{"id":355135,"date":"2025-02-24T17:25:00","date_gmt":"2025-02-24T10:25:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?p=355135"},"modified":"2025-02-24T19:04:52","modified_gmt":"2025-02-24T12:04:52","slug":"strategi-jateng-dalam-mendukung-swasembada-garam-2027","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/02\/24\/strategi-jateng-dalam-mendukung-swasembada-garam-2027\/","title":{"rendered":"Strategi Jateng Dalam Mendukung Swasembada Garam 2027"},"content":{"rendered":"<p>(Beritadaerah-Semarang)\u00a0 Dalam upaya mendukung program swasembada garam nasional 2027, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan strategi, salah satunya dengan menerbitkan Pergub Nomor 20 Tahun 2024 tentang Rencana Induk Pergaraman Daerah, yang mengatur hilirisasi industri garam Jateng mulai dari praproduksi hingga pemasaran. Demikian yang disampaikan oleh Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jateng Lilik Harnadi di Semarang, Senin (24\/2).<\/p>\n<p>Menurut Lilik, Jawa Tengah sebagai salah satu provinsi penghasil garam di Indonesia dan menempati urutan kedua setelah Jawa Timur. Menurut data dari DKP, sepanjang 2024, produksi garam di Jawa Tengah sekitar 631 ribu ton. Sementara, kebutuhan konsumsi dan industri yang ada di Jawa Tengah hanya sekitar 119 ribu ton per tahun.<\/p>\n<p>\u201cArtinya kita sudah surplus karena produksi kita sekitar 600 ribu ton,\u201d kata Lilik.<\/p>\n<p>Dengan kondisi tersebut, Pemprov Jateng optimistis dapat menyokong upaya swasembada pangan, termasuk garam. Hal itu diperkuat dengan Pergub Nomor 20 Tahun 2024 yang mengatur tentang Rencana Induk Pergaraman Daerah. Pada beleid tersebut, mengatur daerah di Pantura dan Pansela Jateng yang menjadi sentra penghasil garam. Wilayah di pantai utara Jateng adalah Kecamatan Kaliori (Rembang), Kecamatan Batangan (Pati), Kecamatan Kedung (Jepara), Kecamatan Wedung (Demak), dan Kecamatan Tanjung (Brebes).<\/p>\n<p>Sementara, wilayah di pantai selatan Jateng terdiri atas Kecamatan Grabag (Purworejo), Kecamatan Mirit (Kebumen), dan Kecamatan Adipala (Cilacap), ditambah Grobogan. Pada daerah-daerah tersebut, nantinya diharap tidak hanya proses produksi, namun sampai dengan pengolahan menjadi barang siap pakai, baik itu untuk konsumsi ataupun kebutuhan industri.<\/p>\n<p>\u201cJadi khusus daerah-daerah yang ada di kawasan pergaraman tadi, harapannya ada perlindungan ruang agar jangan sampai terjadi alih fungsi lahan,\u201d urainya.<\/p>\n<p>Selain itu, kawasan tersebut nantinya akan ditangani sesuai kewenangan stakeholder terkait. Contohnya, DKP Jateng akan fokus bagaimana menggenjot produksi garam, lalu terkait dengan sarana jalan dan saluran irigasi akan diurusi oleh Dinas Pekerjaan Umum. Kemudian, untuk pemasaran, akan menggandeng Disperindag. \u00a0Dengan pola tersebut, diharapkan produksi garam Jateng akan meningkat minimal 30 persen.<\/p>\n<p>Terkait kewenangan DKP, pihaknya telah menempuh sejumlah langkah. Di antaranya, pemberian bantuan geomembran dan pembangunan GGR (Gudang Garam Rakyat) serta pelatihan petambak garam untuk peningkatan volume produksi dan kualitas garam.<\/p>\n<p>Ditambahkan, pada beberapa sentra garam juga telah memiliki fasilitas\u00a0<em>washing plant<\/em>, seperti di Kaliori (Rembang) dengan kapasitas 7.500 ton\/tahun, yang dikelola koperasi. Perusahaan daerah milik Pemprov Jateng, yakni SPJT, juga akan membangun\u00a0<em>washing plant<\/em>\u00a0garam, yang rencananya akan beroperasi pada Juni 2025.<\/p>\n<p>Terakhir, Lilik menyampaikan bahwa kita siap karena juga sudah ada Perpres 126\/2022, kita sangat bersyukur dan sudah didukung oleh pak gubernur terkait tata ruang (produksi garam) dan harapannya, dapat mengangkat garam lokal.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Beritadaerah-Semarang)\u00a0 Dalam upaya mendukung program swasembada garam nasional 2027, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan strategi, salah satunya dengan menerbitkan Pergub Nomor 20 Tahun 2024 tentang Rencana Induk Pergaraman Daerah, yang mengatur hilirisasi industri garam Jateng mulai dari praproduksi hingga pemasaran. Demikian yang disampaikan oleh Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jateng Lilik Harnadi di Semarang, Senin (24\/2). Menurut Lilik, Jawa Tengah sebagai salah satu provinsi penghasil garam di Indonesia dan menempati urutan kedua setelah Jawa Timur. Menurut data dari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":355136,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":""},"categories":[93,41],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Strategi Jateng Dalam Mendukung Swasembada Garam 2027 - Berita Daerah<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/02\/24\/strategi-jateng-dalam-mendukung-swasembada-garam-2027\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Strategi Jateng Dalam Mendukung Swasembada Garam 2027 - Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Beritadaerah-Semarang)\u00a0 Dalam upaya mendukung program swasembada garam nasional 2027, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan strategi, salah satunya dengan menerbitkan Pergub Nomor 20 Tahun 2024 tentang Rencana Induk Pergaraman Daerah, yang mengatur hilirisasi industri garam Jateng mulai dari praproduksi hingga pemasaran. Demikian yang disampaikan oleh Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jateng Lilik Harnadi di Semarang, Senin (24\/2). Menurut Lilik, Jawa Tengah sebagai salah satu provinsi penghasil garam di Indonesia dan menempati urutan kedua setelah Jawa Timur. Menurut data dari [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/02\/24\/strategi-jateng-dalam-mendukung-swasembada-garam-2027\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-02-24T10:25:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-02-24T12:04:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/IMG-20210810-WA0049.