{"id":353187,"date":"2024-12-15T20:27:33","date_gmt":"2024-12-15T13:27:33","guid":{"rendered":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?p=353187"},"modified":"2024-12-16T10:28:28","modified_gmt":"2024-12-16T03:28:28","slug":"hilirisasi-perikanan-indonesia-mendorong-nilai-tambah-dan-daya-saing-global","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/12\/15\/hilirisasi-perikanan-indonesia-mendorong-nilai-tambah-dan-daya-saing-global\/","title":{"rendered":"Hilirisasi Perikanan Indonesia: Mendorong Nilai Tambah dan Daya Saing Global"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Beritadaerah-Kolom) Hilirisasi perikanan menjadi salah satu agenda strategis yang tengah didorong oleh pemerintah Indonesia untuk memaksimalkan potensi sektor kelautan dan perikanan. Sebagai negara kepulauan dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia, Indonesia memiliki sumber daya perikanan yang melimpah. Namun, hingga saat ini, kontribusi sektor perikanan terhadap perekonomian nasional masih belum optimal karena dominasi ekspor bahan mentah tanpa pengolahan lebih lanjut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Hilirisasi perikanan<\/strong> adalah upaya untuk meningkatkan nilai tambah produk perikanan melalui pengolahan dan diversifikasi produk, sehingga memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal dan nasional. Proses hilirisasi ini mencakup beberapa tahapan yang telah mulai berjalan di berbagai daerah di Indonesia. Berikut adalah penjelasannya:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">1. Pengembangan Sentra Pengolahan Perikanan<br \/>\n\u2022 Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah mendirikan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) di berbagai daerah, seperti di Natuna, Maluku, dan Papua. SKPT bertujuan untuk menyediakan fasilitas lengkap bagi nelayan, termasuk cold storage, unit pengolahan ikan (UPI), dan pasar ikan.<br \/>\n\u2022 Fasilitas ini membantu nelayan menyimpan hasil tangkapan lebih lama dan meningkatkan kualitas produk perikanan sebelum diproses lebih lanjut.<br \/>\n2. Diversifikasi Produk Perikanan<br \/>\n\u2022 Produk perikanan seperti ikan segar, ikan olahan (fillet, surimi), hingga produk bernilai tambah tinggi (nugget ikan, kerupuk, abon ikan) mulai banyak dikembangkan oleh pelaku usaha kecil menengah (UKM) dan industri.<br \/>\n\u2022 Contoh sukses adalah pengembangan produk turunan dari rumput laut seperti agar-agar, karagenan, dan kosmetik.<br \/>\n3. Kemitraan dengan Industri<br \/>\n\u2022 Hilirisasi perikanan juga didorong melalui kemitraan antara nelayan atau koperasi dengan perusahaan besar. Contohnya adalah integrasi produksi antara nelayan tangkap dengan pabrik pengolahan ikan tuna atau udang untuk pasar ekspor.<br \/>\n\u2022 Perusahaan seperti PT Perikanan Indonesia (Perindo) juga terlibat dalam membangun rantai pasok dari hulu ke hilir.<br \/>\n4. Peningkatan Teknologi Pengolahan<br \/>\n\u2022 Investasi dalam teknologi seperti pengolahan hasil tangkapan menjadi tepung ikan, minyak ikan, dan produk farmasi telah mendorong hilirisasi perikanan.<br \/>\n\u2022 Penggunaan teknologi pendinginan modern dan pengemasan vakum membantu memperpanjang umur simpan produk, sehingga dapat menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk ekspor.<br \/>\n5. Ekspansi Pasar Domestik dan Ekspor<br \/>\n\u2022 Hilirisasi perikanan di Indonesia telah meningkatkan ekspor produk olahan seperti udang beku, tuna kalengan, dan cumi-cumi kering. Pasar utama adalah Jepang, Amerika Serikat, dan Uni Eropa.<br \/>\n\u2022 Di pasar domestik, kampanye untuk mengonsumsi produk olahan berbasis ikan semakin masif, mendorong permintaan dan menciptakan ekosistem bisnis yang berkelanjutan.<br \/>\n6. Dukungan Kebijakan dan Pembiayaan<br \/>\n\u2022 Pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan untuk mendorong hilirisasi, seperti penurunan tarif ekspor untuk produk olahan dan subsidi peralatan bagi unit pengolahan skala kecil.<br \/>\n\u2022 Kredit usaha rakyat (KUR) untuk sektor kelautan dan perikanan juga difokuskan untuk membantu pelaku usaha mengembangkan lini pengolahan.<br \/>\n7. Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia<br \/>\n\u2022 Pelatihan kepada nelayan dan pekerja di sektor perikanan menjadi salah satu kunci sukses hilirisasi. Contohnya, pelatihan pembuatan produk olahan ikan atau pengoperasian mesin pengolahan ikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Dampak Positif Hilirisasi Perikanan<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hilirisasi perikanan diyakini dapat memberikan dampak positif yang signifikan, antara lain:<br \/>\n&#8211; Peningkatan Ekspor: Produk olahan ikan yang berkualitas tinggi memiliki nilai jual lebih tinggi di pasar internasional.