{"id":355292,"date":"2025-03-04T08:08:39","date_gmt":"2025-03-04T01:08:39","guid":{"rendered":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?p=355292"},"modified":"2025-03-04T08:08:39","modified_gmt":"2025-03-04T01:08:39","slug":"produksi-padi-dan-jagung-jateng-masih-terbesar-kedua-nasional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/03\/04\/produksi-padi-dan-jagung-jateng-masih-terbesar-kedua-nasional\/","title":{"rendered":"Produksi Padi dan Jagung Jateng Masih Terbesar Kedua Nasional"},"content":{"rendered":"<p>(Beritadaerah-Semarang) Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah telah merilis\u00a0 data produksi padi dan jagung sepanjang 2024. Dari data tersebut, Provinsi Jawa Tengah telah membuktikan komitmennya sebagai lumbung pangan, dengan masih menduduki peringkat kedua nasional untuk produksi padi dan jagung sepanjang 2024. Produksi padi mencapai 8,89 juta ton gabah kering giling (GKG) atau setara dengan 5,11 juta ton beras, sedangkan jagung mencapai di angka 2,43 juta ton.<\/p>\n<p>Dalam siaran persnya secara daring, Senin (3\/3), Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah, Endang Tri Wahyuningsih mengatakan, keberhasilan tersebut menempatkan Jawa Tengah sebagai provinsi dengan produksi padi dan jagung terbesar kedua nasional, setelah Jawa Timur. Hal itu juga sebagai bukti, Jawa Tengah mampu diandalkan menjadi daerah lumbung pangan nasional.<\/p>\n<p>\u201cIni adalah catatan baik. Selain padi, produksi jagung kita juga mengalami kenaikan yang cukup tinggi,\u201d ujar Endang.<\/p>\n<p>Secara rinci, Endang menjelaskan, luas panen padi pada 2024 mencapai 1,55 juta hektare, atau mengalami penurunan 0,09 juta hektare (5,36 persen) dibanding 2023. Meskipun secara total mengalami penurunan, sepanjang September-Desember 2024 luas panen padi mengalami peningkatan sebesar 34,23 persen dibanding periode yang sama pada 2023.<\/p>\n<p>\u201cPeningkatan tersebut disebabkan oleh lonjakan luas tanam (<em>standing crops<\/em>) sepanjang Juni-Agustus 2024,\u201d lanjutnya.<\/p>\n<p>Sejalan dengan luas panen, produksi padi pada 2024 mencapai 8,89 juta ton GKG, atau setara 5,11 juta ton beras untuk konsumsi pangan penduduk. Dibandingkan 2023, produksi padi pada 2024 mengalami penurunan sekitar 0,19 juta ton GKG (2,12 persen).<\/p>\n<p>\u201cPada tahun 2024 penurunan produksi padi terjadi di semua wilayah provinsi pulau Jawa. Nah, penurunan produksi padi di Jawa Tengah lebih rendah dibanding Jawa Barat dan Jawa Timur. Dan Jawa Tengah menduduki provinsi dengan produksi padi terbesar kedua secara nasional,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Sementara, pada komoditas jagung, luas panen di Jawa Tengah mencapai 0,41 juta hektare, atau mengalami peningkatan 0,04 juta hektare (11,13 persen) dibanding 2023. Sejalan dengan luas panen, produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen pada 2024 mencapai 2,43 juta ton, atau mengalami peningkatan sebanyak 0,25 juta ton (11,59 persen) dibanding 2023.<\/p>\n<p>\u201cProduksi padi dan jagung tahun 2024 tersebut, menempatkan Jawa Tengah sebagai provinsi dengan produksi terbesar kedua nasional,\u201d pungkasnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Beritadaerah-Semarang) Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah telah merilis\u00a0 data produksi padi dan jagung sepanjang 2024. Dari data tersebut, Provinsi Jawa Tengah telah membuktikan komitmennya sebagai lumbung pangan, dengan masih menduduki peringkat kedua nasional untuk produksi padi dan jagung sepanjang 2024. Produksi padi mencapai 8,89 juta ton gabah kering giling (GKG) atau setara dengan 5,11 juta ton beras, sedangkan jagung mencapai di angka 2,43 juta ton. Dalam siaran persnya secara daring, Senin (3\/3), Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":355293,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"kia_subtitle":""},"categories":[93,41],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Produksi Padi dan Jagung Jateng Masih Terbesar Kedua Nasional - Berita Daerah<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/03\/04\/produksi-padi-dan-jagung-jateng-masih-terbesar-kedua-nasional\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Produksi Padi dan Jagung Jateng Masih Terbesar Kedua Nasional - Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Beritadaerah-Semarang) Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah telah merilis\u00a0 data produksi padi dan jagung sepanjang 2024. Dari data tersebut, Provinsi Jawa Tengah telah membuktikan komitmennya sebagai lumbung pangan, dengan masih menduduki peringkat kedua nasional untuk produksi padi dan jagung sepanjang 2024. Produksi padi mencapai 8,89 juta ton gabah kering giling (GKG) atau setara dengan 5,11 juta ton beras, sedangkan jagung mencapai di angka 2,43 juta ton. Dalam siaran persnya secara daring, Senin (3\/3), Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/03\/04\/produksi-padi-dan-jagung-jateng-masih-terbesar-kedua-nasional\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-03-04T01:08:39+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Rilis-BPS-Produksi-Padi-Jagung-2048x1536-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2048\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Handi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Handi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\",\"name\":\"Berita