{"id":356961,"date":"2025-04-24T18:47:21","date_gmt":"2025-04-24T11:47:21","guid":{"rendered":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?p=356961"},"modified":"2025-04-24T18:47:21","modified_gmt":"2025-04-24T11:47:21","slug":"gerakkan-tanam-padi-serentak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/04\/24\/gerakkan-tanam-padi-serentak\/","title":{"rendered":"Pemkot Malang Dorong Produktivitas Pertanian Lewat Gerakan Tanam Padi Serentak"},"content":{"rendered":"<p>(Beritadaerah &#8211; Malang) Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus berkomitmen meningkatkan produktivitas sektor pertanian sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan daerah. Hal ini ditunjukkan melalui kegiatan tanam padi serentak yang dilaksanakan di lahan Kelompok Tani Sri Murni, Kelurahan Gadang, Kecamatan Sukun, Rabu (23\/4\/2025).<\/p>\n<p>Kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda nasional Gerakan Tanam Padi Serentak di 14 provinsi yang juga diikuti Wali Kota Malang Wahyu Hidayat secara daring. Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran Forkopimda dan sejumlah pihak terkait.<\/p>\n<p>Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyampaikan bahwa wilayah Kecamatan Sukun memiliki potensi pertanian yang besar, dengan total luas lahan mencapai 148 hektare. \u201cDi Kelurahan Kebonsari saja, luas lahannya mencapai 24 hektare dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Malang,\u201d jelasnya.<\/p>\n<h5>Wahyu mengungkapkan, rata-rata hasil panen di Kota Malang mencapai delapan ton per hektare. Harga gabah di tingkat petani juga cukup kompetitif, yakni sekitar Rp6.700 per kilogram, lebih tinggi dari rata-rata nasional yang berada di angka Rp6.500. \u201cHarga ini memotivasi petani untuk terus meningkatkan hasil panennya, yang tentunya berdampak positif pada ketahanan pangan kota,\u201d ujarnya.<\/h5>\n<p>Sebagai bentuk dukungan kepada para petani, Pemkot Malang terus menyalurkan bantuan seperti pupuk bersubsidi, benih unggul padi dan jagung, serta alat dan mesin pertanian (alsintan).<\/p>\n<p>Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang, Slamet Husnan Hariyadi, menambahkan bahwa benih unggul yang digunakan dalam program ini memiliki masa tanam lebih singkat. Salah satunya adalah benih padi BK asal Situbondo, yang bisa dipanen dalam 75 hari, lebih cepat dibanding benih biasa yang memerlukan waktu hingga 102 hari. \u201cDengan masa tanam yang pendek, petani bisa panen hingga tiga kali dalam setahun,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Dispangtan juga sedang menguji penggunaan teknologi drone untuk mempercepat proses penanaman. Slamet menjelaskan bahwa proses tanam yang biasanya memakan waktu 25 hari untuk lahan seluas tiga hektare, kini dapat diselesaikan dalam satu hari dengan bantuan drone. \u201cKami terus mencari cara agar proses pertanian lebih efisien dan efektif. Penggunaan drone menjadi salah satu inovasi yang kami coba,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Slamet menyampaikan bahwa pihaknya tengah berkoordinasi dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) untuk mengoptimalkan lahan sawah milik pemerintah agar dapat dimanfaatkan secara produktif. \u201cKe depan, kami akan maksimalkan penggunaan alsintan dari tahap pengolahan lahan, penanaman, hingga panen. Target kami adalah mewujudkan panen tiga kali setahun di Kota Malang,\u201d pungkasnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Beritadaerah &#8211; Malang) Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus berkomitmen meningkatkan produktivitas sektor pertanian sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan daerah. Hal ini ditunjukkan melalui kegiatan tanam padi serentak yang dilaksanakan di lahan Kelompok Tani Sri Murni, Kelurahan Gadang, Kecamatan Sukun, Rabu (23\/4\/2025). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda nasional Gerakan Tanam Padi Serentak di 14 provinsi yang juga diikuti Wali Kota Malang Wahyu Hidayat secara daring. Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran Forkopimda dan sejumlah pihak terkait. Wali Kota Malang Wahyu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":356962,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"Wahyu mengungkapkan, rata-rata hasil panen di Kota Malang mencapai delapan ton per hektare. Harga gabah di tingkat petani juga cukup kompetitif, yakni sekitar Rp6.700 per kilogram, lebih tinggi dari rata-rata nasional yang berada di angka Rp6.500. \u201cHarga ini memotivasi petani untuk terus meningkatkan hasil panennya, yang tentunya berdampak positif pada ketahanan pangan kota,\u201d ujarnya."},"categories":[93,41],"tags":[3330],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pemkot Malang Dorong Produktivitas Pertanian Lewat Gerakan Tanam Padi Serentak - Berita Daerah<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Wahyu mengungkapkan, rata-rata hasil panen di Kota Malang mencapai delapan ton per hektare. Harga gabah di tingkat petani juga cukup kompetitif, yakni sekitar Rp6.700 per kilogram, lebih tinggi dari rata-rata nasional yang berada di angka Rp6.500. \u201cHarga ini memotivasi petani untuk terus meningkatkan hasil panennya, yang tentunya berdampak positif pada ketahanan pangan kota,\u201d ujarnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/04\/24\/gerakkan-tanam-padi-serentak\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pemkot Malang Dorong Produktivitas Pertanian Lewat Gerakan Tanam Padi Serentak - Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Wahyu mengungkapkan, rata-rata hasil panen di Kota Malang mencapai delapan ton per hektare. Harga gabah di tingkat petani juga cukup kompetitif, yakni sekitar Rp6.700 per kilogram, lebih tinggi dari rata-rata nasional yang berada di angka Rp6.500. \u201cHarga ini memotivasi petani untuk terus meningkatkan hasil panennya, yang tentunya berdampak positif pada ketahanan pangan kota,\u201d ujarnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/04\/24\/gerakkan-tanam-padi-serentak\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"article:author\" content=\"Joshua Agustinus Pandapotan Purba\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-04-24T11:47:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Pemkot-Malang-Dorong-Produktivitas-Pertanian-Image-Malang-Kab.