<br \/>\n&#8211; Pembukaan Lapangan Kerja: Industri pengolahan ikan membutuhkan tenaga kerja dalam jumlah besar, sehingga dapat menyerap banyak pekerja lokal.<br \/>\n&#8211; Pertumbuhan Ekonomi Daerah: Sentra pengolahan ikan akan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah penghasil ikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Strategi Pemerintah dan Proses Hilirisasi Perikanan di Indonesia<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hilirisasi perikanan menjadi salah satu prioritas pemerintah Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah produk perikanan, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kontribusi sektor ini terhadap perekonomian nasional. Berikut adalah strategi utama pemerintah dan perkembangan prosesnya hingga saat ini:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">1. Kebijakan dan Regulasi Pendukung<br \/>\nPemerintah telah menetapkan berbagai kebijakan untuk mendukung hilirisasi:<br \/>\n\u2022 Perizinan yang Terintegrasi: Simplifikasi perizinan melalui Online Single Submission (OSS) untuk mendukung investasi di sektor pengolahan perikanan.<br \/>\n\u2022 Peningkatan Nilai Ekspor: Melalui Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan, pemerintah membatasi ekspor ikan mentah dan mendorong ekspor dalam bentuk olahan bernilai tambah.<br \/>\n\u2022 Kawasan Industri Kelautan dan Perikanan: Pemerintah mendorong pembangunan kawasan industri terpadu seperti Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) untuk memperkuat rantai pasok dari hulu ke hilir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">2. Fasilitasi Infrastruktur dan Teknologi<br \/>\n\u2022 Pembangunan Sentra Pengolahan: Pemerintah membangun fasilitas pengolahan ikan dan cold storage di berbagai daerah sentra perikanan, termasuk Maluku, Natuna, dan Sulawesi. Infrastruktur ini dirancang untuk memperpanjang umur simpan ikan hasil tangkapan dan meningkatkan kualitas produk olahan.<br \/>\n\u2022 Penerapan Teknologi Modern: Untuk mendukung hilirisasi, teknologi seperti mesin pendingin, pengering, dan pengemasan vakum mulai diterapkan di unit pengolahan ikan (UPI). Teknologi ini membantu menghasilkan produk seperti ikan fillet, surimi, nugget, dan abon ikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">3. Dukungan Pembiayaan dan Insentif<br \/>\n\u2022 Kredit Usaha Rakyat (KUR): Pemerintah memberikan akses pembiayaan yang lebih mudah kepada pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di sektor perikanan untuk pengembangan lini pengolahan.<br \/>\n\u2022 Insentif Pajak dan Ekspor: Insentif diberikan kepada pelaku usaha yang mengolah hasil perikanan untuk ekspor. Contohnya, pengurangan bea keluar untuk produk bernilai tambah tinggi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">4. Peningkatan Kapasitas SDM dan Kemitraan<br \/>\n\u2022 Pelatihan Pengolahan: Pemerintah melibatkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam pelatihan pengolahan hasil perikanan bagi nelayan dan pekerja. Fokusnya adalah diversifikasi produk, seperti pembuatan olahan ikan atau pemanfaatan limbah perikanan menjadi produk farmasi.<br \/>\n\u2022 Kemitraan dengan Industri: Pemerintah memfasilitasi kerja sama antara koperasi nelayan dan perusahaan besar untuk memastikan hasil tangkapan diserap oleh pabrik pengolahan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">5. Penguatan Pasar dan Logistik<br \/>\n\u2022 Ekspansi Pasar Domestik: Kampanye konsumsi ikan melalui program seperti Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) bertujuan meningkatkan permintaan domestik terhadap produk olahan ikan.<br \/>\n\u2022 Ekspansi Pasar Ekspor: Pemerintah fokus meningkatkan ekspor produk olahan seperti tuna kaleng, udang beku, dan rumput laut olahan ke negara-negara utama seperti Jepang, Amerika Serikat, dan Uni Eropa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Progres Hilirisasi hingga Saat Ini<\/strong><br \/>\n1. Pertumbuhan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT)<br \/>\n\u2022 Sebanyak 20 SKPT telah didirikan di berbagai wilayah seperti Morotai, Natuna, dan Biak, menyediakan fasilitas pengolahan, penyimpanan, dan pemasaran hasil perikanan.<br \/>\n2. Diversifikasi Produk Olahan<br \/>\n\u2022 Produk perikanan olahan seperti surimi, kerupuk ikan, dan nugget ikan semakin banyak dihasilkan, terutama oleh UKM dan industri.<br \/>\n\u2022 Rumput laut menjadi salah satu komoditas unggulan dengan produk turunan seperti karagenan, agar-agar, dan kosmetik.<br \/>\n3. Kinerja Ekspor Meningkat<br \/>\n\u2022 Ekspor produk perikanan olahan meningkat signifikan. Pada 2023, kontribusi produk olahan terhadap total ekspor perikanan mencapai lebih dari 50%.