi Bank Dunia Perlu Disikapi dengan Perspektif yang Tepat - Berita Daerah<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/05\/03\/kepala-bps-data-kemiskinan-versi-bank-dunia-perlu-disikapi-dengan-perspektif-yang-tepat\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kepala BPS: Data Kemiskinan Versi Bank Dunia Perlu Disikapi dengan Perspektif yang Tepat - Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Beritadaerah-Jakarta) Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, mengingatkan publik agar menanggapi secara arif data kemiskinan Indonesia yang dilansir oleh Bank Dunia. Dalam pernyataan pers yang disampaikan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (30\/4\/2025), Amalia menjelaskan bahwa angka 60,3 persen yang disebut oleh Bank Dunia tidak sejalan langsung dengan metode penghitungan kemiskinan nasional karena memakai pendekatan dan parameter yang berlainan. \u201cKita perlu melihat data Bank Dunia tentang kemiskinan sebesar 60,3 persen ini dengan sudut pandang yang lebih proporsional,\u201d ujar [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/05\/03\/kepala-bps-data-kemiskinan-versi-bank-dunia-perlu-disikapi-dengan-perspektif-yang-tepat\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-05-03T11:08:45+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-04T11:11:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/BD-1900.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"960\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"517\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Endah Caratri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Endah Caratri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\",\"name\":\"Berita Daerah\",\"description\":\"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/05\/03\/kepala-bps-data-kemiskinan-versi-bank-dunia-perlu-disikapi-dengan-perspektif-yang-tepat\/\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/05\/03\/kepala-bps-data-kemiskinan-versi-bank-dunia-perlu-disikapi-dengan-perspektif-yang-tepat\/\",\"name\":\"Kepala BPS: Data Kemiskinan Versi Bank Dunia Perlu Disikapi dengan Perspektif yang Tepat - Berita Daerah\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-05-03T11:08:45+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-04T11:11:40+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/7c53f9cb7be4f954ff3b5888be782c85\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/05\/03\/kepala-bps-data-kemiskinan-versi-bank-dunia-perlu-disikapi-dengan-perspektif-yang-tepat\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/05\/03\/kepala-bps-data-kemiskinan-versi-bank-dunia-perlu-disikapi-dengan-perspektif-yang-tepat\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/05\/03\/kepala-bps-data-kemiskinan-versi-bank-dunia-perlu-disikapi-dengan-perspektif-yang-tepat\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kepala BPS: Data Kemiskinan Versi Bank Dunia Perlu Disikapi dengan Perspektif yang Tepat\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/7c53f9cb7be4f954ff3b5888be782c85\",\"name\":\"Endah Caratri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6d03bfb15db1bb00e9d986427491b10f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6d03bfb15db1bb00e9d986427491b10f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Endah Caratri\"},\"description\":\"Endah Caratri is Coordinating Partner of Business Advisory Services Vibiz Consulting\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/iin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kepala BPS: Data Kemiskinan Versi Bank Dunia Perlu Disikapi dengan Perspektif yang Tepat - Berita Daerah","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/05\/03\/kepala-bps-data-kemiskinan-versi-bank-dunia-perlu-disikapi-dengan-perspektif-yang-tepat\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kepala BPS: Data Kemiskinan Versi Bank Dunia Perlu Disikapi dengan Perspektif yang Tepat - Berita Daerah","og_description":"(Beritadaerah-Jakarta) Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, mengingatkan publik agar menanggapi secara arif data kemiskinan Indonesia yang dilansir oleh Bank Dunia. Dalam pernyataan pers yang disampaikan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (30\/4\/2025), Amalia menjelaskan bahwa angka 60,3 persen yang disebut oleh Bank Dunia tidak sejalan langsung dengan metode penghitungan kemiskinan nasional karena memakai pendekatan dan parameter yang berlainan. \u201cKita perlu melihat data Bank Dunia tentang kemiskinan sebesar 60,3 persen ini dengan sudut pandang yang lebih proporsional,\u201d ujar [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/05\/03\/kepala-bps-data-kemiskinan-versi-bank-dunia-perlu-disikapi-dengan-perspektif-yang-tepat\/","og_site_name":"Berita Daerah","article_published_time":"2025-05-03T11:08:45+00:00","article_modified_time":"2025-05-04T11:11:40+00:00","og_image":[{"width":960,"height":517,"url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/BD-1900.png","type":"image\/png"}],"author":"Endah Caratri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Endah Caratri","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/","name":"Berita Daerah","description":"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/05\/03\/kepala-bps-data-kemiskinan-versi-bank-dunia-perlu-disikapi-dengan-perspektif-yang-tepat\/","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/05\/03\/kepala-bps-data-kemiskinan-versi-bank-dunia-perlu-disikapi-dengan-perspektif-yang-tepat\/","name":"Kepala BPS: Data Kemiskinan Versi Bank Dunia Perlu Disikapi dengan Perspektif yang Tepat - Berita Daerah","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website"},"datePublished":"2025-05-03T11:08:45+00:00","dateModified":"2025-05-04T11:11:40+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/7c53f9cb7be4f954ff3b5888be782c85"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/05\/03\/kepala-bps-data-kemiskinan-versi-bank-dunia-perlu-disikapi-dengan-perspektif-yang-tepat\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/05\/03\/kepala-bps-data-kemiskinan-versi-bank-dunia-perlu-disikapi-dengan-perspektif-yang-tepat\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/05\/03\/kepala-bps-data-kemiskinan-versi-bank-dunia-perlu-disikapi-dengan-perspektif-yang-tepat\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kepala BPS: Data Kemiskinan Versi Bank Dunia Perlu Disikapi dengan Perspektif yang Tepat"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/7c53f9cb7be4f954ff3b5888be782c85","name":"Endah Caratri","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6d03bfb15db1bb00e9d986427491b10f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6d03bfb15db1bb00e9d986427491b10f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Endah Caratri"},"description":"Endah Caratri is Coordinating Partner of Business Advisory Services Vibiz Consulting","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/iin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/357450"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=357450"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/357450\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":357452,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/357450\/revisions\/357452"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/357451"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=357450"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=357450"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=357450"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}