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"683\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"384\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Agustinus Purba\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Agustinus Purba\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\",\"name\":\"Berita Daerah\",\"description\":\"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/04\/24\/gerakkan-tanam-padi-serentak\/\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/04\/24\/gerakkan-tanam-padi-serentak\/\",\"name\":\"Pemkot Malang Dorong Produktivitas Pertanian Lewat Gerakan Tanam Padi Serentak - Berita Daerah\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-04-24T11:47:21+00:00\",\"dateModified\":\"2025-04-24T11:47:21+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/3b8e19e82f6d2e187e6df3497751a11c\"},\"description\":\"Wahyu mengungkapkan, rata-rata hasil panen di Kota Malang mencapai delapan ton per hektare. Harga gabah di tingkat petani juga cukup kompetitif, yakni sekitar Rp6.700 per kilogram, lebih tinggi dari rata-rata nasional yang berada di angka Rp6.500. \u201cHarga ini memotivasi petani untuk terus meningkatkan hasil panennya, yang tentunya berdampak positif pada ketahanan pangan kota,\u201d ujarnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/04\/24\/gerakkan-tanam-padi-serentak\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/04\/24\/gerakkan-tanam-padi-serentak\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/04\/24\/gerakkan-tanam-padi-serentak\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pemkot Malang Dorong Produktivitas Pertanian Lewat Gerakan Tanam Padi Serentak\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/3b8e19e82f6d2e187e6df3497751a11c\",\"name\":\"Agustinus Purba\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9e6b3262eea4dcb50419fbfc9b94ded1?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9e6b3262eea4dcb50419fbfc9b94ded1?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Agustinus Purba\"},\"sameAs\":[\"Joshua Agustinus Pandapotan Purba\",\"Joshuaagusra\",\"Agustinus Purba\"],\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/agus\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pemkot Malang Dorong Produktivitas Pertanian Lewat Gerakan Tanam Padi Serentak - Berita Daerah","description":"Wahyu mengungkapkan, rata-rata hasil panen di Kota Malang mencapai delapan ton per hektare. Harga gabah di tingkat petani juga cukup kompetitif, yakni sekitar Rp6.700 per kilogram, lebih tinggi dari rata-rata nasional yang berada di angka Rp6.500. \u201cHarga ini memotivasi petani untuk terus meningkatkan hasil panennya, yang tentunya berdampak positif pada ketahanan pangan kota,\u201d ujarnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/04\/24\/gerakkan-tanam-padi-serentak\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pemkot Malang Dorong Produktivitas Pertanian Lewat Gerakan Tanam Padi Serentak - Berita Daerah","og_description":"Wahyu mengungkapkan, rata-rata hasil panen di Kota Malang mencapai delapan ton per hektare. Harga gabah di tingkat petani juga cukup kompetitif, yakni sekitar Rp6.700 per kilogram, lebih tinggi dari rata-rata nasional yang berada di angka Rp6.500. \u201cHarga ini memotivasi petani untuk terus meningkatkan hasil panennya, yang tentunya berdampak positif pada ketahanan pangan kota,\u201d ujarnya.","og_url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/04\/24\/gerakkan-tanam-padi-serentak\/","og_site_name":"Berita Daerah","article_author":"Joshua Agustinus Pandapotan Purba","article_published_time":"2025-04-24T11:47:21+00:00","og_image":[{"width":683,"height":384,"url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Pemkot-Malang-Dorong-Produktivitas-Pertanian-Image-Malang-Kab.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Agustinus Purba","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Agustinus Purba","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/","name":"Berita Daerah","description":"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/04\/24\/gerakkan-tanam-padi-serentak\/","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/04\/24\/gerakkan-tanam-padi-serentak\/","name":"Pemkot Malang Dorong Produktivitas Pertanian Lewat Gerakan Tanam Padi Serentak - Berita Daerah","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website"},"datePublished":"2025-04-24T11:47:21+00:00","dateModified":"2025-04-24T11:47:21+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/3b8e19e82f6d2e187e6df3497751a11c"},"description":"Wahyu mengungkapkan, rata-rata hasil panen di Kota Malang mencapai delapan ton per hektare. Harga gabah di tingkat petani juga cukup kompetitif, yakni sekitar Rp6.700 per kilogram, lebih tinggi dari rata-rata nasional yang berada di angka Rp6.500. \u201cHarga ini memotivasi petani untuk terus meningkatkan hasil panennya, yang tentunya berdampak positif pada ketahanan pangan kota,\u201d ujarnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/04\/24\/gerakkan-tanam-padi-serentak\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/04\/24\/gerakkan-tanam-padi-serentak\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/04\/24\/gerakkan-tanam-padi-serentak\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pemkot Malang Dorong Produktivitas Pertanian Lewat Gerakan Tanam Padi Serentak"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/3b8e19e82f6d2e187e6df3497751a11c","name":"Agustinus Purba","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9e6b3262eea4dcb50419fbfc9b94ded1?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9e6b3262eea4dcb50419fbfc9b94ded1?s=96&d=mm&r=g","caption":"Agustinus Purba"},"sameAs":["Joshua Agustinus Pandapotan Purba","Joshuaagusra","Agustinus Purba"],"url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/agus\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/356961"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=356961"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/356961\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":356963,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/356961\/revisions\/356963"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/356962"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=356961"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=356961"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=356961"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}