{"id":353719,"date":"2025-01-07T08:24:53","date_gmt":"2025-01-07T01:24:53","guid":{"rendered":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?p=353719"},"modified":"2025-01-07T08:27:24","modified_gmt":"2025-01-07T01:27:24","slug":"kabupaten-lamongan-upayakan-20-dana-desa-untuk-pertanian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/01\/07\/kabupaten-lamongan-upayakan-20-dana-desa-untuk-pertanian\/","title":{"rendered":"Tahun 2025, Kabupaten Lamongan Upayakan 20% Dana Desa Untuk Pertanian"},"content":{"rendered":"<p>(Beritadaerah-Lamongan) Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Lamongan di Jawa Timur mengupayakan anggaran dana desa 20 persen difokuskan untuk pertanian. Demikian yang disampaikan oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi saat audiensi dengan Universitas Muhammadiah Gresik, di Ruang Kerja Bupati, Senin (6\/1).<\/p>\n<p>\u201cPada dana desa kita buat kelas-kelas lapang yang bisa formal dan non formal yang penting ada target capaian pertaniannya bisa pengalaman tentang SPLT (sekolah pelatihan lapang terpadu),\u201d tutur Bupati yang akrab disapa Pak Yes.<\/p>\n<p>Mengutip rilis humas Pemerintah Kabupaten Lamongan, Pak Yes menyebut, rencana sekolah lapang ini sebagai langkah untuk mendampingi petani Lamongan dalam bertani. Saat ini petani di Kabupaten Lamongan pada umumnya menjalankan profesi petani hanya sebatas mencukupi kebutuhan bukan untuk berwirausaha.<\/p>\n<p>Dengan cara-cara tradisional dan kurangnya pengetahuan dalam mengembangkan usaha menjadi keterbatasan untuk kemakmuran petani. Sehingga diharapkan adanya kelas lapang mampu mendampingi petani mulai pemilihan bibit, penanaman, pemupukan, perawatan, pengendalian hama, hingga panen.<\/p>\n<p>\u201cPermasalahan kita tidak hanya infrastruktur tetapi juga sumber daya manusia. Kalau berbicara alsintan (alat dan mesin pertanian) sudah berapa ratus yang kita berikan, pupuk juga sudah tidak lagi, masa tanam juga banyak. Tetapi pendampingan, apalagi petani kita itu sangat percaya dengan pendamping, penyuluh, sedangkan SDMnya ini mulai menurun,\u201d ucap Pak Yes.<\/p>\n<p>Sementara itu, Dosen Universitas Muhammadiyah Gresik Bachtiar Febrianto mengungkapkan, pengaktifan kembali koperasi unit desa (KUD), menjadi salah satu dukungan dalam manajemen usaha pertanian masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cDiperlukan transformasi petani dari pekerja petanian diubah menjadi pengusaha pertanian. Sehingga bagimana menguntungkan tidak hanya untuk dirinya sendiri, diubah mindset untuk petani. Hasil pertaniannya dijual ke KUD sehingga petani tidak bingung dengan harga yang murah saat panen, manajemennya dari KUD. Kami membuat tagline cerdas bertani pintar berbisnis. Untuk menghidupkan KUD sebagai lumbung pangan dari hulu hingga hilir, karena swasembada ini dari KUD,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Kepala Dinas Petanian Kabupaten Lamongan Moch Wahyudi mengungkapkan, dari tahun 2016 hingga saat ini terdaftar ada 20 desa yang memiliki sekolah lapang atau penyuluhan. Jumlah tersebut akan ditingkatkan pada tahun ini.<\/p>\n<p>Wahyudi juga jelaskan bukan hanya pembelajaran saat ini, tapi pendampingan yang sangat di butuhkan karena kalau tidak di dampingi cara bertaninya akan kembali dan tidak terawat kembali.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Beritadaerah-Lamongan) Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Lamongan di Jawa Timur mengupayakan anggaran dana desa 20 persen difokuskan untuk pertanian. Demikian yang disampaikan oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi saat audiensi dengan Universitas Muhammadiah Gresik, di Ruang Kerja Bupati, Senin (6\/1). \u201cPada dana desa kita buat kelas-kelas lapang yang bisa formal dan non formal yang penting ada target capaian pertaniannya bisa pengalaman tentang SPLT (sekolah pelatihan lapang terpadu),\u201d tutur Bupati yang akrab disapa Pak Yes. Mengutip rilis humas Pemerintah Kabupaten Lamongan, Pak Yes [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":353720,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":""},"categories":[93,41],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Tahun 2025, Kabupaten Lamongan Upayakan 20% Dana Desa Untuk Pertanian - Berita Daerah<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/01\/07\/kabupaten-lamongan-upayakan-20-dana-desa-untuk-pertanian\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tahun 2025, Kabupaten Lamongan Upayakan 20% Dana Desa Untuk Pertanian - Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Beritadaerah-Lamongan) Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Lamongan di Jawa Timur mengupayakan anggaran dana desa 20 persen difokuskan untuk pertanian. Demikian yang disampaikan oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi saat audiensi dengan Universitas Muhammadiah Gresik, di Ruang Kerja Bupati, Senin (6\/1). \u201cPada dana desa kita buat kelas-kelas lapang yang bisa formal dan non formal yang penting ada target capaian pertaniannya bisa pengalaman tentang SPLT (sekolah pelatihan lapang terpadu),\u201d tutur Bupati yang akrab disapa Pak Yes. Mengutip rilis humas Pemerintah Kabupaten Lamongan, Pak Yes [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/01\/07\/kabupaten-lamongan-upayakan-20-dana-desa-untuk-pertanian\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-01-07T01:24:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-01-07T01:27:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/296a1dcf-dd21-42fe-af1f-1c07c8374256-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1710\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Handi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Handi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\",\"name\":\"Berita