<br \/>\n4. Investasi Industri<br \/>\n\u2022 Beberapa perusahaan besar telah berinvestasi dalam pabrik pengolahan ikan dan pengembangan rantai pasok perikanan. Pemerintah juga memfasilitasi masuknya investasi asing untuk mempercepat pengembangan teknologi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Tantangan yang Masih Dihadapi<\/strong><br \/>\n\u2022 Keterbatasan Infrastruktur di Daerah Terpencil: Beberapa daerah penghasil ikan masih menghadapi masalah akses listrik dan logistik.<br \/>\n\u2022 Kurangnya Kapasitas Pengolahan: Unit pengolahan ikan (UPI) di beberapa daerah belum mampu mengolah seluruh hasil tangkapan.<br \/>\n\u2022 Minimnya Pengetahuan SDM: Sebagian nelayan dan pelaku usaha kecil belum sepenuhnya memahami teknik pengolahan modern.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Langkah Lanjutan<br \/>\nPemerintah terus mengupayakan:<br \/>\n1. Pengembangan Logistik: Pembangunan jalur distribusi yang efisien untuk menghubungkan sentra produksi dengan pasar.<br \/>\n2. Dukungan Teknologi dan Inovasi: Penyediaan alat pengolahan canggih untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing produk olahan.<br \/>\n3. Kemitraan Global: Meningkatkan kerja sama perdagangan dengan negara lain untuk memperluas akses pasar internasional.<br \/>\nHilirisasi perikanan terus berkembang dengan langkah-langkah strategis yang terintegrasi, bertujuan untuk menjadikan Indonesia sebagai pemimpin global dalam produk perikanan bernilai tambah tinggi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Beritadaerah-Kolom) Hilirisasi perikanan menjadi salah satu agenda strategis yang tengah didorong oleh pemerintah Indonesia untuk memaksimalkan potensi sektor kelautan dan perikanan. Sebagai negara kepulauan dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia, Indonesia memiliki sumber daya perikanan yang melimpah. Namun, hingga saat ini, kontribusi sektor perikanan terhadap perekonomian nasional masih belum optimal karena dominasi ekspor bahan mentah tanpa pengolahan lebih lanjut. Hilirisasi perikanan adalah upaya untuk meningkatkan nilai tambah produk perikanan melalui pengolahan dan diversifikasi produk, sehingga memberikan dampak positif bagi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":353188,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":""},"categories":[93,6],"tags":[3053,622],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Hilirisasi Perikanan Indonesia: Mendorong Nilai Tambah dan Daya Saing Global - Berita Daerah<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/12\/15\/hilirisasi-perikanan-indonesia-mendorong-nilai-tambah-dan-daya-saing-global\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Hilirisasi Perikanan Indonesia: Mendorong Nilai Tambah dan Daya Saing Global - Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Beritadaerah-Kolom) Hilirisasi perikanan menjadi salah satu agenda strategis yang tengah didorong oleh pemerintah Indonesia untuk memaksimalkan potensi sektor kelautan dan perikanan. Sebagai negara kepulauan dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia, Indonesia memiliki sumber daya perikanan yang melimpah. Namun, hingga saat ini, kontribusi sektor perikanan terhadap perekonomian nasional masih belum optimal karena dominasi ekspor bahan mentah tanpa pengolahan lebih lanjut. Hilirisasi perikanan adalah upaya untuk meningkatkan nilai tambah produk perikanan melalui pengolahan dan diversifikasi produk, sehingga memberikan dampak positif bagi [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/12\/15\/hilirisasi-perikanan-indonesia-mendorong-nilai-tambah-dan-daya-saing-global\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-12-15T13:27:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-12-16T03:28:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/BD-064.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Endah Caratri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Endah Caratri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\",\"name\":\"Berita Daerah\",\"description\":\"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/12\/15\/hilirisasi-perikanan-indonesia-mendorong-nilai-tambah-dan-daya-saing-global\/\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/12\/15\/hilirisasi-perikanan-indonesia-mendorong-nilai-tambah-dan-daya-saing-global\/\",\"name\":\"Hilirisasi Perikanan Indonesia: Mendorong Nilai Tambah dan Daya Saing Global - Berita Daerah\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-12-15T13:27:33+00:00\",\"dateModified\":\"2024-12-16T03:28:28+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/7c53f9cb7be4f954ff3b5888be782c85\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/12\/15\/hilirisasi-perikanan-indonesia-mendorong-nilai-tambah-dan-daya-saing-global\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/12\/15\/hilirisasi-perikanan-indonesia-mendorong-nilai-tambah-dan-daya-saing-global\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/12\/15\/hilirisasi-perikanan-indonesia-mendorong-nilai-tambah-dan-daya-saing-global\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Hilirisasi