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"670\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Handi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Handi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\",\"name\":\"Berita Daerah\",\"description\":\"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/02\/24\/strategi-jateng-dalam-mendukung-swasembada-garam-2027\/\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/02\/24\/strategi-jateng-dalam-mendukung-swasembada-garam-2027\/\",\"name\":\"Strategi Jateng Dalam Mendukung Swasembada Garam 2027 - Berita Daerah\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-02-24T10:25:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-24T12:04:52+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/d2bbd006fc6beacb04826f63b933c420\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/02\/24\/strategi-jateng-dalam-mendukung-swasembada-garam-2027\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/02\/24\/strategi-jateng-dalam-mendukung-swasembada-garam-2027\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/02\/24\/strategi-jateng-dalam-mendukung-swasembada-garam-2027\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Strategi Jateng Dalam Mendukung Swasembada Garam 2027\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/d2bbd006fc6beacb04826f63b933c420\",\"name\":\"Handi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-08-05-at-13.39.57.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-08-05-at-13.39.57.jpeg\",\"caption\":\"Handi\"},\"description\":\"Editor in beritadaerah.co.id, Consultant at LEPMIDA (Lembaga Pengembangan Manajemen dan Investasi Daerah).\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/handi\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Strategi Jateng Dalam Mendukung Swasembada Garam 2027 - Berita Daerah","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/02\/24\/strategi-jateng-dalam-mendukung-swasembada-garam-2027\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Strategi Jateng Dalam Mendukung Swasembada Garam 2027 - Berita Daerah","og_description":"(Beritadaerah-Semarang)\u00a0 Dalam upaya mendukung program swasembada garam nasional 2027, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan strategi, salah satunya dengan menerbitkan Pergub Nomor 20 Tahun 2024 tentang Rencana Induk Pergaraman Daerah, yang mengatur hilirisasi industri garam Jateng mulai dari praproduksi hingga pemasaran. Demikian yang disampaikan oleh Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jateng Lilik Harnadi di Semarang, Senin (24\/2). Menurut Lilik, Jawa Tengah sebagai salah satu provinsi penghasil garam di Indonesia dan menempati urutan kedua setelah Jawa Timur. Menurut data dari [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/02\/24\/strategi-jateng-dalam-mendukung-swasembada-garam-2027\/","og_site_name":"Berita Daerah","article_published_time":"2025-02-24T10:25:00+00:00","article_modified_time":"2025-02-24T12:04:52+00:00","og_image":[{"width":670,"height":450,"url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/IMG-20210810-WA0049.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Handi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Handi","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/","name":"Berita Daerah","description":"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/02\/24\/strategi-jateng-dalam-mendukung-swasembada-garam-2027\/","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/02\/24\/strategi-jateng-dalam-mendukung-swasembada-garam-2027\/","name":"Strategi Jateng Dalam Mendukung Swasembada Garam 2027 - Berita Daerah","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website"},"datePublished":"2025-02-24T10:25:00+00:00","dateModified":"2025-02-24T12:04:52+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/d2bbd006fc6beacb04826f63b933c420"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/02\/24\/strategi-jateng-dalam-mendukung-swasembada-garam-2027\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/02\/24\/strategi-jateng-dalam-mendukung-swasembada-garam-2027\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/02\/24\/strategi-jateng-dalam-mendukung-swasembada-garam-2027\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Strategi Jateng Dalam Mendukung Swasembada Garam 2027"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/d2bbd006fc6beacb04826f63b933c420","name":"Handi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-08-05-at-13.39.57.jpeg","contentUrl":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-08-05-at-13.39.57.jpeg","caption":"Handi"},"description":"Editor in beritadaerah.co.id, Consultant at LEPMIDA (Lembaga Pengembangan Manajemen dan Investasi Daerah).","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/handi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/355135"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=355135"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/355135\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":355138,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/355135\/revisions\/355138"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/355136"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=355135"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=355135"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=355135"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}