Daerah\",\"description\":\"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/01\/07\/kabupaten-lamongan-upayakan-20-dana-desa-untuk-pertanian\/\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/01\/07\/kabupaten-lamongan-upayakan-20-dana-desa-untuk-pertanian\/\",\"name\":\"Tahun 2025, Kabupaten Lamongan Upayakan 20% Dana Desa Untuk Pertanian - Berita Daerah\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-01-07T01:24:53+00:00\",\"dateModified\":\"2025-01-07T01:27:24+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/d2bbd006fc6beacb04826f63b933c420\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/01\/07\/kabupaten-lamongan-upayakan-20-dana-desa-untuk-pertanian\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/01\/07\/kabupaten-lamongan-upayakan-20-dana-desa-untuk-pertanian\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/01\/07\/kabupaten-lamongan-upayakan-20-dana-desa-untuk-pertanian\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tahun 2025, Kabupaten Lamongan Upayakan 20% Dana Desa Untuk Pertanian\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/d2bbd006fc6beacb04826f63b933c420\",\"name\":\"Handi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-08-05-at-13.39.57.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-08-05-at-13.39.57.jpeg\",\"caption\":\"Handi\"},\"description\":\"Editor in beritadaerah.co.id, Consultant at LEPMIDA (Lembaga Pengembangan Manajemen dan Investasi Daerah).\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/handi\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tahun 2025, Kabupaten Lamongan Upayakan 20% Dana Desa Untuk Pertanian - Berita Daerah","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/01\/07\/kabupaten-lamongan-upayakan-20-dana-desa-untuk-pertanian\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Tahun 2025, Kabupaten Lamongan Upayakan 20% Dana Desa Untuk Pertanian - Berita Daerah","og_description":"(Beritadaerah-Lamongan) Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Lamongan di Jawa Timur mengupayakan anggaran dana desa 20 persen difokuskan untuk pertanian. Demikian yang disampaikan oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi saat audiensi dengan Universitas Muhammadiah Gresik, di Ruang Kerja Bupati, Senin (6\/1). \u201cPada dana desa kita buat kelas-kelas lapang yang bisa formal dan non formal yang penting ada target capaian pertaniannya bisa pengalaman tentang SPLT (sekolah pelatihan lapang terpadu),\u201d tutur Bupati yang akrab disapa Pak Yes. Mengutip rilis humas Pemerintah Kabupaten Lamongan, Pak Yes [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/01\/07\/kabupaten-lamongan-upayakan-20-dana-desa-untuk-pertanian\/","og_site_name":"Berita Daerah","article_published_time":"2025-01-07T01:24:53+00:00","article_modified_time":"2025-01-07T01:27:24+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1710,"url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/296a1dcf-dd21-42fe-af1f-1c07c8374256-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Handi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Handi","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/","name":"Berita Daerah","description":"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/01\/07\/kabupaten-lamongan-upayakan-20-dana-desa-untuk-pertanian\/","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/01\/07\/kabupaten-lamongan-upayakan-20-dana-desa-untuk-pertanian\/","name":"Tahun 2025, Kabupaten Lamongan Upayakan 20% Dana Desa Untuk Pertanian - Berita Daerah","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website"},"datePublished":"2025-01-07T01:24:53+00:00","dateModified":"2025-01-07T01:27:24+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/d2bbd006fc6beacb04826f63b933c420"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/01\/07\/kabupaten-lamongan-upayakan-20-dana-desa-untuk-pertanian\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/01\/07\/kabupaten-lamongan-upayakan-20-dana-desa-untuk-pertanian\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2025\/01\/07\/kabupaten-lamongan-upayakan-20-dana-desa-untuk-pertanian\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tahun 2025, Kabupaten Lamongan Upayakan 20% Dana Desa Untuk Pertanian"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/d2bbd006fc6beacb04826f63b933c420","name":"Handi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-08-05-at-13.39.57.jpeg","contentUrl":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-08-05-at-13.39.57.jpeg","caption":"Handi"},"description":"Editor in beritadaerah.co.id, Consultant at LEPMIDA (Lembaga Pengembangan Manajemen dan Investasi Daerah).","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/handi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/353719"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=353719"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/353719\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":353724,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/353719\/revisions\/353724"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/353720"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=353719"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=353719"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=353719"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}