Perikanan Indonesia: Mendorong Nilai Tambah dan Daya Saing Global\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/7c53f9cb7be4f954ff3b5888be782c85\",\"name\":\"Endah Caratri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6d03bfb15db1bb00e9d986427491b10f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6d03bfb15db1bb00e9d986427491b10f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Endah Caratri\"},\"description\":\"Endah Caratri is Coordinating Partner of Business Advisory Services Vibiz Consulting\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/iin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Hilirisasi Perikanan Indonesia: Mendorong Nilai Tambah dan Daya Saing Global - Berita Daerah","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/12\/15\/hilirisasi-perikanan-indonesia-mendorong-nilai-tambah-dan-daya-saing-global\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Hilirisasi Perikanan Indonesia: Mendorong Nilai Tambah dan Daya Saing Global - Berita Daerah","og_description":"(Beritadaerah-Kolom) Hilirisasi perikanan menjadi salah satu agenda strategis yang tengah didorong oleh pemerintah Indonesia untuk memaksimalkan potensi sektor kelautan dan perikanan. Sebagai negara kepulauan dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia, Indonesia memiliki sumber daya perikanan yang melimpah. Namun, hingga saat ini, kontribusi sektor perikanan terhadap perekonomian nasional masih belum optimal karena dominasi ekspor bahan mentah tanpa pengolahan lebih lanjut. Hilirisasi perikanan adalah upaya untuk meningkatkan nilai tambah produk perikanan melalui pengolahan dan diversifikasi produk, sehingga memberikan dampak positif bagi [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/12\/15\/hilirisasi-perikanan-indonesia-mendorong-nilai-tambah-dan-daya-saing-global\/","og_site_name":"Berita Daerah","article_published_time":"2024-12-15T13:27:33+00:00","article_modified_time":"2024-12-16T03:28:28+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":800,"url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/BD-064.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Endah Caratri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Endah Caratri","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/","name":"Berita Daerah","description":"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/12\/15\/hilirisasi-perikanan-indonesia-mendorong-nilai-tambah-dan-daya-saing-global\/","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/12\/15\/hilirisasi-perikanan-indonesia-mendorong-nilai-tambah-dan-daya-saing-global\/","name":"Hilirisasi Perikanan Indonesia: Mendorong Nilai Tambah dan Daya Saing Global - Berita Daerah","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website"},"datePublished":"2024-12-15T13:27:33+00:00","dateModified":"2024-12-16T03:28:28+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/7c53f9cb7be4f954ff3b5888be782c85"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/12\/15\/hilirisasi-perikanan-indonesia-mendorong-nilai-tambah-dan-daya-saing-global\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/12\/15\/hilirisasi-perikanan-indonesia-mendorong-nilai-tambah-dan-daya-saing-global\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/12\/15\/hilirisasi-perikanan-indonesia-mendorong-nilai-tambah-dan-daya-saing-global\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Hilirisasi Perikanan Indonesia: Mendorong Nilai Tambah dan Daya Saing Global"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/7c53f9cb7be4f954ff3b5888be782c85","name":"Endah Caratri","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6d03bfb15db1bb00e9d986427491b10f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6d03bfb15db1bb00e9d986427491b10f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Endah Caratri"},"description":"Endah Caratri is Coordinating Partner of Business Advisory Services Vibiz Consulting","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/iin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/353187"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=353187"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/353187\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":353189,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/353187\/revisions\/353189"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/353188"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=353187"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=353187"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=353187"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}