Daerah\",\"description\":\"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/03\/04\/produksi-padi-dan-jagung-jateng-masih-terbesar-kedua-nasional\/\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/03\/04\/produksi-padi-dan-jagung-jateng-masih-terbesar-kedua-nasional\/\",\"name\":\"Produksi Padi dan Jagung Jateng Masih Terbesar Kedua Nasional - Berita Daerah\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-03-04T01:08:39+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-04T01:08:39+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/d2bbd006fc6beacb04826f63b933c420\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/03\/04\/produksi-padi-dan-jagung-jateng-masih-terbesar-kedua-nasional\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/03\/04\/produksi-padi-dan-jagung-jateng-masih-terbesar-kedua-nasional\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/03\/04\/produksi-padi-dan-jagung-jateng-masih-terbesar-kedua-nasional\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Produksi Padi dan Jagung Jateng Masih Terbesar Kedua Nasional\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/d2bbd006fc6beacb04826f63b933c420\",\"name\":\"Handi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-08-05-at-13.39.57.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-08-05-at-13.39.57.jpeg\",\"caption\":\"Handi\"},\"description\":\"Editor in beritadaerah.co.id, Consultant at LEPMIDA (Lembaga Pengembangan Manajemen dan Investasi Daerah).\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/handi\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Produksi Padi dan Jagung Jateng Masih Terbesar Kedua Nasional - Berita Daerah","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/03\/04\/produksi-padi-dan-jagung-jateng-masih-terbesar-kedua-nasional\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Produksi Padi dan Jagung Jateng Masih Terbesar Kedua Nasional - Berita Daerah","og_description":"(Beritadaerah-Semarang) Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah telah merilis\u00a0 data produksi padi dan jagung sepanjang 2024. Dari data tersebut, Provinsi Jawa Tengah telah membuktikan komitmennya sebagai lumbung pangan, dengan masih menduduki peringkat kedua nasional untuk produksi padi dan jagung sepanjang 2024. Produksi padi mencapai 8,89 juta ton gabah kering giling (GKG) atau setara dengan 5,11 juta ton beras, sedangkan jagung mencapai di angka 2,43 juta ton. Dalam siaran persnya secara daring, Senin (3\/3), Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/03\/04\/produksi-padi-dan-jagung-jateng-masih-terbesar-kedua-nasional\/","og_site_name":"Berita Daerah","article_published_time":"2025-03-04T01:08:39+00:00","og_image":[{"width":2048,"height":1536,"url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Rilis-BPS-Produksi-Padi-Jagung-2048x1536-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Handi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Handi","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/","name":"Berita Daerah","description":"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/03\/04\/produksi-padi-dan-jagung-jateng-masih-terbesar-kedua-nasional\/","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/03\/04\/produksi-padi-dan-jagung-jateng-masih-terbesar-kedua-nasional\/","name":"Produksi Padi dan Jagung Jateng Masih Terbesar Kedua Nasional - Berita Daerah","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website"},"datePublished":"2025-03-04T01:08:39+00:00","dateModified":"2025-03-04T01:08:39+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/d2bbd006fc6beacb04826f63b933c420"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/03\/04\/produksi-padi-dan-jagung-jateng-masih-terbesar-kedua-nasional\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/03\/04\/produksi-padi-dan-jagung-jateng-masih-terbesar-kedua-nasional\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/03\/04\/produksi-padi-dan-jagung-jateng-masih-terbesar-kedua-nasional\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Produksi Padi dan Jagung Jateng Masih Terbesar Kedua Nasional"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/d2bbd006fc6beacb04826f63b933c420","name":"Handi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-08-05-at-13.39.57.jpeg","contentUrl":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-08-05-at-13.39.57.jpeg","caption":"Handi"},"description":"Editor in beritadaerah.co.id, Consultant at LEPMIDA (Lembaga Pengembangan Manajemen dan Investasi Daerah).","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/handi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/355292"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=355292"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/355292\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":355294,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/355292\/revisions\/355294"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/355293"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=355292"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=355292"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=355292"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}